Because Of You

Because Of You
24. "i want to be a f*ck boy!!!"



Yobi benar benar berubah belakangan ini. dia terkesan begitu dingin kepada elsa tapi kepada orang lain terutama cewek cewek yobi jadi terkesan genit. elsa benci itu semua... elsa tidak suka... sangat...


yobi yang biasanya selalu menghadangnya di manapun melihat elsa sekarang menjadi cuek melihat kehadiran elsa, bahkan melirikpun tidak.


yobi yang biasanya selalu mengganggu dan membuat elsa kesal kini menjaga jarak dengannya. jujur saja, elsa sakit melihat yobi yang seperti itu. seperti ada yang hilang... seperti ruang kosong dalam hidupnya yang kembali menyapa.


yobi yang biasanya selalu rame menyambutnya, menyanyikan banyak lagu ketika dia sedang senang atau sedih sekalipun. elsa baru sadar ternyata yobi sangat mencintai lagu dan elsa baru sadar kalau kehadiran yobi dalam hidupnya berharga.


elsa memang tidak sendirian ada sahabatnya dan juga brian yang selalu ada buat dia. tapi meski teman sekelasnya selalu ngoceh padanya, elsa tidak merasa bahagia karna orang itu bukan yobi. beradu argumen dengan yobi ternyata semenyenangkan itu...


bahkan UTS kali ini elsa melewatinya dengan fokus otak pecah kemana mana. dia tidak begitu konsentrasi belajar mengingat yobi jadi berubah pada dirinya. padahal tekad elsa sudah bulat dia harus mempertahankan peringkat 1 di kelasnya.


elsa juga baru tau bahwa group basket sekolah masuk ke semi final, mereka menang dan berhasil mengantongi tiket menuju final. memperebutkan juara 1 dan 2. jujur elsa bangga karna meski itu kerja tim yobi adalah sang kapten. ingin elsa mengucapkan selamat untuk yobi tapi rasanya sulit.


13 hari sudah elsa menghitung hari dimana yobi jadi berubah. elsa benar benar merasa kehilangan .... meski semua orang menjauhinya elsa hanya ingin yobi tetap bertahan di sisinya. benar kata debby, yobi memberi warna yang berbeda buat hidup elsa dan elsa ingin mengakui satu hal, yobi adalah kekuatan sebenarnya untuk dia tetap bertahan.


ya... meski elsa merasakan yobi tetap masih menjaganya. meski caranya berbeda. dia melindungi elsa dari lemparan bola volley saat kelas mereka praktek olahraga dan tanpa mengatakan apapun yobi pergi begitu saja.


jam istirahat banyak cowok cowok yang berkeliaran di depan kelas 11 mipa 2, mungkin kelas elsa dkk adalah koridor paling favorit se dua lima, buktinya para cowok lebih sering kelihatan nongkrong di depan kelas mipa 2 dari pada kelas mereka sendiri bahkan mereka selalu kedatangan tamu dari anak ips


dan koridor mipa 2 adalah koridor paling bikin nervous jika harus melewatinya karna cowok cowok itu akan menggoda siapapun entah cowok atau cewek yang lewat dan sialnya yobi yang biasanya cuek dengan tampang cover boy-nya sekarang malah ikut ikutan menggoda cewek cewek yang lewat.


"dear nadya... udah dapet surat cinta dari gue belum??" goda yobi kepada nadya yang lewat bersama beberapa temannya. semua cowok di koridor dua lima pada bersorak dan bersuit ria


"AYE! AYE!"


"gue demen nih... jiwa playboy yobi comeback!!"


sedangkan jevier, ardi dan rafil melihat yobi berubah hanya diam dan heran saja.sebenarnya mereka marah, apa yobi ingin elsa membencinya dengan cara dia bersikap begitu?? omong kosong!.


"saraf lo... mau masuk RSJ kapan??? gue anterin!" ucap jevier yang mendapat tendangan di kaki oleh yobi.


"******!"


"gue juga gak respect yobi jadi murahan!"


"bukan murahan fil, ini cara gue agar tetap menjadi WARAS!"


"aaghhh dari kemaren gue gak tahan sama lo yobi!!" ucap ardi sambil mendekati yobi dan memelinting leher yobi dengan lengannya


"sakit anj*r"


"susah ngomong sama lo emang" ardi melepaskan lengannya dari leher yobi


"i want to be a f*ck boy..." yobi mengucapkan itu dengan lagu yang terkesan mengejek ardi. ardi melihat itu sudah akan meng smackdown yobi, yobi buru buru berlari sambil tertawa melihat ardi kesal mengejarnya.


yobi tau dia harus lari kemana. dia pun masuk ke kelas mipa 1 dan terdapat nelcy disana bersama teman temannya, ardi melangkahkan kakinya mendekati yobi yang sudah angkat tangan


"sorry mungkin lo kecewa tapi ini cara gue"


"dan cara lo salah!" mereka berdebat di kelas mipa 1. tapi anak anak mipa 1 juga kelihatan ada yang ngeh ada yang tidak. kelaspun sedikit ramai saat istirahat.


