
Mendengar pernyataan cinta dari Ricky, membuat Nadia tak bisa mengelak lagi, dari perasaan yang selama ini ia pendam.
Setelah ia menyatakan, bahwa ia bersedia menjadi kekasih Ricky, hati Nadia langsung berbunga-bunga, dan bersyukur sekali.
Bagaikan kisah Dewa cinta Cupid yang telah berhasil memanahkan busur cintanya ke pujaan hati. Dan cinta mereka saling akan terpaut.
Dengan wajah malu-malu, Nadia membalas genggaman tangan Ricky, yang sudah sejak tadi menggenggam tangannya.
Sang penjaga kantin yang berada di sana menjadi saksi bisu, penyatuan cinta mereka. Sang penjaga kantin, memberikan dua gelas jus sebagai hadiah untuk mereka berdua.
Walaupun Ricky dan Nadia sudah resmi menjadi sepasang kekasih, namun mereka berdua tetap saja masih grogi dan canggung.
Mungkin karena mereka belum berpengalaman dalam percintaan. Ini pertama kali bagi mereka berpacaran.
Ricky dan Nadia menghabiskan jam istirahat itu dengan berbincang-bincang. didalam pembicaraan itu, Nadia mengetahui bahwa Ricky sudah merencanakan terlebih dahulu.
Ternyata yang membuat semua orang yang ada dikantin itu pergi adalah Ricky. Sebelumnya Ricky sudah menyewa semua area dikantin itu hanya untuk Ricky dan Nadia.
Ricky berpesan kepada penjaga kantin, setelah Nadia duduk kemudian disusul kedatangan Ricky kekantin ini, maka semua orang dikantin ini harus segera pergi.
Ini sebabnya kenapa semua orang tadi langsung pergi ketika Nadia sudah duduk di sana.
Nadia juga bertanya kepada Ricky, bagaimana jika Rani mengetahui tentang hubungan mereka berdua, apa yang harus Nadia lakukan?
Ricky menjawab, bahwa ia sedang tidak ingin membahas itu dulu. Untuk saat ini ia hanya ingin fokus akan hubungan mereka yang baru ini.
Karena hari ini adalah hari pertama mereka jadian, Ricky ingin merayakan hari ini dengan mengajak Nadia untuk pergi kencan nanti malam.
Ricky berkata, "Nadia, nanti malam kamu mau gak pergi denganku untuk merayakan hari jadi kita? kalau kamu bersedia, aku akan menjemputmu pukul 7 malam."
"Aku bersedia saja Rick. Tapi, aku harus ijin dulu dengan orang tuaku. Dan karena ini pertama kalinya aku pergi keluar rumah dengan lawan jenis, aku merasa khawatir kalau mereka tidak memberikan ijin kepadaku," kata Nadia.
"Tenang saja Nad, nanti sewaktu aku menjemputmu, aku akan meminta izin ke kedua orang tuamu. Dan aku juga akan menjelaskan tentang status hubungan kita berdua. Aku yakin mereka pasti akan memberikan izin Nad," jawab Ricky optimis.
Sebenarnya Nadia ingin sekali menceritakan tentang hubungannya dengan Ricky kepada Mirna. Mirna pasti bahagia mendengar berita ini.
Namun Nadia mengurungkan niatnya itu, karena mengingat kondisi Mirna yang sedang sakit. Dan juga mengingat bahwa hubungannya dengan Mirna saat ini juga sedang tidak baik-baik saja.
Tet ... tet ... tet ...
Bel masuk berbunyi, Ricky dan Nadia pun pergi meninggalkan kantin, untuk segera masuk kedalam kelas.
Mereka berjalan berdua, beriringan dengan wajah penuh sukacita. Semua orang menatap mereka berdua dengan penuh rasa curiga.
Dibalik tatapan itu mereka saling bertanya-tanya, apakah Nadia dan Ricky sudah jadian? Rumor mengenai hubungan Ricky dan Nadia ini pun mulai tersebar luas. Hingga ke telinga Anggi.
Anggi dalam beberapa hari ini, diberi tugas oleh Rani, untuk memata-matai Nadia. Sepeninggalnya Rani jalan-jalan keluar negeri, Anggi lah yang berperan aktif untuk memberikan informasi kepada Rani.
