Why Me?

Why Me?
26



.


.


Hai teman teman, terima kasih sudah mau menunggu lanjutan ceritanya!


.


.


Sepulang mereka dari kediaman Bram ,Daniel tidak habisnya tersenyum.Dia sangat bahagia dengan pertemuan keluarga dimana para kakek dan Oma merestui hubungannya dengan Anna,dulu untuk mendapat restu dari kakek Bram sangatlah sulit.Karena di antara mereka yang paling keras adalah seorang Bram.Lain halnya dengan kakek Wira dan Oma Lea ,mereka tidak memandang status seseorang,karena mereka pun berasal dari keluarga sederhana.


" Daniel,apa boleh kita mampir ke mall sebentar?" Ucap Anna tiba tiba.


Daniel menoleh dan tersenyum menjawab " Tentu saja, lagi pula sudah lama kita tidak jalan ke mall " Jawab Daniel .


" Terima kasih Daniel! " Ucap Anna tersenyum.


Mereka berdua pergi menuju mall,dan tidak lama sampailah ditempat yang dituju.Daniel memarkir mobilnya menuju basemen ,kemudian mereka turun.


" Hati hati jalannya Anna ! Ingat kau sedang hamil !" Ucap Daniel saat melihat Anna sedikit berlari kecil menuju pintu lift.


" Iya Daniel,maafkan aku .Aku terlalu bersemangat !" Jawab Anna bersalah.


" Tidak apa apa,jangan jauh dariku.Tetap di sampingku !" Pinta Daniel .


Anna lalu menggandeng lengan Daniel ,mereka menaiki lift dan menuju keatas.Tidak lama lift berhenti dan mereka keluar .


Suasana mall tampak ramai sekali,karena ini hari libur jadi banyak pengunjung.


Anna dan Daniel berjalan pelan ,sambil melihat lihat dan tentu saja kehadiran Daniel membuat para pengunjung melirik ,siapa yang tidak mengenal Daniel.Pengusaha muda yang saat ini terkenal karena kepandaiannya dalam berbisnis,Daniel termasuk pria dengan banyak penggemar ,apalagi dikalangan para wanita.


Anna sadar tatapan para pengunjung kearah Daniel dan tahu betul apa yang mereka bicarakan,dan itu membuat nyalinya ciut ,tidak percaya diri itulah yang Anna rasakan.Daniel tahu apa yang dirasakan kekasihnya itu ,kemudian dia dengan erat merangkul sang kekasih .


" Jangan menunduk sayang! Kau adalah calon istriku ,jadi tegakkan wajahmu dan katakan pada hatimu sendiri,bahwa kau milik seorang Daniel !" Nasehat Daniel seperti mantra yang membuat Anna kembali tenang dan menunjukan senyumnya.


" Terima kasih Daniel !" Ucap Anna tulus.


Mereka mulai terlihat semakin erat dan romantis ,berjalan menyusuri setiap tempat ,dan tidak sengaja ada sepasang mata yang melihat kearah mereka.


Jonathan dan adiknya Jesica saat ini berada di mall yang sama dengan Daniel dan Anna .Tidak sengaja melihat pasangan kekasih itu ,dan lebih sakitnya mereka terlihat mesra membuat hati laki laki itu kembali sakit.


" Kakak kenapa? Apa yang kakak lihat ?" Tanya Jesica lalu memindahkan pandangannya kearah dua orang itu.


" Kakak iri terhadap mereka? Maka dari itu sebaiknya ,,,,,


" Sebaiknya kita pergi dari sini,kakak sangat lelah !" Ucapan Jesica terpotong saat sang kakak mengajaknya pulang.


" Kakak ini kenapa? Aneh sekali,kita baru sampai dan kakak mengajak pulang !" Ucap Jesica kecewa.


ketika mereka akan berbalik arah ,tiba tiba ada yang memanggil Jonathan dengan keras.


" Jo,,,!" Teriak Anna .


Membuat kakak beradik itu menoleh.


" Ini benar kau Jo,aku tidak menyangka bertemu kau disini.Aku kira kau masih di Korea " Ucapan Anna membuat respon tiga orang itu berbeda beda.


" Bukankah mereka yang tadi kakak lihat? Apa mereka teman kakak " Jesica bertanya tanya didalam hati.


" Hai Anna,apa kabar? " Tanya Jo basa basi.


" Aku baik Jo,oh siapa wanita yang bersamamu ini? Apa dia kekasihmu ?" Tanya Anna balik.


" Perkenalkan ,aku Jesica adik kak Jonathan !" Bukan Jonathan yang menjawab namun Jesica menjawab dengan semangat dan tidak lupa dia langsung menjabat tangan Anna.


" Oh maaf aku salah,,jadi ini adik yang sering kau ceritakan Jo ? Cantik sekali !" Ucapan Anna membuat Jesica tersipu .


" Iya Anna,aku mengajaknya kesini untuk berlibur " Ucap Jonathan.


