Cupid I'M In Love

Cupid I'M In Love
Bab 56 Badmood



"Emmmmm, anu ... Itu, i-tu, bo- boleh, iya boleh, tapi ka-lau mau da-tang bilang dulu ya. Kamu tau sendiri kan, jika Ricky tahu pasti nanti bisa terjadi kesalahpahaman la-gi," kata Nadia terbata-bata.


"Baiklah, yang penting kamu sudah memberikan ijin untukku. Untuk urusan lain, itu mah belakangan, bisa diatur. Oh ya Nad, ini barang-barangmu. Aku taruh sini ya, dan untuk kunci rumahmu gimana Nad, bukannya tadi disekolah kunci rumahmu hilang?" tanya Farrel.


"Iya terimakasih, sudah dibantu dan diberi barang-barang ini. Kalau kunci rumah kayaknya ada kunci serep yang ditinggal di sini. semoga saja masih ada," kata Nadia mencari-cari kunci dibawah pot tanaman, dan akhirnya menemukan kunci itu.


"Alhamdulillah, ini dia. Akhirnya aku bisa masuk rumah," ucap Nadia bahagia karena telah menemukan kunci serepnya.


Farrel pun senang dan akhirnya Farrel berpamitan, "aku pamit dulu. Kasihan pak sopir udah nungguin dari tadi, habisnya gak dikasih basa-basi minuman atau apalah, hehehe," ucap Farrel ngeledek sambil cengengesan.


Nadia jadi merasa bersalah karena omongan dari Farrel barusan. Dia bingung mau mempersilahkan masuk atau gak, karena khawatir ada yang salah paham nantinya.


Farrelpun tahu diri, karena tadi cuma sekedar candaannya saja. Memang seperti itulah Farrel dengan gaya slengekan, pede dan kocaknya. Farrel berkata, "tenang aja Nad, kamu gak usah bingung gitu ah. Aku tadi cuma bercmuaja. Okey aku langsung pulang dulu ya."


Nadia pun bernapas lega, ternyata Farrel hanya bercanda. Nadia menjawab, " iya, terimakasih ya udah diantar pulang, dan bilang terima kasih juga untuk pak sopir."


"Sama-sama Nad, iya nanti aku sampaikan juga ucapan terima kasihmu. Aku pulang dulu ya, bener nih aku pulang lho ... Aku mau pulang Nad, gak mau kamu tahan apa Nad?" kata Farrel.


"Idiiih, enggak. Udah pulang sana, udah cepetan pulang! pulang sana, pulang, pulang, pulang ... cepetan pulang!" teriak Nadia gregetan.


"Wkwkwk, ha-ha-ha ..." Farrel melangkah pergi sambil tertawa terbahak-bahak.


"Ih, nih anak, bener-bener ya, bikin gregetan aja. Bisa-bisanya disaat seperti ini, malah ngelawak aja! Tapi memang itulah Farrel. Walaupun aku baru mengenalnya tapi sebenarnya dia anak yang baik dan asyik untuk dijadikan teman," kata Nadia sambil melihat ke arah mobil Farrel yang sudah mulai menghilang dari pandangan matanya.


"Farrel memang anak yang ceria, cuman kelakuannya kadang-kadang bikin naik darah juga. Apalagi karena dia, dan karena kelebihan yang dia miliki itu, malah membuat Ricky jadi selalu terbakar api cemburu, karena salah paham," ucap Nadia sambil menghela nafas panjang.


Nadia langsung masuk kedalam rumahnya dan sebelum ia merapikan barang-barang yang ia bawa tadi, ia menelepon ibunya dulu, karena tidak bisa menyusul pergi ke warung. Setelah menelpon, Nadia langsung merapikan barang-barangnya dan berganti pakaian.


Setelah berganti pakaian, Nadia teringat dua bungkusan paperbag yang diberi oleh mamanya Farrel. Ia membuka satu per satu paperbag itu, satu paperbag didalamnya berisi beragam buah-buahan, satu paperbag lainnya berisi dua kotak kecil cake dan satu kotak salad buah, satu kotak lagi puding.


"Ternyata mamanya Farrel membawakan ini untukku. Sepertinya Mama Farrel orang yang baik. Walaupun beliau berasal dari keluarga kaya, tapi beliau sangat ramah, hangat, dan orang yang penyayang," kata Nadia lirih


"Hari ini entah aku sial ataukah beruntung bisa bertemu dengan mama Farrel. Aku sendiri saja belum pernah bertemu dengan orang tua dari Ricky kekasihku. Apakah mama Ricky juga orang yang seramah dan sebaik itukah padaku? apa orang tua Ricky orang yang bisa menerima dengan senang hati tentang kondisiku dan keluargaku yang seperti ini? aku sendiri tidak tahu itu," imbuh Nadia.


Mengingat nama Ricky, Nadia kembali bersedih hati. Sampai detik ini Ricky masih juga belum menghubungi dirinya. Sebegitu marahkah Ricky, sebegitu cemburunya kah Ricky, kepadanya?


"Ricky, kenapa kamu masih saja tidak percaya padaku, padahal kamu sendiri tahu, kalau aku tidak pernah membohongi kamu. Aku sama Farrel tidak ada hubungan apapun. Kenapa kamu masih tetap tidak mempercayaiku?" kata Nadia sambil menangis menatapi foto Ricky dilayar handphonenya.


Karena Ricky tidak mau menghubunginya, maka Nadia mengalah untuk menghubungi Ricky terlebih dahulu.


Karena Ricky tidak mau menghubunginya, maka Nadia mengalah untuk menghubungi Ricky terlebih dahulu.