Rumor yang beredar mengenai hubungan Ricky dan Nadia yang sudah resmi berpacaran, hal ini disampaikan oleh Anggi ke Rani. Diam-diam Anggi mengirimi info ini lewat chat WhatsApp.
Betapa geramnya Rani membaca chat dari Anggi ini. Namun Rani tidak bisa melakukan apapun disana. Yang bisa Rani lakukan saat ini hanyalah menyuruh Anggi untuk terus mengawasi setiap gerak-gerik Nadia.
Rani tidak ingin Nadia bisa memiliki Ricky. Jika Rani tidak bisa memiliki Ricky, maka orang lain pun tidak boleh memiliki Ricky.
Rani akan membuat Nadia menyesal dan menderita seumur hidupnya, karena sudah berani-berani mengusik kebahagiaan hidupnya.
.
Karena Mirna tidak masuk sekolah hari ini. Ricky memanfaatkan hal ini, untuk duduk sebangku dengan Nadia.
Nadia dan Ricky benar-benar sedang dimabuk cinta. Mereka tidak ingin melewatkan saat-saat kebersamaan disekolah ini dengan sia-sia.
Tapi walaupun begitu, Nadia dan Ricky masih tetap berada dalam batas etika. Tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma agama.
Teman-teman sekelas Nadia merasa iri, melihat kemesraan hubungan mereka berdua.
Betapa beruntungnya Nadia, yang bisa menaklukkan hati, sang idola para wanita.
Sebenarnya mereka berdua adalah pasangan yang sangat serasi, yang satunya berparas tampan dan satunya lagi berparas cantik.
Yang jadi pembeda diantara mereka, hanyalah status strata sosial saja. Antara orang kaya dan si miskin.
Jam pelajaran sekolah telah usai. Ricky dan Nadia pun segera siap-siap untuk pulang. Ricky menawarkan diri untuk mengantar Nadia pulang. Nadia pun menerimanya dengan senang hati.
Kali ini Nadia ingin langsung diantar ke warung makan ibunya saja, karena Nadia ingin membantu ibunya berjualan. Ricky pun menuruti permintaan Nadia.
Sepanjang perjalanan, tangan Ricky selalu menggenggam erat tangan Nadia, sambil mengemudikan mobilnya. Seakan-akan ia tidak rela berpisah dengan Nadia.
Perjalanan mereka pun akhirnya berhenti disebelah warung makan kecil. Nadia minta Ricky mengantarnya sampai disitu saja. Nadia masih malu untuk menunjukkan hubungan mereka dengan ibunya.
Ricky mengerti perasaan Nadia, ia pun menurutinya, dan setelah Nadia turun dari mobil, Ricky langsung memacu kendaraannya untuk pulang.
Setibanya dirumah, Ricky segera melepaskan seragam sekolahnya, untuk berganti pakaian.
Ricky pun merebahkan tubuhnya ke tempat tidur, sambil memegang Handphone nya. Ricky ingin mengirim chat WhatsApp ke Nadia. Untuk mengingatkan rencana kencan mereka nanti malam.
"Nadia, nanti malam jangan sampai lupa ya. Aku akan menjemputmu pukul 7 malam. Kamu dandan yang cantik ya Nad, aku ingin merayakan kencan malam ini bersama mu dengan bahagia," tulis Ricky.
Melihat kalau handphone Nadia ada notifikasi chat, Nadia langsung membuka chat itu. Kemudian Nadia pun membalas chat yang bertuliskan, "iya Ricky, aku gak akan lupa, aku akan menunggumu datang malam ini."
"Okey, Nad ... Met beraktivitas ya, i love you Nad ..." Chat Ricky.
Nadia tersenyum dan terlihat sumringah membaca chat dari Ricky ini. Nadia juga membalas chat dari Ricky itu, "I love you too Ricky, i love you so much."
Membaca chat balasan dari Nadia, membuat hati Ricky berbunga-bunga. Saking senangnya, bahkan ia pun menciumi layar handphone nya itu berkali-kali.
Ricky kemudian mengirim emoticon cium dan hati untuk Nadia.
...----------------...