VIRGOS

VIRGOS
part 26.



"Bagus ya bos dinner berdua,"Sahut Felix dan yang lain secaraa bersamaan disaat Renza dan Mira sudah diluar Warung.


"Ck bos masa ngajak cewek dinner, Cuman makan di Warung lalapan doang kayak gini?" Ketus Samuel.


"Iya nih, Ganteng doang ngajak cewek dinner cuman di Warung Cuakss," Sambung Alex menyindir.


"Aduh aduh senggol bacok," Tambah Daniel.


Marvin, Galvin, Dan Kayla hanya diam melihat empat orang yang sengaja menjemput maut nya sendiri.


"Bacot iri bilang kamvpert," Ujar Renza menaikan jari tengah nya pada ke empat teman nya. " Ngapain lo pada ngikutin?, Owh jomblo? kasian" Ledek Renza.


"Ck lo juga jomblo monyet," Marvin buka suara.


"Cimol kalau ngomong suka benar," Alex dan Felix memberi jempol kearah Marvin.


Marvin hanya memasang wajah datar nya kembali, sungguh dia ingin pulang namun bagaimana lagi kalau dia pulang Maka hewan kesayangan nya yang akan menjadi sasaran tumbal oleh enam manusia sontoloyo.


"Kalian mau berangkat atau terus terusan berdebat?."Tanya Mira meninggi kan suara nya.


Entah mengapa hari ini dia lagi ga mood + ingin terus terusan marah.


*******


Kini mereka ber sembilan sedang berana di Mall, Alasan mereka kesana karena ingin mencari perlengkapan mereka stody tour ke perdesaan selama tiga hari.


"Kayla ayok kita kesana," Ajak Mira menarik tangan Kayla karena sedari tadi cuman mengekor di belakang kakak nya.


Sedangkan di posisi Mereka ber tujuh sedang memilih tas buat diri mereka masing masing.


"Anjir tas selempang gue udah bolong tengah," Ujar Alex memegang tas selempang tersebut, yang ukuran nya sedang.


"Pasti lo gigit Kan? maka nya bolong,"


"Bukan, di rumah Alex kan sarang tikus betina," Jawab Galvin.


"Beeh Alex memang penampung tikus betina pantas sampai sekarang ga ada yang deketin dia ternyata udah punya pawang,"


"Udah ah kalian ga selalu saja pojokin gue sialan," Ucap Alex. " gue punya dosa berapa dah?. harus berteman sama kalian pada,"gerutuk nya.


"Dosa lo banyak soal nya tiap malam tontonan lo parno," Ujar Marvin.


Marvin menaikan Satu bahu nya lalu lanjut berjalan ke tempat lain karena dia tak ingin membeli apapun karena persiapan nya sudah lengkap hanya saja dia ikut karena di paksa.


"Cimol ga asik ah," cerca Felix yang melihat Marvin udah mulai menjauh dari pandangan Mereka.


Setelah mereka semua selesai berbelanja dengan kebutuhan masing masing, mereka singgah dulu di semua Restoran untuk mengisi perut masing masing.


"Gue mau telur gulung kagak dapat dapat anjir ngiler gue," Keluh Alex duduk disamping Samuel.


"Tadi di persimpangan tiga alur Rumah Galvin kagak ada telur gulung?." Tanya Felix memakan mie goreng yang dia pesan.


"Ga ada," Jawab Alex menaro kedua tangan nya di pipi nya. "gue ga kuat ga makan telur gulung sehari aja, setiap ke kantin gue pesan telur gulung sama Mbak Lilis tapi tadi kehabisan, kampret Sakit hati gue mbak Lilis ga ninggalin satu tusuk aja telur gulung." Keluh nya.


"Suruh si Romla bikinin tiap hari telur gulung di rumah gih," Saran Galvin.


"Romla siapa anjirt?,"Tanya Felix.


"Gebetan Alex, tiap hari tuh tante tante datang kerumah Alex" Jawab Galvin membuat Alex membulat kan mata nya.


"Mata lo gebetan sialan," Protes Alex.


Mereka berdua pun beradu mulut tak ada yang mengalah di antara mereka mempermasalahkan tentang Romla tetangga Alex yang sering datang kerumah nya.


Sedang kan Renza terus terusan menculik padangan nya kearah Mira. begitu pun dengan Mira namun disaat Renza menatap nya balik, buru buru dia menatap kearah lain.


"Cantik," Gumam Renza tersenyum, yang melihat Mira meminum juz jeruk yang dia pesan.


"Siapa yang cantik?."Tanya Daniel pada Renza.


"Cla,"Jawab nya tanpa sadar.


Daniel bingung dengan jawaban Renza.


siapa Cla?, apakah bos nya ini udah mempunyai pasangan tanpa mereka semua tau? Pikir nya Daniel.


...----------------...


...kayak nya ada yang sedang jatuh cinta nih.😆...