
Hari ini hari senin dimana anak sekolah serta orang kantoran kembali beraktifitas karena sudah melewati hari minggu nya.
kini Amira ke sekolah sudah tak di antar oleh sang kakak tapi membawa motor sport nya sendiri walaupun Galvin sempat tak membiar Kan Mira namun Mira mempunyai banyak cara untuk memujuk sang kakak.
Mira hari ini sangat bahagia karena bisa menjadi anggota geng motor dan lebih untung nya Ia masuk di geng motor kakak nya.
"Kayla " panggil Mira pada seseorang Ia llihat berjalan di koridor kelas.
Kayla berbalik badan kearah yang memanggil nya " eh Mira ada apa?"
Kayla adalah teman pertama nya di sekolah baru nya karena cuman Kayla yang benar benar cocok berteman demean diri nya tak seperti yang lain hanya mencari muka. Mira memutuskan berteman dengan Kayla karena Kayla penyindiri dan pendiam maka dari itu Mira yang mendekati Kayla. Mira penyuka teman pendiam menurut nya di balik pendiam nya seseorang ada rasa asik.
"gak cuman memanggil kenapa emang nya? supaya bisa sama -sama masuk kelas bukan? kita kan teman"sahut nya berjalan di samping Kayla.
Kayla tersenyum kearah Mira baru Kali ini Ada yang mau berteman dengan nya, murid lain tak Ada yang mau mendekati nya Kata nya tak Mau berteman dengan orang culu dan miskin seperti nya" emang kamu kagak malu temana sama aku ra?" tanya Kayla.
Mira melirik ke arah Kayla" buat apa?" tanya nya heran kepada Ia harus malu berteman dengan Kayla?.
"Kan aku miskin culu orang kaya aku tidak pantas temanan orang kayak kamu"jawab Kayla.
Mira Memutar bola mata nya ke atas yang membuat Kayla salah paham bahwa memang Mira malu berteman dengan nya. " gue kagak memandang seseorang Mau dia kaya, miskin atau apapun itu kalau gue memang Mau berteman dengan nya iya buat apa malu?" skak Mira pada Kayla "ini iya lo jangan merasa diri lo itu tak pantas di temani karena miskin atau culu gitu lah lo manusia juga butuh teman, ingat sekarang gue teman lo gue terima lo apa ada nya asal kan lo terima gue juga apa ada nya" sambung Mira.
perkataan Mira mampu membuat Kayla kagum pada nya "udah cantik, baik, dan Rendah hati lagi"batin nya Kayla.
"ya udah deh ayok masuk kelas taroh ini tas lalu kita kekantin jangan bahas ini lagi gue terima lo apa ada nya" Mira menarik tangan Kayla agar cepat sampe kekelas, Kayla yang di tarik cuman pasrah.
setelah berada di kantin Mira dan Kayla banyak ngobrol hal,tanpa sadar Galvin dan ke lima teman nya melihat nya Mira begitu ceria bersama Kayla namun Galvin bukan memperhatikan Mira Namun Kayla dengan tatapan sulit di artikan.
yang nanya kondisi Marvin saat ini dia masih tak sadar Kan diri di rumah sakit.
"Mira cantik juga iya jadi pengen pacarin deh" ujar Alex memandang Mira sambil tangan nya berada didagu nya.
Galvin yang mendengar perkataan Alex langsung menjitak kening Alex membuat Alex meringis kesakitan "ae lah gue bercanda anjir iya Kali gue tikung bos gue" Alex melirik Renza membuat Renza menatap nya.
"apa lo bilang tadi coba ulang lagi kurang jelas gue dengar nya" Tanya Renza membuat Alex mengulang kalimat nya kembali.
"Gue kagak bakal nikung lo kok bos kan Mira punya lo" ulang Alex tanpa beban.
Daniel menyenggol Lengan Alex agar tak membahas lagi kalau dia tak ingin tangan nya lumpuh.
ngomong-ngomong tentang ajakn Galileo mengajak Geng Virgos tawuran tak jadi karena Galileo menarik ajakan nya kembali .Renza yang tak urusan dia iyakan aja soal nya bukan dia yang ngajak tawuran maka dia tak akan membantah agar menurus kan karena dia cinta damai bukan kerusuhan namun ada yang menantang nya tentu dia akan menerima nya agar tak di pandang takut.
"bentar jenguk cimol yok habis pulang sekolah kangen gue sama cimol" ajak Felix dan di Angguki ke lima teman nya. " walaupun dingin tapi aura nya beda tak Ada dia iya kan ges?" sambung Felix dan di Angguki kembali ke lima teman nya soal nya mereka sedang fokus ke Pelajaran yang di jelas kan ibu meli. kali ini mereka mengikuti pelajaran, biasa nya mereka selalu bolos Jam pelajaran mana pun hanya di kantin sepanjang hari namun saat ini sang ketua lah yang menyuruh mereka masuk Jam pelajaran entah apa yang merasuki nya.
***********************
Jam pelajaran sudah berakhir kini para murid sma pelita bangsa sudah di persilah kan pulang ke rumah masing-masing
"Kay jalan jalan yok temenin gue soal nya kak Galvin mau jenguk kak Marvin di rumah sakit"
Kayla yang semula memberes kan buku buku nya kedalam tas pun menoleh ke arah Mira"tapi aku kagak bisa Lama iya ra soal nya Mama ku tidak ada yang temanin di rumah sendirian"
"lo cuman tinggal berdua sama Mama lo?" tanya Mira dan di Angguki oleh Kayla, Mira manggut manggut mengerti.
"iya udah kita ke rumah gue dulu buat ganti baju terus ngajak lo jalan jalan sebentar lalu antar lo pulang sekalian gue mau ketemu sama Mama lo"
setelah membereskan buku mereka masing-masing kedalam tas mereka pun beranjak keluar dari kelas.
"dih loh kok dia mau sih temanan sama cewek culu penampilan kampungan seperti dia " ujar salah satu murid disaat Mira dan Kayla berjalan keridor kelas ingin menuju ke parkiran motor.
dan banyak lagi ejekan yang di keluar dari mulut busuk nya itu.
Kayla menunduk dan meremas rok seragam sekolah nya dengan kedua tangan nya. sedang kan Mira mendengar itu tak terima lalu menghampiri murid tersebut walaupun dia masih murid baru namun dia tak akan takut dengan murid lain siapa pun itu mau pun dia senior nya.
PLAK Mira menampar dengan keras murid yang mengejek Kayla "dasar tak sadar diri lo kuda cungkir lihat penampilan Lo ini.... mirip janda 3 anak" Mira menaik turun kan mata nya melihat penampilan murid cewek yang mengejek teman nya bernampilan Kampungan.
"ck sialan lo berani lo sama senior lo?" tanya Murid itu memegang pipi yang Di tampar oleh Mira Ia ingin menampar kembali Mira namun seseorang datang menghentikannya.
"stop dia adik Galvin kalau lo kagak mau berurusan dengan nya lebih baik lo pergi dari sini sebelum dia lihat lo menganggu adik nya" Murid lain menarik tangan murid yang tadi ingin menampar Mira jauh dari sana.
"ck "Mira berdecek lalu kembali ke arah Kayla lalu memeluk nya karena panic attack nya datang.