Because Of You

Because Of You
23. Labrak



elsa, levita dan debby berjalan di koridor sekolah menuju parkiran. sekolah sudah bubar, debby bercerita seru tentang kejadian kemaren di kampus almet biru hingga kepergok kakak debby, melvin. sesekali mereka cekikikan sendiri kalau kejadian kemaren sangat konyol


"el, brian belum jemput??"


"belum kayaknya, kalian duluan aja..."


"kita tungguin!"


elsa tidak bisa menolak jika keduanya sudah ingin. mereka berjalan menuju posko satpam, tempat paling strategis untuk menunggu jemputan. terlihat masih banyak siswa yang berkeliaran di sekolah karna bel pulang memang masih 15 yang lalu.


debby pun yang memang selalu menguasai obrolan mulai asyik berceloteh "pas gue minta kontak rossy sama kak melvin dia bilangnya minder ngasih kontak rosy ke gue karna rosy pinter sedangkan gue katanya cuman bisa geer. ampun deh punya kakak kayak dia..."


"kak melvin emang kenal dekat sama rosy??"


"cuman kenal gak deket juga dan kalo...."


PLAKKK!!!!


seseorang tiba tiba langsung menampar pipi elsa, elsa shock begitupun levita yang melihat cewek itu berjalan ke arahnya tidak sigap karna dia tidak mengenal cewek itu. debby yang solidaritasnya tinggi langsung mengumpat cewek itu.


"f*ck.... apa apaan lo maen nabok sembarangan. negara berpasal ini b*ch!!!!"


cewek itu tersenyum sinis "yang harusnya lo panggil b*ch tuh temen lo itu" cewek itu tersenyum hambar. kejadian itu mulai menarik perhatian siswa yang berlalu lalang "lo pacar yobi tapi yudha juga suka sama lo. ok gue lepasin yobi buat lo tapi kenapa juga yudha harus suka sama lo??? padahal gue tau dari dulu dia cintanya sama gue jika bukan gara gara lo deketin dia, sekarang dia pasti jadi pacar gue"


"eh... mereka yang suka sama elsa tapi lo yang labrak. lo cemburu atau insecure??"


"b*ch.... temen lo tuh murahan"


debby menangkup kedua pipi cewek itu dengan satu tangannya "lo gak usah nyampah disini!!" cewek itu melepas tangan debby dengan kasar.


elsa marah, terlewat emosi, dia diam. ini pertama kali dalam hidupnya, shock. semua yang di omongin cewek di depannya hanya bualan belaka. elsa melihat mobil bryan, elsa meninggalkan levita, debby dan cewek itu begitu saja dia menghampiri brian yang baru turun dari mobilnya.


otak elsa menyuruh dia membalas pernyataan cewek itu tapi terkadang lebih baik diam dari pada menjelaskan tapi tidak ada yang mengerti.


spontan! elsa mencium pipi brian. dia marah. speechless, brian yang mendapat ciuman dadakan dari elsa sedikit kaget namun kemudian ia tersenyum dan mengusap pipi elsa.


"pulang sekarang yuk!" brian mengangguk. saat brian mengapit tangan elsa, tangan elsa menuntun tangan brian untuk merangkul pundaknya dan elsa melakukan semua itu sambil menatap cewek itu sinis seolah elsa ingin mengatakan padanya "dia! dia pacar gue!"


elsa juga melihat levita dan debby yang hanya menganga tidak percaya. elsa tidak peduli banyak anak anak dua lima yang melihat, dia sangat marah kepada cewek itu. dan di sana elsa juga melihat.... ada yudha.... dan.... yobi.


"are you oke?" tanya brian saat mereka sudah di dalam mobil. elsa hanya mengangguk dan menyandarkan kepalanya ke jok mobil..


"don't worry..."


"barusan gue lihat sheryl sama levita dan debby. ngapain dia di sana??"


elsa spontan menoleh ke arah brian "lo kenal?"


mendapati pertanyaan elsa yang sedikit panik brian spontan menoleh dan tersenyum "cuman kenal gak lebih... circle pertemanan kita berbeda"


"kalo gitu kenalnya dimana??"


"gak sengaja ketemu di tempat kongkow teman. lo deket.... sama sheryl??"


