Arabella Maheswari

Arabella Maheswari
Chapter 39



Bella menarik nafas panjang saat mengingat nama*Karin*.Dia meletakkan sendoknya dan mengunyah perlahan sambil merenung soal Karin yang sudah beberapa hari menghilang.


"Sudahlah tidak perlu terlalu memikirkannya,aku menunggu kapanpun kamu merasa siap."Kata Nathan yang berfikir jika Bella melamun sebab ulah darinya yang merasa tidak sabaran.


"Cih...!! Siapa yang memikirkan hal itu."Melirik malas ke arah Nathan."Urusan cinta itu nomer 1000 untukku..!! Aku mengingat Karin,aku benar-benar berfikir jika terjadi sesuatu dengannya,tapi kemarin kakakmu membawa bukti foto pernikahan Karin dengan mantan suami pertamaku David."Imbuh Bella menjelaskan.


"Maksudmu..??"Tanya Nathan binggung.


"Kakakmu berbicara macam-macam soal sahabatku itu,dia bilang karin menyukainya,dia bilang Karin menghilang tiba-tiba karena dia ingin menghindariku sebab dia menikah dengan mantan suami yang paling ku benci..Lantas aku pernah bermimpi melihat Karin di cekik oleh makhluk tinggi besar yang mirip Genderuwo.Mana yang lebih benar?Aku jadi semakin mencurigai kakakmu memakai sahabatku untuk tumbal pesugihan kalung yang di pakainya..!!"Tutur Bella penuh curiga.


"Kenapa kau berfikir begitu Bella?"


"Aku sudah mencari keterangan di internet soal kalung yang di pakai Bastian,dan penghuni kalung itu Genderuwo itu,jika di kaitkan dengan mimpiku bukankah itu tersambung?Aku hanya perlu beberapa bukti lagi,jika kakakmu terbukti melakukan itu..! Dia sudah berurusan dengan orang yang salah..!! Akan kucincang habis dia jika dia berbuat itu pada sahabatku..!!"Kata Bella menatap tajam Nathan.


"Kenapa kau menatapku seperti itu?Aku bahkan tidak tahu soal itu."Nathan merasa sedikit takut dengan tatapan Bella saat ini.


"Itu kan kakakmu heiiii Nathan..!!"Melirik kesal.


"Hmm tapi bukan kandung,dia berubah sikap saat mengetahui hal itu.Dulu dia tidak seperti itu bahkan dia kakak yang sangat baik.Setelah dia tahu jika dia hanya anak pungut untuk pancingan kehamilan almarhum mama,dia berubah sikap seperti itu, seolah dia ingin lebih unggul dariku dalam segala hal padahal ayahku tidak pernah membandingkan kami berdua.Dia tetap mendapat hak yang sama denganku,tapi rasanya kebencian sudah merasuk dalam hatinya jadi mungkin Bastian di butakan karena itu."Jawab Nathan menjelaskan.


"Pantas saja kalian berbeda meski wajah kalian sedikit mirip."


"Aku lebih tampan dari dia heiii Bella..Sudah ku bilang jangan samakan aku dengan dia."kata Nathan tidak terima.


"Aku tidak menyamakanmu ish .!!"Membuang muka.


"Habiskan makananmu,aku akan membantumu membereska rumah agar perkerjaanmu cepat selesai."Tutur Nathan melanjutkan makannya.


Jika benar seperti itu, akan ku kejar dirimu sampai ke ujung dunia Bastian,aku benar-benar akan menghabisimu agar semua tumbal yang kau persembahkan untuk makhluk itu bisa terbebas dan kau sendiri yang akan di mangsa habis oleh mereka..!!


🍽️🍽️🍽️


🍽️Depot🍽️


Dari sejak semalam Ki Broto melakukan ritual untuk pengambilan rambut yang sudah di tanamkan Bella di tanah yang membuat makhluk persugihan di depot itu tidak berani lagi menjamah tempat itu.Pagi buta pemilik depot dan Ki Broto datang ke depot dan berusaha mengambil rambut tersebut namun Ki Broto beberapa kali terpental sehingga jatuh terduduk.


"Bagaimana ini Ki?Kenapa kamu malah tidak bisa berbuat apapun!!"Tutur Pemilik depot yang emosi sebab melihat warung kecil di depannya di kunjungi oleh banyak orang.


"Seharusnya kemarin kau turuti wanita itu,aku bahkan tidak mengerti apa yang di tanam di sana?Kenapa semua makhluk itu kepanasan dan lari meninggalkan tempat ini."


"Aku melihat dia menanam buntalan rambut saja Ki."Jawab pemilik depot menjelaskan.


"Aku tidak percaya jika sekedar rambut memangnya dia siapa bisa berbuat seperti itu,pasti rambut itu sudah di beri ajian yang bisa membuat tempat ini jadi terasa panas."Kata Ki Broto yang tidak percaya dengan penuturan pemilik depot.


"Aku bahkan melihat dia mengambilnya sendiri di depan mataku Ki.."Jawab pemilik depot menjelaskan.


