
Tangan Nathan mengepal kuat melihat pemandangan yang ada di depannya saat ini,dia berjalan perlahan menuju teras rumah Bella dengan tatapan yang tidak pernah terlepas dari keduanya.Bastian sendiri membalas tatapan Nathan dengan senyuman penuh hinaan.Meski Bastian baru tahu jika Bella ternyata mengenal adiknya,dia tidak punya rasa cemburu sebab dia merasa jika akan unggul dari Nathan.Dengan kepercayaan yang tinggi akibat jimat yang di pakainya,Bastian sangat percaya jika Bella akan lebih tertarik dengannya daripada Nathan.Wajah Bella sendiri pucat pasi saat ini,dia terlihat seperti seseorang yang tengah ketahuan selingkuh oleh kekasihnya,padahal dalam kenyataan Nathan hanyalah teman meski keduanya saling ada rasa ketertarikan.
Nathan langsung menarik kasar pergelangan Bella dan mengiringnya agar berdiri di sampingnya.Bastian terkekeh melihat sikap Nathan saat ini,dia menjadi paham jika Nathan juga menyukai Bella.
"Kau tidak pernah berubah juga adikku, belajarlah bersikap lembut terhadap seorang wanita."Tutur Bastian yang membuat mata Bella melebar.
A-Adik...Hah..!! Apa...!!! Apa mereka saudara?" Batin Bella.
"Setidaknya aku selalu jujur atas jati diriku kak,tidak seperti kamu yang selalu bersembunyi di topeng kelembutanmu yang tidak sesuai dengan isi hatimu.Bukannya itu yang di sebut munafik..!!"Jawab Nathan dengan penuh penekanan.
Dasar sial..!! Kenapa kau selalu menganggu hubunganku kak..!! Kali ini aku tidak akan membiarkan dia kau rebut lagi.. Batin Nathan yang masih menggenggam erat pergelangan tangan Bella.
"Kau berkata jika aku munafik,lantas kau apa hah..!! Sudahlah adikku akui saja jika aku memang lebih unggul dari kamu,kau berkata demikian sebab kau selalu gagal menjalin hubungan karena sifat aroganmu yang kasar itu.Mana ada wanita yang mau dengan lelaki seperti dirimu."Jawab Bastian dengan nada tenang.
"Aku akan benar-benar membunuhmu jika kau berani menyentuh dia..!!!"Kata Nathan dengan nada kasar.
"Aku tunggu ancamanmu adikku,jaga dia jangan sampai aku mengambilnya darimu.."Bastian menepuk pundak Nathan lembut dan berjalan pergi ke arah mobil.
Jantung Bella berdetak tidak beraturan sebab dia baru tahu jika kedua orang yang saat ini lumayan dekat dengannya adalah saudara.Dan hal yang lebih menakutkan adalah saat ini Nathan tengah menatap ke arah Bella dengan tatapan tajam.
"Kenapa kau menatapku begitu?"Tutur Bella melirik ke arah mobil Bastian yang sudah pergi dari rumahnya.
"Kenapa kau bisa bersamanya..!!"Tanya Nathan yang masih memegang erat pergelangan Bella.
"Dia bos ku,memangnya salah."Jawab Bella lirih."Lepas..!!"Bella menarik tangannya sendiri dengan kasar.
"Bos apa maksudmu?"Nathan masih belum tahu jika Bella berkerja di mall milik sang Ayah yang saat ini di kelola oleh Bastian.
"Aku berkerja di mall itu Nath,dan mall itu milik pak Salim.Berarti pak Salim itu ayahmu?Apa kalian saudara?"Tanya Bella ingin tahu.
Astaga..Kenapa aku melupakan soal seragam Bella yang selalu di pakainya itu.Aku baru sadar jika itu seragam mall milik ayahku sendiri..
"Hmm ya dia kakakku.."Jawab Nathan lirih.
"Astaga kenapa sikap kalian sangat berbeda ya.."Tutur Bella mengoda.
"Jangan samakan aku dengan serigala seperti dia."Nathan berjalan masuk melewati Bella begitu saja,meskipun Bella belum mempersilahkannya masuk.
"Ahh dia memang kasar sekali.."Gumah Bella berjalan mengikuti Nathan.
♥️♥️♥️
"Jauhi dia..!!"
