VIRGOS

VIRGOS
Mira



Renza bersama ke enam teman nya Sedang berada di kantin sekolah.


Galvin selalu menatap murid yang masuk kedalam kantin namun Mira belum masuk sedari tadi bel berbunyii membuat nya cemas dengan keadaan adik nya.


ga biasa Mira tak pergi ke kantin dia bakal kekantin bersama Kayla untuk menemui Galvin dan teman nya.


"gaes gue mau ke kelas 11 ipa dulu ya" ujar Galvin pergi dari sana.


"mau ngapain vin?"teriak Samuel.


Galvin berhenti di saat sudah berada di ambak pintu kantin dia membalikan badan nya kearah Samuel dan yang lain.


"cari Mira" jawab Galvin sedikit berteriak lalu melanjut kan langka nya keluar dari Kantin.


"gue ikut woi"


Alex berdiri dari sana lalu mengikuti arah pergi Galvin.


setelah mereka sampai di kelas Mira mereka masuk membuat Murid di kelas itu berteriak hesteris selain Kayla yang masih setia membaca buku di tempat dia duduki.


Galvin dan Alex menatap semua anak murid yang ada dikelas itu namun tak ada Mira.


tiba tiba tatapan Galvin berhenti di Kayla tanpa pikir panjang dia mendekati Kayla.


"Mira Mana?"tanya Galvin disaat sudah berada didepan bangku dimana Kayla duduki.


Kayla menatap ke atas dan memandang Galvin yang masih menatap nya.


"tadi kata nya dia di panggil sama kepala sekolah Kak maka nya Mira pergi sejak Jam pelajaran pertama belum masuk sampai sekarang aku kira Mira menemui Kak Galvin jadi aku tak mencari nya"jawab Kayla benar


tadi Salah satu murid memberi tau Mira bahwa dia di panggil keruangan kepala sekolah namun udah dua pelajaran dia lewati dia belum kembali lagi kekelas.


Galvin pun pergi dari sana dan berlari menuju ruangan kepala sekolah semoga saja sang adik berada disana.


"Kak aku ikut"ujar Kayla dan hanya di Angguki oleh Alex mereka pun pergi keruang kepala sekolah.


namun saat Sampai didepan ruangan kepala sekolah tak ada satu pun murid yang berada disana bahkan kepala sekolah Kata nya tak masuk.


"Tadi yang nyuruh Mira ke ruang kepala sekolah siapa Kayla?!" tanya Galvin.


Kayla menggeleng "aku ga tau nama nya Kak tapi yang jelas dia teman kelas kakak, dia sedikit tinggi tapi ga setinggi kayak kakak dan ke enam teman kakak cowok itu gondrong dan rambut berpirang"


Galvin dan Alex berfikir teman sekelas nya yang cowok berpirang dan gondrong itu cuman ada dua Ia itu Marvin dan..


"Galileo Vin" ujar Alex.


tiba tiba Renza datang bersama yang lain dan mendengar ucapan Alex.


"Galileo Kenapa?"tanya Renza.


Alex membalik badan melihat Renza.


"Galileo yang Mengambil Mira bos Mira tak ada dikelas nya Galileo yang menjebak nya lalu membawa nya pergi"


tangan Renza terkepal dia pergi dari sana ingin mencari Galileo.


sesampai nya dia kelas dia melihat anak buah Galileo Ia mengampirii mereka.


"mana bos kalian sialan" Renza memukul meja yang ada didepan mereka.


anak buah Galileo yang Sedang tertawa dan bermain gitar di atas meja pun sedikit kaget karena pukulan Renza.


"ga tau" ujar Mereka.


Bug


Renza menendang Meja.


"satu Kali gue tanya Dimana bos kalian sialan"


"kita ga tau bos kita dimana dan apa juga urusan lo?"


Renza meninggal Kelas tiba tiba Renza saling lewat oleh Galileo.


tanpa pikir dia menyerang Galileo.


dia merai kerah seragam Galileo kini mata Renza begitu Merah seketika darah dia mendidih sedetik itu juga. "gue tanya Dimana Mira"


Galileo tersenyum "benar kan dia gadis itu? wah Akhir nya gue bisa menikmati tubuh gadis dari Rival gue"


BUG


BUG**


Renza benar benar menyiksa Galileo tanpa ampun dia


membabi butakan Galileo.


"bangsad lo sialan berani lo nyentuh milik gue" Renza menginjak perut Galileo disaat Galileo sudah ambruk.


Galileo batuk batuk mengeluar kan cairan merah dari dalam mulut nya.


"hahahaha gadis lo udah gue sentuh" ujar Galileo yang masih membuat Renza ingin memukul nya.


"dimana Mira sialan" teriak Renza memukul pipi Galileo.


"Renza Mira ada di gudang lo cepat kesana" teriak salah satu teman kelas nya


Renza yang medengar itu melepas kan bergerakan nya yang ingin kembali memukul.


dia berlari kearah gudang yang berada disekolah dia masuk dan berteriak memanggil nama Mira.


"Mira lo dimana "teriak nya.


"Kak Renza Mira disini tolongin Mira Kak"


Renza membalik badan melihat sebuah akurium tinggi dia melihat Mira berada didalam sana dan Air yang sudah melewati kepala nya.


Renza mematikan kerang Air yang terus mengalir itu lalu dia berusaha memanjat naik keujung akurium itu.


Akhir nya beberapa saat Galvin yang lain membawa sebuah tangga tanpa pikir panjang Renza menaiki tangga itu


setelah sampai keatas dia turun ke akurium dan mengendong tubuh Mira naik dari sana.


Galvin siap untuk menangkap tubuh sang adik yang sudah tak sadar kan diri.


"Mira bangun Mira"


Galvin menepuk pipi Mira yang pucat itu.


"vin sebaik nya kita bawah Mira ke rumah Sakit dia butuh oksigen"


mereka pun pergi dari sekolah mengunakan mobil milik Samuel untuk Samuel membawa mobil ke sekolah jadi dia bisa gampang Membawa Mira ke rumah sakit.


sesampai nya di rumah Sakit Galvin memomponng tubuh sang adik masuk kedalam.


beberapa suster dan dokter yang sempat melihat itu langsung mengambil brankar lalu membaringkan Mira.


Mira masuk kedalam Ruangan darurat bersama dokter beserta suster.


sedangkan mereka berlima menunggu di luar ruangan.


"tenang vin Mira bakal baik baik aja"


Mereka menenangkan Galvin yang Terus mondar mandir didepan Ruangan darurat itu.


"sialan lo Galileo gue habisin lo lo main Main sama orang yang salah"


setelah beberapa Jam dokter keluar dari ruangan itu


Galvin yang melihat itu langsung mendekati sang dokter.


"gimana dok?keadaan adik gue?"


"keadaan nya baik baik aja cuman dia kekurangan oksigen dan terlalu banyak Air didalam hidung nya membuat pernapasan nya berhenti namun sekarang sudah lancar untung pasien cepat di bawah kerumah Sakit kalau kalian ingin menemui pasien kalian bisa masuk tapi jangan terlalu ribut pasien akan terganggu,kalau gitu saya pamit" ujar dokter itu lalu pergi dari sana.


setelah kepergian dokter Galvin dan ke enam teman nya masuk kedalam.


Galvin memandang adik nya yang terbaring di brankar dengan alat nafas didepan hidung nya.


"tenang Vin gue pastikan Galileo sialan itu habis di tangan gue"ujar Renza.


...----------------...


...next time gaes kalau ada kata yang ga masuk minta maaf ya btw jangan lupa kalau ada yang baca absen di kolam komentar ✍️...