"Kau tidak tahu jika mulutnya pasti mengucapkan ajian yang sakti untuk membentengi tempat ini."


"Aku tidak melihat dia mengucapkan apapun seperti yang sering Ki Broto lakukan.."Jawab pemilik depot yang malah berdebat dengan Ki Broto.


"Suruh dia ke sini...!!! Aku ingin melihatnya sendiri..Aku yakin jika ilmu dia lebih tinggi dariku,aku akan bertanya darimana dia mendapatkan ilmu seperti itu.."


"Baik Ki aku akan menghubunginya.."


Pemilik depot pun masuk ke dalam untuk mengambil ponselnya.


🏠🏠🏠


Ponsel Bella berdering dan Bella segera berlari untuk mengambilnya,dia mengusap tangannya yang basah akibat mencuci sebab tidak ingin ponselnya rusak.Nathan yang tengah membersihkan ruang tamu menghentikan aktivitasnya sebab ingin tahu siapa yang sedang menelfon Bella saat ini.


Via telfon📲


"Halo siapa ini?"Tanya Bella serayap menempelkan bokongnya ke meja yang terletak di ruang tengah serayap melirik ke arah Nathan yang berjalan ke arahnya.


"Kenapa pak hah.."


"Aku minta kau mengambil jimat yang kau tanam kemarin."


"Itu hanya rambut Bapak..Astaga..Suruh dukunmu mengambilnya sendiri."Jawab Bella tersenyum.


"Tidak bisa,aku sudah menyuruhnya."


"Jika tidak bisa itu bukan urusanku..!! Kemarin bapak sudah aku berikan penawaran bagus bukan.Aku tidak akan menganggu cara curangmu itu asal kau tidak mengirimkan makhluk itu untuk menghalangi rezeki warung kecil yang ada di depanmu..!! Dasar..!! Jika kau merasa iri melihat warung di depan sangat ramai,perbaiki masakanmu heii bapak..!! Jangan malah menyuruh makhluk menjijikan itu meludahi masakanmu seperti itu."Kata Bella sedikit berceramah.


"Aku tidak akan mengirimkan makhluk itu lagi,tapi ambil kembali rambut itu."


"Coba saja kirim lagi,kerahkan semua bala tentara dukun kepercayaanmu untuk menembus pagar yang aku buat."Tersenyum.


"Aku hanya meminta kamu mengambil rambut ini."


"Aku sibuk..!! Sekarang kamu rasakan sendiri akibat dari perbuatanmu itu,jika aku ada waktu aku akan mampir ke sana tapi jika tidak,berarti aku lupa..Hahaha."


Tut ..Tut...Tut...


Bella tersenyum senang setelah mendapatkan panggilan tersebut,dia merasa mendapatkan hiburan di pagi hari.


"Kau sesenang itu sudah mengerjai seseorang."Kata Nathan yang bibirnya ikut tersungging saat melihat Bella tersenyum seperti sekarang.


"Aku tidak mengerjainya,dia harus rasakan akibat dari perbuatannya itu."Tersenyum.


"Terus selamanya kau tidak akan ambil rambut itu dari sana?"


"Dua Minggu baru aku ambil,biar dia rasakan bagaimana penderitaan ibu warung itu akibat ulahnya.Orang yang sudah masuk dunia seperti itu,hatinya sudah tertutupi oleh rasa serakah dan tamak sehingga dia tidak ada waktu untuk sekedar memikirkan perbuatannya yang akan berdampak buruk pada orang lain."Jawab Bella menjelaskan,namun Nathan malah fokus melihat wajah Bella yang berkeringat sehingga membuat dia terlihat semakin cantik.


"Wahh kau bisa merangkap jadi dukun cantik setelah ini,pasienmu pasti sangat banyak,sebanyak rambut yang kau miliki ini."Tutur Nathan serayap memainkan rambut panjang milik Bella dan hal itu kembali membuat perasaan Bella di obrak-abrik karena Nathan melakukannya serayap melihat ke arahnya.


Bella kembali mematung saat Nathan menumpukan kedua tangannya di tepian meja seolah dia sedang mengunci pergerakan Bella saat ini.



ilustrasi gambar😁


Apa dia akan menciumku??Astaga...Nathan tampan sekali..


Aku ingin mencium bibirnya saat ini juga,sejak semalam aku sangat merindukannya hingga mataku sulit untuk ku pejamkan.Tapi...Aku tidak ingin di sebut sebagai pria br#ngsek dan membuat Bella berfikir macam-macam tentangku..


Nathan berdiri tegak dan hanya mengusap lembut puncak kepala Bella yang masih juga mematung.


"Aku mencintaimu Bella,selesaikan perkerjaanmu,kita akan pergi setelah ini."Tutur Nathan pergi begitu saja dari hadapan Bella.


Ahh kenapa dia tidak menciumku...!!! Runtuk Bella kesal.-


Silahkan like 👍


Komentar 💬


Klik♥️


Vote juga please 😘


terimakasih 😘


salam Arabella Maheswari 😉