"Kau selalu sekasar itu jika berbicara."Protes Bella menyuguhkan minuman untuk Nathan."Minumlah dulu.."Bella meletakkan nampan di meja dan duduk.
"Terserah kau mau berkata apa tentangku,dia tidak seperti yang terlihat."Nathan meneguk sedikit teh hangat buatan Bella.
"Kenapa kau mengaturku,aku sudah tahu apa yang harus ku lakukan,jadi kau tidak usah berlebihan seperti itu."
"Aku khawatir padamu Bella,dia akan menambah beban buat hidupmu."
"Kau khawatir atau sedang cemburu padaku hah...!!"Tutur Bella ingin tahu jawaban Nathan Apa?Sebab Bella merasa jika Nathan tadi cemburu padanya.
"Tidak..!! Untuk apa cemburu,status kita bahkan masih teman."Jawab Nathan.
Ahh dia masih saja tidak mengaku...
"Ya sudah tidak usah mengaturku..!!"Melirik malas ke arah Nathan.
"Aku mengkhawatirkan mu Bell,kau tidak tahu sifat kakakku yang sebenarnya seperti apa."
"Aku hanya ingin main."Jawab Nathan yang mencoba tidak membahas soal Bastian."Apa kau ke kafe hari ini?"Tanya Nathan kembali meminum teh buatan bella.
"Mungkin besok,aku mau menenangkan perasaanku."Jawab Bella lirih.
"Hmm baiklah.."Meletakkan gelas pada meja serayap menatap ke arah Bella.
Dia melakukan hal itu lagi,jika setiap hari Nathan selalu mengoyak pertahanan hatiku seperti itu,aku tidak yakin jika aku akan bertahan untuk tidak mencintainya.Astaga Nathan..Kenapa kamu begitu tampan...
"Ya sudah kau pulanglah."Jawab Bella menutupi perasaannya.
"Kau selalu mengusirku seperti itu..!!"
"Terserah..!! Ish ...!!"Menjulurkan lidahnya.
Nathan mendecak lembut serayap melihat ke arah Bella."Mari kita berjalan-jalan agar fikiranmu kembali baik."Ajak Nathan lirih.
"Kau mau mengajakku berkencan Nath?"Tutur Bella mengoda.
"Ya apa kau mau Bella.."Jawab Nathan membalas godaan tersebut membuat perasaan Bella langsung menegang.
Ahhh...Kenapa aku yang jadi setegang ini.
"Memangnya ada seorang teman yang pergi berkencan??"Jawab Bella mencoba menutupi lagi perasaannya.
"Ya sudah jadilah milikku Bella..."
Deg...!!
Jantung Bella hampir meledak mendengarkan pernyataan Nathan saat ini,namun Bella kembali menarik nafas panjang dan mencoba untuk tidak mudah tertarik dengan hal tersebut.
"Kau bukan tipeku Nath,aku tidak mau punya pasangan berondong sepertimu..!!"Jawab Bella beralasan.
"Umur tidak bisa di jadikan ukuran dari kedewasaan seseorang,aku akan menjadi dewasa untukmu dari lelaki manapun."Tutur Nathan dengan wajah serius.
"Heii kenapa kau seserius itu."Bella terkekeh sebab berniat ingin mencairkan suasana hatinya yang tegang saat ini.
"Aku memang tidak sedang bercanda..!!"
"Uhhh..!! Kau menyatakan cinta dengan bahasa sekasar itu,wanita manapun tidak akan mau menerimanya."Jawab Bella yang masih mencari Alasan lagi.
Nathan kembali menghembuskan nafas berat sebab dia tahu jika jawaban Bella akan sesuai dengan dugaannya."Aku akan menunggumu Bella,menunggu jawaban untuk hari ini.Jika kau sudah siap menerima sebuah hati,jangan biarkan hati lain masuk selain diriku."Tutur Nathan yang sudah tidak dapat menahan perasaan lagi.
Aku juga menyukaimu Nath,tapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk ini.Aku juga belum yakin padamu,apa kau akan membawakan kebahagiaan untukku atau kau hanya akan membuka luka lamaku yang dulu..-
Holla😚😚
Silahkan like 👍
Komentar 💬
Klik♥️
Vote..!!! hahay..
Terima kasih 😉
salam Arabella Maheswari 😉😘♥️