VIRGOS

VIRGOS
kemarahan Galvin.



"Kenapa lo vin?" Tanya Felix menupuk pundak Galvin dari belakang.


Galvin menoleh kan kepala nya kearah Felix. " In-" belum sempat melanjut kan ucapan nya. Bel sudah berbunyi.


"Ngasih tau nya bentar aja, ayo masuk." Ujar Felix. Berlari duluan masuk kedalam kelas.


Galvin diam sejenak.


"Vin?" Panggil Daniel.


Galvin tersentak kaget.


"Lo kenapa ngelamun?" Tanya Daniel. " Yok lah masuk, keburu Pak Anca datang."


Galvin pun mengangguk.


Disepanjang pelajaran. Galvin terus bergelut dengan pikiran nya sendiri. Sampai panggilan dari teman nya pun dia tak dengar.


"Vin?" Panggil Alex dan Daniel.


Galvin tidak menyahut panggilan mereka. Bahkan menoleh aja kagak, dia terus menatap kedepan dengan pulpen yang dia pegang.


"Galvin!" Marvin memukul lengan Galvin. Membuat sang empu tersentak kedepan dan sadar dari lamunan nya.


Galvin menoleh dan menatap teman nya dengan satu persatu. " Ke-na-pa?" Tanya berbatah batah.


"Udah jam istirahat. Lihat tinggal kita yang ada didalam kelas. Lo dari tadi ga fokus belajar nya! bahkan pak Anca menjelas kan, kaya nya lo ga perhatiin." Carca Renza. " Lo ada masalah? cerita kekita jangan lo pendam sendiri!"


Renza sangat tau kalau Galvin seperti itu, dipastikan sahabat nya tidak baik baik saja.


"Bentar," Galvin berlari keluar kelas.


Mereka ber enam bingung dengan sikap Galvin yang seperti itu. Mereka pun mengikuti arah pergi Galvin.


Ternyata Galvin kekelas 11 ipa, yang merupakan kelas yang ditempati Mira.


Galvin seketika panik disaat dia tidak mendapat kan adik nya dikelas tersebut. Dengan tangan bergetar, dia terus kepikiran gimana kalau pesan dari seseorang tidak dia kenal itu, terbukti nyata.


"Vin." Mereka ber enam, menghampiri Galvin dengan keringat membasahi kening nya.


"Lo kenapa?" Tanya Alex.


"Mira mana? adik gue mana sialan." Ujar nya. Dia tidak merespon pertanyaa teman nya. Dia berjalan keluar kelas 11 ipa.


"Vin. Lo kenapa bangsad!!!!!" Bentak Renza menahan lengan Galvin.


Galvin menepis kasar tangan Renza yang menahan lengan nya. " Gue mau nyari adik gue sialan." Jawab Galvin.


Galvin berjalan di koridor kelas dengan perasaan gusar. Dia tidak mempedulikan orang orang yang menatap nya dengan aneh. Di dalam pikiran nya cuman ada adik nya dan peringatan yang tertara di pesan itu.


**********


Padahal keberadaan Mira Saat ini, sedang berada di kantin bersama Kayla dan Alana.


Mira membalikan badan nya kearah suara. " Ha?" Sahut Mira.


"Lo berhenti dulu makan nya anjing!" Meisya menarik tangan Mira.


Mira hanya diam, dan merasa bingung. Kenapa dia? apa yang terjadi? begitu lah pikiran nya.


"Kenapa sih kak?" Tanya Mira yang tengah di serek oleh Meisya.


Meisya berhenti. Membuat Mira menatap kearah nya penuh tanda. Tanya.


Meisya menujuk kearah lain menggunakan dagu nya. Mira pun dengan bingung mengikuti arah tujuk Meisya.


"Lihat kakak lo!"


Mira melotot melihat kakak nya sedang memukul Galileo dengan cara brutal.


"GUE TANYA DIMANA ADIK GUE BANGSAD!"


BUG


BUG


tinjuan mendarat di perut milik Galileo. Membuat Galileo batuk batuk.


"GALVIN STOP ANJING!" Bentak Marvin, menghalang kan badan nya depan Galileo.


"Lo kenapa?" Tanya Alex. Menahan lengan Galvin yang hendak kembali melayang kan pukulan nya.


Galvin diam sejenak. Emosi nya masih membara. Dia sangat yakin Galileo yang berniat mencelakai adik nya.


Mira berlari menghampiri mereka. Dia menarik lengan tangan kakak nya untuk berbalik, pada nya.


"Kakak kenapa?" Tanya Mira. Dia mengusap rambut Galvin yang basah karena keringat.


"Ga tau tuh, tadi ditanya ga respon kita!" Sahut Felix.


"Mira, kamu gapapa?" Galvin meraba raba tubuh adik nya. Memastikan adik nya luka atau tidak.


Mira merasa bingung dengan kakak nya. " Mira gapapa!!" Jawab Mira.


Mira mendudukan Galvin. Dimana ada tempat duduk yang tersedia di koridor kelas.


Mira memberi kan minum pada kakak nya, sebelum. Galvin mencerita kan kenapa dia menjadi seperti tadi. Terlihat diraut wajah Galvin yang begitu ketakutan.


"Coba kakak cerita kan, pada Mira dan yang lain. Kakak kenapa?" Tanya Mira disaat melihat Galvin sudah sedikit tenang.


...----------------...


...Kepoin visual mereka yok di ig uthor. ...


..._adeliaskyl ....