Nadia mencoba menelpon Ricky, namun tak diangkat. Dicoba diulang lagi sampai 3x tapi tetap tak dianggap. Kemudian Nadia masih tetap berusaha menghubungi dengan cara mengirim chat.


Dichat tersebut Nadia menuliskan, "assalamualaikum Aa, sekarang Aa' lagi sibuk ya? Aa' apa masih marah dengan kejadian tadi siang? Lagi-lagi semua itu hanya kesalahpahaman saja A'. Jika aku memang salah aku minta maaf sama Aa'.


Tapi aku benar-benar tidak berbohong A', disekolah tadi aku memang kehilangan kunci rumahku. Dan tanpa sengaja aku menabrak Farrel disana. Dan akhirnya kejadian seperti yang kamu lihat itu terjadi.


Oh ya, Untung saja kunci rumahku ada serepnya, dan sengaja disimpan ayahku dibawah pot bunga, agar ketika suatu waktu terjadi sesuatu bisa langsung memakai kunci serepnya," tulis chat Nadia.


Saat Nadia hendak memejamkan kedua matanya, tiba-tiba handphone Nadia berbunyi, nada notifikasi chat. Dengan cepat dan penuh semangat Nadia langsung menyambar handphonenya, untuk segera membaca chat tersebut berharap itu chat balasan dari Ricky.


Setelah dibuka, ternyata itu bukan chat dari Ricky. Melainkan chat dari nomor yang tidak dikenal.


Nadia membuka chat tersebut dan membacanya, "assalamualaikum cantik, kamu lagi ngapain? masih ingat aku kan?"


Nadia mengernyitkan dahinya, sambil mengingat-ingat. Apakah ini chat yang sama dari nomer yang dulu pernah menghubunginya.


Nadia coba scrolling chat-chat terdahulu pada nomer itu. Disana ada chat yang bertuliskan nama panggilan pemilik nomer yaitu Star White.


Waktu chat dulu Nadia memang tidak menggubris chat ini untuk menyimpan nomor nya, karena waktu itu dia lagi gak mood dan memang dirasa tidak perlu untuk menyimpan nomer itu dikontak handphonenya.


"Kamu siapa sih, kenapa bisa chat aku?" balas Nadia pura-pura tidak tahu.


"Eh cantik nomerku belum kamu save ya? Aku kan si Star White. Sekarang kamu save ya nomerku. Jadi jika sewaktu-waktu aku menghubungi kamu, kamu bisa langsung mengingatnya, kata Star White"


"Kelihatannya kamu lagi badmood ya? Kalau kamu lagi sedih, sebaiknya kamu lakukan hal-hal yang biasa aku lakukan pasti berhasil membuat badmood mu hilang, percaya deh," imbuh chat Star White.


"Emangnya kamu tahu gimana caranya?" balas Nadia.


Nadia berpikir siapa tahu aja orang ini memang benar-benar punya solusi buat ngilangin rasa sedih dan badmoodnya hari ini. Maka nya ia bertanya seperti itu kepada si Star White.


"Cara pertama adalah cukup tidur. Dengan tidur yang cukup akan membuatmu segar dan memiliki good mood. Tidurlah selama 8 - 9 jam per hari agar fisik dan psikis menjadi lebih fit dan tenang."


"Kedua, dengarkanlah musik. Hidup tanpa musik rasanya hampa. Nyalakan atau putar musik yang kamu suka dan nikmati waktu bersantai untuk mengusir suasana hati yang buruk."


"Dengarkanlah lagu-lagu yang memberimu semangat untuk membangkitkan mood. Hindari mendengarkan lagu-lagu sedih yang justru dapat membuatmu jadi lebih bete!"


"Cara mengembalikan mood berikutnya adalah dengan bercerita atau curhat kepada siapa pun yang kamu percayai, misalnya keluarga atau sahabat. Terkadang kamu hanya perlu didengarkan, walaupun orang yang mendengarkan tidak memberikan suatu solusi."


"Kemudian selanjutnya adalah Ekspresikan Isi Hatimu cantik. Kamu bisa mengekspresikan isi hati dengan menangis. Karena menangis dapat membantumu menyalurkan emosi. Jadi, jangan malu untuk menangis jika mengalami masalah yang berat. Menangis akan membantumu melepaskan kegelisahan dalam hati, selama masih dalam batas yang wajar."


"Selain menangis, kamu dapat mengekspresikan isi hati ke dalam sebuah karya seperti lukisan, puisi, lagu, dan lainnya juga."


"Dan cara terakhir untuk menghilangkan bad mood yang sering kali dilupakan adalah beribadah. Padahal, dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta akan membuatmu merasa lebih tenang dan nyaman."


Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu beribadah meminta petunjuk dan kemudahan. Berdoa dan berkeluh kesah kepada Tuhan akan membuatmu merasa lega dan terbebas dari perasaan yang buruk."


"Semua cara yang aku tulis diatas ini ada beberapa yang sudah aku praktekan dan langsung berhasil meredakan badmoodku. Jadi kamu bisa coba ya cantik. Semoga kamu selalu bisa selalu ceria. Aku off dulu ya, lagi sibuk, bye bye," chat Star White.


Nadia membaca semua chat dari Star White. Dan dia pun sepertinya sependapat dengannya, dan ingin mencoba cara-cara itu.


"Ternyata orang ini pandai juga, bisa ngasih solusi sebagus ini. yah walaupun dia orang asing, tapi setidaknya semua yang dituliskannya ini baik juga untuk diikuti," kata Nadia.


Nadia terus membalas chat Star White,"oke terimakasih atas saran dan idenya, semoga memang bisa membantuku, thanks," balas Nadia.


...----------------...