
"kalian pulang aja biar gue yang disini nanti gue kabarin kalau Mira udah sadar" ujar Galvin yang melihat teman teman nya yang tidur nya tak nyaman disofa.
"ga Vin Mira udah gue Anggap sebagai adik gue sendiri Maka dari itu kita bakal di sini sama seperti lo sampai Mira sadar"
"tapi tidur kalian tak nyaman kalau di sana"
"udah deh vin diam aja banyak bacot banget ini kan mau kita jadi lo ga usah khawatir" ketus Felix.
Galvin tak mengeluar kan sepata Kata pun lagi kini Ia pasrah dengan kemauan teman teman nya.
sekedar ganti seragam aja mereka tak ingin pulang dulu baru kembali lagi ke Rumah Sakit. jadi terpaksa Mama Rina yang datang ke rumah Sakit untuk membawa kan pakaian untuk Mereka ganti. terutama Renza Seragam sekolah nya basa namun tak mau dia ganti.
Galvin bersyukur banget mempunyai teman teman seperti mereka ber enam terutama Renza yang begitu menyayangi Mira entah dia menyayangi Mira karena mengaanggap Mira adik nya seperti yang lain atau lebih dari itu.
Galvin ikut tertidur seperti teman teman nya karena Lelah.
beberapa saat Mira tersadar dan melihat Kakak nya dan yang lain. ada yang tertidur di sofa ada yang tidur di lantai menggunakan jaket mereka sebagai alas lantai.
Mira tiba tiba tersenyum lalu kembali murung karena menginggat apa yang terjadi kepada nya tadi.
Galileo yang hampir meleceh kan nya namun tak jadi tapi hampir juga mati didalam akurium besar itu karena ulah nya entah mengapa Galileo memperlakukan nya seperti itu? padahal Mira tak pernah mengusik nya.
itu semua terus berputar putar didalam pikiran nya di saat Galileo ingin membuka seragam nya didalam gudang tersebut dan berniat mereguk kesucian nya.
"aku aku ga suci lagi dia memegang dada ku dia mau melecehkan ku dia jahat dia manusia jahat Kak Galvin Mira takut tolongin Mira orang jahat itu ingin melecehkan ku dan membunuh ku di akurium tinggi itu" teriak Mira membuat orang yang dalam ruangan itu terbangun.
Galvin yang mendengar adik nya berteriak dan melihat adik nya terus berontak di atas brankar tersebut.
Galvin mendekati sang adik dan langsung memeluk nya walaupun Mira masih memberontak.
"sttt diam ini Kakak sayang"
Galvin mengelus bahu Mira yang terus menangis dan ngereog di dalam pelukan nya karena Ia tiba tiba memeluk Mira.
Mira yang mendengar suara Galvin sedikit tenang karena Sang kakak
"Kak tolongin Mira dia mau bunuh Mira" Mira menangis di pelukan Galvin dan tak henti henti nya dia meremas bahu Galvin dengan keras.
"iya Kakak udah tolongin kamu kamu udah Aman sayang"
Galvin berniat melonggar kan pelukan nya dari Mira namun Mira Tetap memper erat pelukan nya kepada sang kakak.
"jangan lepasin Kak Mira takut"
Sedang yang lain melihat Mira hati mereka sedikit Sakit melihat gadis tengil dan bar bar yang sering mengisi tawa mereka akhir akhir ini sedang dilanda rasa trauma.
"Maafin kakak ya kakak lambat tolongin Kamu maafin kakak buat kamu takut Kayak gini kakak ga bisa jagain kamu"
Mira merai tangan kekar Galvin dan menggengam nya "gapapa Kak yang penting Mira sekarang baik baik aja berkat Kak Renza cuman rasa trauma masih ada di pikiran Mira terus terus menghantui pikiran Mira"
"kak Renza makasih ya kak Renza tolongin Mira kalau ga ada kakak pasti Mira udah ga ada" Mira melirik Renza dengan senyum nya yang kiku dan wajah yang pucat namun tak sedikit pun mengurangi kadar kecantikan yang dia miliki nya.
Renza mendekati brankar dimana Mira sedang duduk samping kearah mereka.
"sama sama itu udah kewajiban gue sebagai ketua geng motor harus melundingi Anggota yang beban parah seperti lo"
Mira mendengus kesal dia ga suka sekali di bilangin beban padahal memang dia beban.
Renza dan yang lain terkekeh melihat Mira yang mengurucut bibir nya.
"itu bibir kenapa mayun kayak gitu bisa di ikat itu soal nya panjang bangat" gemess Renza pada Mira.
"apasih kak"
" lihat Kak Marvin lucu kalau tidur benar Kata Kak Felix seperti cimol"
Mereka yang disana melihat Marvin yang tidur benar Kata Mira Marvin begitu lucu kalau sedang tidur tapi kalau sedang tak tidur dia selalu memasang wajah datar nya.
"Mira kamu belum makan, kamu mau makan apa hem?"tanya Galvin pada adik nya.
Mira yang tadi menatap Marvin berali menatap Galvin "Mira ga lapar Kak"
"tapi kamu baru sadar kamu harus makan isi perut kamu dari tadi kamu belum makan,tadi asam lambung kamu kambuh gimana?"omel Galvin.
Galvin akan mengomel disaat Mira tak mau makan sedikit pun atau tak ingin tidur disitulah dia akan mengoceh.
"ya Mira mau makan tapi ada satu syarat nya"
"apa?" kompak mereka bersama.
"kalian juga harus ikut Makan bareng Mira kalian juga pasti belum makan kan?"
"OK kami akan makan yang penting tuan putri kita makan"ujar Mereka secara bersama membuat Mira tersenyum.
"kamu mau makan apa?"tanya Galvin.
"seperti biasa Mira mau nasi goreng" ujar Mira semangat.
mereka tersenyum melihat Mira seakan melupakan apa yang sempat terjadi kepada nya.
"baik kami berdua akan keluar untuk membelikan nasi goreng spesial untuk tuan putri" sahut Felix dan Daniel.
Mira tertawa kecil melihat tingka mereka menurut nya sangat lucu.
"kalian juga ya harus makan jangan boong kalau boong Mira marah sama kalian"
Mira melipat tangan nya didepan Dada.
"hem kami janji bahkan cimol sekalian akan kami suapi kalau dia ga mau bangun dan makan"
"ga gitu juga kasian Kak Marvin nya"
Mira ketawa membayangkan entar kalau beneran terjadi sama Marvin sih ga kebayang wajah nya makin lucu pikir Mira.
"apasih dek ketawa mulu nanti Sakit perut tau rasa kamu"cibir Galvin.
beberapa saat Felix dan Daniel sudah kembali membawa delapan porsi makanaan.
mereka pun makan sambil menertawa Kan lawakan Alex dan yang lain Marvin pun juga terpaksa bangun karena di bangun kan oleh Felix cara menyuapi nya makan disaat tertidur membuat nya terganggu.
"cimol sangat lucu"ujar Felix.
"nama gue Marvin bukan cimol sialan stop panggil gue sebutan cimol" skak Marvin muak terus disebut cimol.
"tapi Kak Marvin lucu tau cocok dengan sebutan cimol kakak itu lucu sama ganteng banget kayak nya Mira Suka deh sama kak Marvin"
prfttttttt.
Renza menyemprot Air yang ada dalam mulut nya kearah Samuel
...----------------...
......next time gaes di bab selanjut nya, jangan lupa komen ya ✍️biar thor makin semangat BTW maaf kalau Ada kata typo ......