"lo gak akan pernah ngerti gimana gak enaknya berada di posisi gue sekarang..."


"gue ijin mau nonjok lo biar lo sadar. lo butuh tonjokan biar gak terlambat sadar seperti kemaren!"


yobi melihat ardi yang benar benar mengepalkan tangannya. yobi pun menyelinap sambil menunduk di bawah lengan ardi yang mengintimidasinya. di ambang pintu yobi berteriak "WOIY NELCY!!! ardi lagi *****!!!"


"bangsat lo anjir!" ardi pun kembali mengejar yobi keluar kelas mipa 1.


yobi berlari kedalam kelasnya sendiri, ardi meninju lengan yobi lalu menoleh ke bangku elsa "elsa!!! yobi *****!" balesnya. yobi diam. dia memilih menghindar dari ardi. "kenapa diam??? come on bro.... you want to be a f*ck boy....!" yobi tetap berjalan melangkah keluar.


yobi diam karna ardi menyebutkan nama yang menjadi titik kelemahannya. nama yang ingin di bencinya tapi tidak bisa. nama yang ingin di buangnya karna sadar nama itu sudah bergandengan dengan nama cowok lain dan itu sakit.


sebuah nama yang rasanya membuat yobi ingin menjadi f*ck boy. kecewa.... dia tidak pernah menyukai cewek serius tapi ketika dia tau bahwa dirinya tengah menyukai seorang cewek.. cewek itu malah mencium pacarnya di depan matanya.


awalnya yobi tetap ingin berjuang mendapati cewek itu mempunyai pacar karna dia percaya diri bahwa elsa juga menyukainya tapi ternyata hatinya tidak bisa menerima cewek yang dia suka di sentuh cowok lain jadi... lepaskan. itu pikirnya karna yobi juga tidak tau perasaan elsa yang sebenarnya.


*****


elsa melihat itu semua... dimana yobi langsung terdiam mendengar ardi menyebut namanya. sebenci itukah yobi hingga tidak ingin namanya di bawa ke hadapannya???


sebegitu tidak berarti dirinya dimata yobi?? kesalahan besar apa yang membuat yobi menjauhinya.


sekarang... sekelilingnya seperti lingkup kosong!


"el..." elsa menoleh ke arah levita yang duduk di bangku depan. debby kelihatan juga tengah memperhatikannya dengan wajah sendu "ini efek jangka panjang yang gue maksud.sekarang nyesel gak??? lo mementingkan perasaan orang lain di banding perasaan lo..."


"gue juga gak berharap bakal begini lev..." rasanya sangat sakit. lebih lebih itu adalah teman sekelas yang membuatnya nyaman


"dia benar benar berubah el... gue juga gak nyangka pengaruhnya sangat besar untuk dia.... kenapa sih gak baikan aja? kelas sepi kalian gak berantem"


"gak semudah itu deb...."


elsa merasakan lebih sepi dari apa yang debby rasakan. sebelumnya dia tau rasa kehilangan,


kehilangan papanya...


kehilangan mamanya...


mereka pergi karna menemukan kebahagiaan mereka masing masing...


tapi kehilangan yobi...


dia pergi karna tidak menemukan kebahagiaan di sisi elsa dan mencari kebahagiaan lain...


"yobi... kencan yang sempurna menurut lo....???" tanya evan. evan memang mengajukan pertanyaan seperti itu kepada cowok cowok yang ada dikelas. elsa menyimak, mendengar nama yobi di sebut


"kencan yang sempurna terdiri akan... hockey ice..."


"good!" jawab evan


"bowling!!!" lanjut yobi


"oke, menarik..."


"dinner...."


"romantis!"


"and then hotel..."


"oke perf.... apa???" seketika evan melotot "hotel???"


mendengar jawaban ngaco yobi ardi langsung melemparinya tasnya sedangkan rafil melemparkan buku paketnya dan jevier langsung berdiri meng gibeng yobi.


"lo gila anjir..." teriak evan sambil tertawa "image lo bisa hancur"


"peduli amat..." kata yobi sambil mengedikkan bahunya.


elsa, levita dan debby mendengar itu semua. dada elsa memanas. sebelumnya elsa tidak punya long plan berpacaran dengan brian tapi sepertinya dia salah....


ini lebih sakit dari pada saat elsa melihat yudha berpelukan waktu itu..


bahkan sekarang matanya memanas...


setitik air mata itu jatuh di tangannya....


kehilangan yang sangat berarti demi seseorang yang harus dia jaga harga dirinya di depan temannya...


tapi dia lupa yobi pernah mengatakan suka padanya dan mengabaikan perasaan cowok itu...


jika sebelumnya elsa takut yobi menyukainya karna cowok itu hanya iseng sekarang elsa tau yobi begitu menyukainya hingga ia membenci elsa yang mencium brian waktu itu karna marah...


iya, sejak hari itu kan yobi berubah kepada dirinya??


seandainya....


seandainya yobi dan brian datang secara bersamaan untuk mengatakan cinta tanpa pikir panjang dia pasti akan langsung memilih yobi.