VIRGOS

VIRGOS
part 23.



Mira membaring kan tubuh nya di atas kasur milik nya dimana selama tiga hari ini Ia tak memakai nya.


Mira menatap langit langit yang bertema biru muda itu yang ada di dalam kamar nya. Sambil terus memikir kan apa yang Ia dan Renza lakukan tadi.


Pikiran nya terus terbayang apa yang Renza Kata kan pada nya di taman tadi.


"Cla lo Cantik Sama seperti bunga ini," Ucap Renza memetik satu batang bunga yang berada didekat nya.


Mira membalikan badan nya kebelakang. Kira nya bukan dia yang di maksud Renza, Nama nya kan Mira bukan Cla.


Mira menurusuri sekitar nya tak ada seseorang selain diri nya yang berada disana, Ada namun mereka pada sibuk dengan urusan masing masing.


Mira kembali menatap Renza. " g u e Kak?." Tanya nya Ragu menunjuk diri nya sendiri.


Renza mengangguk. " Iya lo, emang nya disini ada orang lain selain lo?." ketus Renza.


Mira menatap Renza dengan bingung, nama yang Renza sebut kan Cla bukan Mira. Masa Renza salah nyebut nama nya?.


"Kak Renza salah sebut nama? nama gue kan Mira bukan Cla" Gumam Mira yang masih bisa didengar oleh Renza.


"Nama Cla kusus panggilan gue ke lo Almira Quentin Clarissa"


Renza terkekeh kecil melihat Mira yang bingung dan belum juga mengerti dengan ucapan nya barusan.


"Cla singkatan dari Clarissa."


Apakah Renza barusan memberi nama panggilan kusus untuk nya?Tanya Mira dalam pikiraan nya.


"Maksud Kak Renza, Kak Renza memberi nama kusus buat ku?." Tanya Mira.


Renza hanya mengangguk.


Itu lah yang terus Mira pikir kan, entah mengapa hati nya sekarang ini sedang dag dig dug serr.


"Gilaaak banget lo baperan banget sih Mira." Batin nya dan Terus memukul kepala nya.


Mira terus saja kepikiran itu, tanpa sadar bahwa sedari tadi ada seseorang yang sedang mengetok pintu kamar nya.


Mira yang baru sadar itu pun menempuk jidat nya, Bisa bisa nya dia terlarut dengan perkataan Renza.


"Bentar Kak sabar," Teriak Mira lalu beranjak dari atas kasur nya.


Mira membuka pintu kamar nya terlihat lah sang kakak yang berada di ambak pintu dengan pakaian Rapi.


"Kakak mau kemana malam ini?."tanya Mira.


"mau nyari perlengkapan Malming dengan yang lain, Kakak manggil kamu karena mau ngajak kamu juga." sahut Galvin yang tak beralih menatap Layar ponsel nya.


"Malming?." Tanya Mira.


"iya Sekalian mau nyari bahan apa yang akan di bawa stody tour Hari senin nanti." Jawab Galvin.


"owh, bentar Kak tunggu Mira, Mira ganti baju dulu." Teriak Mira berlari memasuki kamar nya kembali


Galvin hanya geleng geleng melihat tingka adik nya itu.


Beberapa saat Mira keluar dengan pakaian kaos berwarna putih dengan jaket yang di berikan Renza kepada nya dan jangan lupa celana Jeans berwarna hitam juga. Membuat nya persis seperti tomboy.


"Ini adek gue ga sih?." Gumam Galvin melihat penampilan Mira ga ada feminim feminim nya sedikit pun. " Semoga aja Renza ga ilfil sama nih anak." Batin Galvin.


Mereka pun menurungi anak tangga yang berada di Rumah nya itu.


Mira ga tau bahwa teman teman kakak nya sudah berada di rumah nya, Dan jangan lupa Kayla juga ada disana membuat nya berlari memeluk sahabat nya.


Galvin memang menyuruh Kayla untuk bersiap siap karena sebentar malam Galvin ingin mengajak nya juga ikut bersama mereka.


Dan kesempatan juga bagi diri nya untuk membiar kan adik nya dekat dengan Sang ketua.


"Ayo cepat anjir gue udah ga sabar beli telur gulung di persimpangan tiga." Ujar Alex penggemar telur gulung.


"Lo telur gulung mulu dah apa enak nya tulur gulung itu," cibir Daniel yang berada disamping Alex.


"Lessgo kita malmingan bersama dengan calon ibu ketua dan calon Ibu wakil ketua." Teriak Felix dan Samuel yang sudah dari dulu dulu Mereka berlayar di kapal Renza dengan Mira dan Galvin dengan Kayla.