VIRGOS

VIRGOS
Renmir.



Renza yang panik pun tiba tiba menghenti kan motor nya.


Renza membalikan badan nya kearah belakang dan memandang Mira, Dia menangkap kedua pipi Mira dan menggeleng kan nya kiri kanan. Takut Mira terluka namun setiap inci wajah Mira tak ada yang luka sama sekali.


Dia beralih menatap Mira." Lo kenapa?" Tanya Renza pada Mira.


Mira pun menepis tangan Renza dari pipi nya. "is lebay orang gue cuman mau itu," Ketus Mira menunjuk Warung Makan. "Gue lapar Kak" Mira nyengir kuda kearah Renza.


Renza menghela nafas lega Ia Kira Mira kenapa napa ternyata cuman mau makan.


"Ya udah ayo turun kita makan" Ajak Renza mengulur kan tangan nya ke arah Mira berharap dia membalas uluran tangan nya.


Mira belum juga membalas uluran tangan nya membuat nya berniat menurun kan kembali namun.


Mira cepat cepat membalas uluran tangan nya, Ia sedikit berlompat turun dari atas motor. lalu tersenyum kearah Renza.


Renza tersenyum tipis sangat tipis agar Mira tak menyadari bahwa dia tersenyum.


Renza menggengam jemari lentik itu yang terus berbinar akan menuju warung makan tersebut.


Sesampai nya Mereka di warung tersebut Renza munjuk tempat duduk kosong. Mereka pun menuju kesana dan duduk.


"Lo mau makan apa?" Tanya Renza.


Mira sedikit berfikir lalu menjawab nya." Nasgor dan Bakso" Ujar nya berbinar.


Jujur saja dia sudah Mira sangat pecinta Bakso dan Nasgor.


"Dua menu?." Tanya Renza memastikan.


Mira mengangguk. " Kenapa Kak Renza ga mau bayar nya? ya udah biar ku bayar sendiri" Ucap nya." atau Kak Renza malu nemenin cewek Kayak gue yang banyak makan? ya udah Kak Renza pulang aja, gue bisa pulang sendiri" Omel nya.


Renza Refleks menggeleng cepat. "Ga maksud nya cuman dua menu ga mau tambah lagi?."lag nya cepat agar gadis yang berada didepan nya tidak Marah.


"Mampus gue salah bicara lagi." Batin nya.


"Ga," Jawab Mira singkat.


Renza hanya manggut manggut mengerti.


"Mas Nasgor nya satu, Dan Bakso nya satu mangko" Teriak Renza pada pemilik Warung.


"Siap tunggu Iya" Sahut mas mas Warung itu.


"Kakak ga mesan juga?." Tanya Mira.


"Ga, kalau mau kita berdua aja makan nya." Jawab Renza menaikan Alis nya.


"Modus"Umpat nya.


"Bukan Modus" Jawab Renza.


"Terus apa?"Tanya nya lagi pada Pria yang ada depan nya itu.


"Terus apa?."Tanya Renza balik.


"udah ah ngeselin."


Mira mendengus kesal membuat Renza ingin memakan nya disaat itu juga karena ga tahan dengan kegemas san nya.


Beberapa saat menunggu yang Mira pesan pun datang. Nasgor dan Bakso milik nya.


Mira begitu berbinar melihat dua Food kesukaan nya.


"Makan yang mana dulu?" Tanya nya dalam hati.


Ga ambil pusing dia memakan pertama satu mangko tersebut.


Renza yang melihat Mira dengan lahap memasukan bakso itu kedalam mulut nya tersenyum.


Mira melirik Renza. " Mau?" Tanya Mira.


Renza menggeleng. "Lihat lo makan kayak gini udah buat gue kenyang Cla" Jawab Renza bergumam.


Mira pun melanjut kan memakan bakso nya dengan habis, Setelah habis dia berali menyantap Nasgor nya.


Hug Hug. Mira tersedak Membuat Renza secepat kilat memberi nya minum.


"Maka nya makan itu pelan pelan, ga kok yang ambil" Omel Renza memberi kan segelas Air kearah Mira.


Mira pun mengambil Air minum itu lalu meminum Air nya.


"Enak" Sahut nya disaat selesai minum.


"Ayok Kak kita pergi" Ajak Mira menarik tangan Renza.


Namun Renza tak sedikit pun goyang ditempat nya. Dia mengambil tisu lalu melap ujung bibir Mira yang terdapat kecap dan mengambil satu biji nasi di sudut bibir tersebut.


Sedang kan sang empuh pun cuman terdiam dengan perlakuan Renza terhadap nya.


"Bentar bayar dulu" Ujar Renza yang di tarik oleh Mira.


Mira pun berhenti lalu memperlihat barisan gigi nya. Bisa bisa nya dia lupa untuk membayar padahal sudah mengabis kan dua menu Makanan di warung itu.