Berbeda dengan respon kakak beradik itu,Daniel diam dan dengan wajah datarnya tidak berniat bergabung dengan pembicaraan mereka,dia masih merasakan cemburu kepada mantan bos kekasihnya itu.


" Anna,maaf ! Tapi kami harus pergi dulu,karena ada urusan lain lagi !" Pamit Jonathan kepada wanita pujaannya itu.


" Baiklah Jo,sampai jumpa ,dan Jesica ,,aku harap kita bertemu lagi !" Ucap Anna tulus membuat wanita itu kagum selain cantik Anna juga mempunyai hati yang baik,andai saja kakaknya mendapat wanita seperti ini pasti Jesica akan menerimanya dengan baik.


" Senang bertemu denganmu kak Anna!" Ucap Jesica.


Daniel masih diam saja tanpa berkata apapun,dan Anna sadar lalu menoleh " Dari tadi kau hanya diam ,tidak sopan sekali Daniel !" Anna tahu Daniel masih menyimpan cemburu jika dirinya masih berkomunikasi dengan Jonathan.


" Sudah puas berbicaranya?" Ucap Daniel masih dengan wajah datarnya.


" Aku hanya menyapa mereka saja Daniel,tidak ada maksud lain !" Ucap Anna lembut.


" Sebaiknya kita pulang juga,aku lelah !" Ucap Daniel tiba tiba membuat Anna menghela nafas.Anna bahkan belum membeli apapun tapi sudah diajak pulang.


Daniel mulai diam saat Anna tidak sengaja melihat Jonathan bersama wanita dan dia penasaran lalu tanpa merespon penolakan Daniel ,Anna tetap berjalan menuju kearah Jonathan dan itu membuat Daniel marah .


" Maafkan aku Daniel sudah membuatmu marah,aku mencintaimu !" Ucap Anna ,karena tahu Daniel sedang cemburu wanita itu berucap seperti itu.


Daniel tersenyum dalam hati,namun wajahnya masih menampilkan ekspresi datar.Dia tidak lagi marah hanya karena ucapan cinta dari Anna ,memang benar hanya wanita itu yang bisa membuat laki laki itu luluh dengan cepat.


.


.


.


Di sisi lain Jonathan dan Jesica sudah di perjalanan .


Laki laki itu diam saja ,membuat Jesica tidak tahan langsung menegur kakaknya itu .


" Kakakkkkk !!!" Teriak Jesica dan seketika Jonathan kaget.


" Kauu ini,,hampir saja !! " Jonathan terkejut dengan teriakan sang adik .


" Lagi pula kenapa kakak diam saja,padahal kakak yang sudah berjanji ingin mengajak ku keliling seharian,tapi kakak langsung berubah saat melihat mereka tadi ,ada apa sebenarnya kak! " Jesica mengungkapkan semuanya.


" Tidak apa apa,hanya kakak lelah tiba tiba" Jawab Jonathan santai.


"Heh.Kakak kira aku tidak tahu,aku tahu kakak menyimpan cinta untuk wanita tadi.Mengakukah ! Aku bisa lihat dari mata kakak itu saat menatap wanita itu !" Ucapan Jesica membuat Jonathan tercekat.Bagaimana bisa adiknya tahu seperti cenayang saja.Bahkan hanya dari tatapan mata.


" Apa benar kau tahu?" Tanya Jonathan serius.


" Iyah,jika kakak mau berbagi cerita kehidupan kakak kepada adik kakak satu satunya ini !" Jesica penasaran ada hubungan apa mereka.


" Anna adalah wanita yang kakak cintai,dia satu satunya wanita yang membuat kakak bertahan di sini.Dia juga mantan karyawan di coffe Kaka,kakak bertemu dengannya saat SMA dulu.Anna wanita yang sangat lembut dan sopan,namun takdir memang tidak berpihak pada kakak,Anna sudah mempunyai kekasih dan sebentar lagi mereka akan menikah." Jonathan menceritakannya dengan nada pelan dan mulai diam lagi saat mengucapkan kata terakhir yaitu menikah.


" Aku tahu perasaan kakak,jangan khawatir ! Kakak pasti akan mendapatkan wanita baik juga seperti kakak tadi,percayalah !" Ucap Jesica tersenyum.


" Terima kasih sayang !" Ucap Jonathan.


Jonathan percaya bahwa semua akan ada masanya.Dia hanya berharap wanita yang dicintainya itu bahagia bersama pilihannya ,karena baginya cinta yang dia miliki sangat tulus .


Mencintai itu Takdir dan hidup bersama itu pilihan.


Jadi


Jonathan mencintai takdirnya dan mengikhlaskan pilihan hidupnya.


Beruntung sekali Anna di cintai dua pria sekaligus.


Kita lihat takdir mana yang akan diterima Anna , bersama orang yang dicintainya atau bersama dengan orang yang mencintainya? Hanya Author yang tahu 😁😁.


.


.


.


.


.


.


.


.


Tunggu kisah selanjutnya!!


Salam dari saya Author 🙏