VIRGOS

VIRGOS
part 14



Alex menunjuk diri nya "gue?"


Iyan mengangguk lalu menyembunyii kan wajah nya didepan Dada Renza "serem Kaka Kayak Olaang gila"


selain Marvin dan Renza, mereka yang ada disana Refleks ketawa terbahak bahak mendengar ucapan Iyan.


sampai sampai Samuel, Daniel dan Felix merosok turun dari sofa yang berada di panti tersebut saking ngakak nya melihat teman nya menderita.


sedang kan Galvin tertawa hanya sebentar lalu kembali diam karena tau bakal ada yang terjadi kepada nya kalau Ia mengikuti mereka bertiga.


"sialan lo bertiga bahagia banget lihat gue menderita gue doa in kuburan kalian sempit mampus"


"Maaf le tapi yang bocah itu katakan ada benar nya" ucap Daniel tambah ngakak dan memukul belakang Samuel.


bukan nya Samuel Marah malah ngakak bersama sampe mereka bertiga memegang perut nya Sakit karena terlalu banyak tertawa.


"bukan teman gue"batin Marvin melihat teman nya bahkan anak anak panti yang berlalu lalang di panti itu berhenti melihat mereka.


bug


Bug


bug


Renza melempar buah kearah ketiga teman nya yang sempat dia ambil dari anak panti yang Sedang membawa buah Mangga besar.


ketiga nya meringis kesakitan di saat buah Mangga itu mengenai badan belakang mereka dengan keras.


"berhenti atau gue mutilasi lo bertiga!?"


Mereka bertiga seketika diam dan kembali ketempat masing masing dimana mereka duduk.


"mampus kan kalian,karma cepat sampai" cibir Alex kepada ketiga teman nya dengan suara kecil namun mereka bertiga mengertii apa yang di kata kan Alex.


Alex memberikan satu persatu jari tengah nya ke arah ketiga teman nya.


malam tiba dimana beberapa Anggota gang motor Renza sudah berada di panti hanya sebagian yang datang karena itu perintah Renza agar anak panti ga terlalu terganggu, Anggota nya juga lumayaan banyak kalau mereka datang semua mereka akan di kemanaain?.


Renza sudah menyuruh Anggota lain nya juga untuk membagikan nasi dus beserta uang pada anak jalan juga tadi jadi kini tinggal Ia membagi kan kepada anak Anak panti.


"ayo adek adek baris yang rapi nanti kaka kaka disini akan membagi kan satu persatu. semua bakal dapat jadi jangan dorong dorong ya nanti ada yang jatuh" pinta Galvin.


mereka pun berbaris rapi dan mulai maju ke arah mereka untuk mendapat kan nasi dus beserta uang.


masalah sembangko nya Renza akan memberikan nya kepada ibu panti.


"makasih Kaka semoga Rezeki kaka makin lancar ya" ujar satu gadis kecil lalu mengambil yang di berikan.


Galvin tersenyum"sama sama"


anak panti sudah terbagi semua tak ada yang tertinggal sedikit pun anak panti tak mendapat semua dapat.


"ayo kalian minta terimah kasih sama Kak Renza dan Teman teman nya"pinta Ibu panti.


"makasih kaka kaka semua semoga Kaka kaka Rezeki nya makin lancar dan sehat selalu" ujar Mereka secara bersamaan.


"jadi gini Papa Kaka Renza meninggal kemarin jadi atas terimah kasih kalian Kaka Renza minta kalian untuk berdoa buat Kaka Renza ya agar Papa dia tenang di sana"jelas ibu panti.


Mereka mengangguk lalu membaca kan doa.


Renza dan yang lain pun berdoa mengikuti doa anak panti tersebut.


setelah selesai mereka seperempak mengucap kan Amiin dengan secara bersamaan.


"makasih ya adik adik"


"sama sama Kak Renza" kata mereka.


"ya udah kaka sama teman teman kaka pamit pulang ya"


anak panti pun satu persatu bersalim kearah Renza dan Anggota nya dengan cara pergantian.


Mereka pun dengan senang hati menerima nya.


setelah giliran Iyan yang bersalamaan dengan Renza Ia menyuruh Renza berjongko agar mereka seimbang.


Renza pun melakukan apa yang di perintah kan Iyan kepada nya.


"Kak en kalau kesini ga usah bawa teman kaka tiga olang itu soal nya belisik"bisik Iyan di telinga Renza


Renza tersenyum" kalau teman Kaka mau ikut kaka kesini lagi gimana dong?"


"ga usah suru ikut biar kaka sama teman Kaka yang dua orang itu yang suru datang soal nya meleka ndak belisik kyk teman kaka yang tadi belisik "


"heem OK, sekarang jagoan Kaka masuk kaka mau pulang dulu soal nya Mama kaka en nunggu di rumah"


"ok kaka en"


"tos dulu dong kita"


mereka pun tos lalu Iyan masuk kedalam panti mengikuti yang lain.


*****************


kini Renza sudah berada di Rumah ada pun Galvin untuk menjemput sang adik.


"Assalamualaikum"ucap mereka bersama setelah memasuki Rumah itu.


"Walaikumsslam kalian udah pulang gimana lancar kan?"tanya Mama Rina.


"lancar"


"Mira tidur?" tanya Galvin melihat Mira.


mereka berdua pun menoleh kearah Mira yang sudah tertidur di atas paha Mama Rina yang tadi menonton telivisi namun Kayak nya dia tertidur.


Galvin ingin membangun kan Mira agar pulang dan lanjut tidur Rumah aja namun di tahan oleh Renza.


"Vin mending lo bermalam dulu disini. jangan bangunin lihat dia tidur nya nyenyak kalau lo bangunin kepala nya akan Sakit"pinta Renza.


"tapi za..."


"apa yang di katakan Renza ada benar nya Vin sebaik nya kalian bermalam disini dulu"susul Mama Rina.


Galvin terdiam sesaat lalu mengangguk.


"syaa mau ke toilet dulu ya" ujar Galvin pergi dari sana.


"Re gendong Mira ke kamar tamu"pinta Mama Rina pada Anak nya.


"tapi ma-" perkataan Renza terpotong oleh Mama nya.


"tapi apa? apa Mama yang harus gendong Mira?"


"ga gitu ma tunggu Galvin aja selesai ketoilet nya"


"paha Mama pegel Re"


Mama Rina mempunyai banyak alasan.


mau tak mau Renza terpaksa mengendong Mira kekamar tamu.


setelah sudah berada di kamar tamu Renza membaring kan tubuh Mira dengan hati hati lalu.memakai kan nya selimut.


Mama Rina dan Galvin mengintip di luar kamar. ternyata mereka memang sudah merancana kan nya.


"Vin kayak nya kapal kita akan segara berlayar"


"ya tan semoga aja"


mereka masih menatap kedalam tak sadar bahwa Renza sudah didepan pintu melihat mereka berdua.


"kalian ngapain?" tanya Renza.


"lagi lihat hasil misi kita di tahap satu"jawab Mereka bersama belum sadar.


"misi apa?"tanya Renza heran.


"ngebuktiin bahwa Renza itu perhatiaan dengan Mira Riiil no fek fek"


"ha?"


"bentar masih nunggu Renza cium kening Mira lalu bilang good night my hanny"ujar Mama Rina.


Renza melotot tak habis pikir dengan Mereka berdua.


"owh jadi gitu ya"


"iya-"


...----------------...


... next time.jangan lupa tinggalin jejak komen agar Thor makin semangat.thor udah baca berulang tapi kalau masih ada kata yang typo atau kata kurang maaf ya 🙏...