"gak.... gak kenal!"


"baguslah...."


"kenapa memangnya?"


"main dia ke club. dan.... ck... udahlah gak baik ngomongin orang lain btw... dia kan mantannya yobi, kapten basket sekolah lo?!"


"APA??"


brian yang sedari tadi fokus melihat ke jalan menoleh sekilas ke elsa dengan kening sedikit berkerut. "lo gak tau??"


woowww!!! bagi elsa hari ini penuh kejutan.


dirinya yang di labrak...


dirinya yang reflek mencium brian....


dan mendapati ternyata yang melabrak dia adalah mantan yobi...


"apa apaan!!!" elsa tidak habis pikir dengan semua yang terjadi. terlebih ternyata mantan dari yobi seliar itu.... elsa tau yobi gak pernah kosong bahkan mantannya banyak tapi sekalipun yobi tidak pernah posting apa apa soal pacar pacarnya hampir satu sekolah tau kalau yobi punya pacar makanya pas kasus yobi 'available' kemaren sempat viral.


dan yang selalu memberikan info pacar yobi cuma si gak ada kerjaan, ardi. biar cewek cewek di sekolah berhenti ngasih macem macem ke yobi. yobi gak suka tapi sebenarnya jevier suka karna makanan mereka jadi banyak, gak usah ke kantin


****


notifikasi pesan di group wannable memenuhi i phone elsa.


levita : "elsa... gue gak percaya itu tadi lo!!!!"


debby: "gila... akting lo keren banget buat ngebungkam cewek itu"


levita : "bukan hanya cewek itu yang kicep, seluruh makhluk yang ada disekolah seolah berenti nafas..."


debby : "yudha bengong liatnya...."


levita : "dan juga yobi.... "


debby : " yobi langsung pergi, bawa motornya kenceng banget. pas mau belok di gerbang decitan remnya kayak di f1 'sreeettttt'


levita : "serem liat cowok cemburu"


elsa : "gue salah gak sih cium brian tadi?? habisnya gue kesel tapi pas udah nyium brian gue jadi nyesel. kayak beneran murahan gue...."


debby : "letak kesalahannya dimana? cium pacar sendiri kok murahan?"


levita : "ternyata brian punya kontribusi juga dalam hubungan lo el"


*****


semua hal yang seseorang lakukan pasti ada yang pro dan kontra. elsa melihat beberapa pasang siswa melihatnya dengan tatapan berbeda. tapi emang dasar elsa yang bodoh amat, dia tetap mendongakkan kepalanya, berjalan menuju kelas 11 MIPA-2.


elsa melihat yobi di depan kelas bersama teman temannya dan beberapa cowok dari kelas lain.


saat hendak memasuki kelas elsa melihat yobi sekilas tapi cowok itu malah memalingkan wajahnya. elsa yang melihat yobi sedikit berbeda tidak mau ambil pusing dia langsung duduk di sebelah debby


"lo viral nih..." kata debby sambil menunjukkan postingan lambe curah sekolah.


"gak ada kerjaan..." elsa tidak mempedulikan akun tersebut yang tengah memposting insiden dirinya di labrak dari awal hingga akhir. serinci itu???


bel masuk berbunyi anak anak yang nongkrong di depan kelas membubarkan diri. elsa melihat yobi yang hendak duduk ke bangkunya tapi cowok itu lagi lagi tidak melihat ke arah elsa, terkesan di sengaja menurut elsa. elsa jadi berpikiran aneh, yobi marah ? ada apa? kenapa?


yobi terkesan lebih banyak diam sepanjang jam pelajaran berlangsung. tidak aktif menggoda guru seperti biasanya bahkan bu lifa sempat menegur yobi.


"ardi... yobi lagi sakit? kok tidak hyperactive seperti biasanya??"


"nanya langsung ke orangnya kali bu... pake nanya ke ardi segala..." protes yobi.


"yobi lagi banyak pikiran buuu... jodohnya di samber cowok lain..."


bu lifa menggelengkan kepalanya "masih muda jangan kebanyakan mikirin jodoh. jodoh sudah ada yang ngatur...."


"dan kalo belum dapet jodoh itu tandanya susah di atur buuu" seru jevier yang langsung membuat seisi kelas heboh...


yobi tetap diam...