VIRGOS

VIRGOS
part 38



Hari terus berlalu. Kini mereka siswa Sma pelita bangsa yang ikut stody tour keperdesaan, akan pulang kembali kekota.


"Eh baju gue habis," Ujar Salsa meotak atik tas nya.


"Emang lo bawa baju cuman berapa?" Tanya Meisya yang sedang me maker over diri nya.


" Cuman lima biji, kalian kan tau kemarin gue jatuh dua kali dan basa juga satu nya, dan cuman nih gue pake. " Ujat Salsa murung, masa dia akan pulang dengan menggunakan baju koas lengan pendek.


"Ada nih, cuman kemaja nya Kak Galvin." Ucap Mira yang memberes kan barang barangnya.


"Ga ah. Yakali gue pake kemaja, ga suka, gilak kali." Tolak Salsa.


"Ya udah lo pake baju itu aja, Ga usah ganti. Tinggal lo mandi aja," Saran Irana.


Salsa mendengus kesal.


"Bentar," Mira keluar dari tendaa.


"Mau kemana ra?" Teriak Kayla, namun kayak nya Mira tak mendengar nya.


"Kak" Teriak Mira dari luar tendaa Galvin dan yang lain.


Alex mengeluar kan kepala nya dibagian kerut tendaa. Hanya kepala nya, membuat Mira kaget.


"Kak Alex, Memang mirip demit." Ucap Mira, Membuat Alex melotot.


"Iss dek Mira. ganteng ganteng gini di bilang mirip demit," Alex kesal.


"Ga usah drama. Kak Galvin mana?" Tanya Mira.


Alex pun memanggil Galvin dari dalam tendaa. Beberapa saat Galvin keluar dengan memakai hoodie hitam dengan celana cargo nya.


"Kenapa dek?" Tanya Galvin.


"Hem, kaka masih punya hoodie?"


"Udah ga ada. Tinggal yang kaka pake, yang lain belum kering." Jawab nya. " Emang kenapa?" Tanya nya.


"Itu kak. Kak Salsa kehabisan baju."


"Bentar siapa tau yang lain ada,"


Galvin pun masuk kedalam tendaa. " Gaes kalian ada hoodie, atau kemaja polos ga?" Tanya Galvin pada teman teman nya.


"Ada vin, tapi tinggal baju dalam," Sahut Daniel.


Galvin pun menatap teman nya yang lain. Namun mereka semua menggeleng, kecuali Marvin yang sedang memain ponsel dengan memakai earphone nya.


"Marvin kayak nya ada deh vin, soal nya isi ditas nya kebanyakan hoodie, dan kaos."


"Mar lo?" Tanya Marvin.


Namun Marvin tak mendengar.


Ck.


Galvin mencabut earphone itu di telinga Marvin. " Mar,"


"Apa?" Tanya nya dengan wajah datarnya.


"Lo punya hoodie lebih lebih?"


"Kak Galvin, apa ga ada?" Teriak Mira dari luar tendaa.


"Sabar dek!" balas Galvin berteriak.


"Buat apa?" Tanya Marvin.


Galvin kembali menoleh kearah Marvin. " Lo kan anak baik? Salsa kehabisan baju, lo bisa pinjamin hoodie lo kedia?"


Marvin tidak membalas Galvin. Dia berdiri berjalan kearah dimana tas nya ia letakan.


Dia memberi kan, satu hoodie warna hijau telur asin.


"Thx bro." Galvin pun menuju keluar tendaa.


"Ck. Kak Galvin kok lama banget?" Mira kesal menunggu lama banget.


"Sabar dong, nah." Galvin memberikan hoodie itu ke Mira. "Ini punya Cimol!"


"Makasih kak."


Mira sedikit berlari, kebalik ketendaa nya. Setelah mendapat kan apa yang dia dapat.


"Nah Kak. " Mira menyodor kan hoodie itu kearah Salsa.


Salsa menoleh kearah Mira. Dia menaikan satu alis nya. "Punya siapa anjir lo ambil? jangan bilang lo nyolong ditendaa sebelah." Tuduh Salsa.


"Lo udah di bantu bukan nya makasih,anjir!" Sahut Meisya.


"Ini milik kak Marvin!"


"Ha?" Spontan mereka semua didalam tendaa.


"Serius lo punya si es? lo ga nyolong punya nya kan?" Tanya Irana tidak tidak.


"Ga lah. Gue di kasih kak Galvin, kata nya milik Kak Marvin." Jawab Mira. " Mau ambil, atau gue kembaliin?"


"Jangan!" Salsa menghenti kan Mira yang hendak keluar tendaa. " Enak aja, udah untung nih dapat!" Salsa mengambil hoodie itu di tangan Mira.


"Ciee," Ucap Meisya, di telinga Salsa.


"Apasih."


Salsa mencium haroma harum Di hoodie itu. Bau lavander bukan bau kas laki laki.


"Si es, kok kayak kamu banget?" Gumam salsa.


...----------------...


...Kira-kira siapa yang seseorang yang dimaksud Salsa?🤔. Coba tebak di komen...