Single Mother

Single Mother
5



Hari ini aku lembur lagi gara gara , pak Ziga datang ke kantor sekitar pukul 2 siang , gila gk sih , mentang mentang dia boss , berangkat kerja sejenak nya udel nya


datang datang pasang wajah jutek datar , pait pait pait nyawang nya , dan seperti biasa juga , marah marah , kek nya lagi PMS tuh boss galak


" hey beb , Dennis aku jemput aja yah aku ajak kerumah aja kalo kamu lembur gini " ucap vindi kepada ku


" aduh Vind , gk usah , dia sama ibu kost ku kuq ,, tadi aku udah izin nitip Dennis disana " jawab ku


" ya ,padahal mama ku pengen Dennis maen kerumah ku loh " ucapnya


" iya nanti aku bawa Dennis ke mama mu untuk maen bersama "


" kamu gk papa lembur , gk takut sendirian di meja ini " tanya vindi


" takut? takut apaan "


" kan ini kantor kalo malam sepi , emang kamu g merinding apa " ucap vindi ngeri


" aku mah masa bodo sama gituan Vind , toh aku kn gk ganggu mereka ,, takut malah sama manusia yg berhati setan " jawab ku


" eh ,,, iya ya bener kamu sih "


" iya kan ,, ya sudah sana udah mau jam pulang ,, g enak kalo ngumpul , tau tahu boss galak keluar dri pintu hell itu sambil matanya merah kan bisa gawat " terangku


" wah iya , ya sudah aku mau siap siap pulang aja ,, kamu yg semangat ya bebs" ucap vindi kepada ku


" siap 86 "


" hahaha ,, sa ae Lo " ucap vindi yg langsung Jalan menuju ruang kerja nya yg g jauh dri meja kerja ku


lembur ku kali ini pekerjaan numpuk banget , setelah menyicil selesein kerjaan , saat ku lihat jam sudah menunjukkan jam 18.00 , aku beranjak untuk menuju lift untuk turun ke pantry , saat akan menuju lift bersamaan aku bertemu pak Ziga .


" mau kemana kamu " tanya nya menginterogasi


" eh bapak ,, bapak mau kemana , mau pulang ya , gk jadi lembur kan pak " jawab ku


" di tanya balik tanya ,, gk inget tugas mu ,, kamu sekretaris saya , kerja mu sama waktunya dengan kerja ku ,, jika saya lembur kamu juga lembur , ngerti " ucapnya tegas


" iya pak saya ngarti " jawab ku


" terus kamu mau kabur kemana ,, kerjaan mu sudah selesai " tanya nya


" pak saya tidak kabur dari kerjaan saya ,, bapak gk lihat jam apa ,, ini kan sudah masuk waktu magrib ,, bapak Ziga yg baik hati ,, saya izin ke pantry untuk menunaikan ibadah sholat Maghrib dulu ya pak, 10 menit saja " jawab ku


" kenapa gk sholat di sini saja "


" are u kidding , sholat disini toilet gk ada toilet basah , gue wudhu pake apa Bambang " batin Yola


" enak di pantry aja pak ,, permisi pak " jawab ku


" loh hei , malah kabur " panggil Ziga ke Yola yg udah masuk lift duluan


" ck , kenapa dia gk takut sama gue sih ,, ke apa dia selalu bisa jawab omongan gue ,,, gue boss nya loh " gumamnya di depan pintu lift


pantry


saat ini Ziga juga berada di pantry ,, dia melihat sekretarisnya itu menunaikan sholat , Ziga melihat dari belakang Yola


" di zaman sekarang ternyata masih ada wanita seperti ini , hmmm cewek yg aneh " batin Ziga


setelah memastikan sendiri bawha karyawan my itu tidak kabur , Ziga keluar dari pantry dan turun ke bawah menyuruh satpam depan untuk membelikan makanan ,, karena ponsel Ziga lowbat jadi mau gk mau dia nyuruh satpam di bawah .


setelah itu dia kembali ke ruangan nya lagi ,, saat kembali Ziga sudah melihat sekretarisnya berada di meja kerjanya lagi ya


sekitar 30 menit pak Ziga menyuruh Yola untuk ke ruangannya , di dalam ruangan ternyata sudah ada pak Radian asisten pribadi Ziga


" ada yg perlu saya bantu pak " Tawar ku ke boss galak


" duduk lah , dan makan lah , saya gk mau karyawan saya mati kelaparan karena lembur " ucapnya sarkas


" hah " ucap ku


" selain kamu berani menjawab ucapan ku , telinga mu juga sering budek ya " ucap Ziga " duduk dan makan lah "


" nona yola mari " ucap pak Radian menawarkan dengan baik


" i iya pak " jawab ku


tanpa suara aku pun ikut bergabung makan dengan boss dan asisten nya .


sekitar jam 8 malam aku pun bisa pulang , dengan mengendarai motor peninggalan suami ku dulu walau sudah butut tapi masih tangguh untuk ku gunakan memecah jalanan ibu kota demi mencari nafkah untuk anak ku


di tengah jalan aku singgah ke supermarket untuk membeli susu dan beberapa Snack untuk Dennis


ZIGA POV


ntah apa yg Ziga pikirkan tentang sekretaris nya yg baru , bagi dia Yola adalah perempuan aneh diantara para perempuan yg Ian kenal


kata kata nya yg tegas , dan berani membuat seorang Ziga penasaran akan Yola


seperti saat ini Ziga melihat Yola yg keluar dari parkiran kantornya menggunakan sepeda motor keluaran lama , tanpa sadar dia mengikuti sekretarisnya dari belakang


" wanita aneh " gumamnya


saat di supermarket dia juga menunggu hingga Yola selesei belanja , 2 kantong belanjaan Yola yg ia lihat


" banyak banget belanja nya , apa keluarganya banyak kali yah " gumamnya


Ziga mengikuti Yola hingga ke kost Yola


" jadi dia disini nge kost , hmmmm mandiri juga ternyata "


setelah mengetahui kosan Yola Ziga meneruskan perjalanan ke apartment nya , kali ini dia ingin pulang , beristirahat , karena dia sangat lelah dengan pekerjaan nya hari ini .


di dalam apartment dia sering melamun , dan tiba tiba wajah Yola yg terlintas di pikiran nya


" apa apaan sih Lo Ziga , Napa Lo mikirin cewek aneh itu sih " ucapnya sambil memandang pantulan diri nya di dalam cermin


semalaman Ziga tidak bisa tidur karena masih terbayang oleh sekretarisnya itu


hingga pagi hari , ntah kena angin apa Ziga pagi hari sudah siap ke kantor juga


saat mengendarai mobilnya , otak Ziga langsung menyuruh untuk menuju kosan sekretarisnya


saat di persimpangan jalan dia melihat sekretarisnya mengendari motornya dengan membonceng seorang anak kecil berseragam merah putih khas anak sekolah dasar


Ziga pun mengikuti Yola dari belakang hingga Yola berhenti di salah satu sekolahan dasar


" anak kecil itu siapa nya " gumamnya " adik atau ,,,, "


Ziga melihat Yola yg mencium kening anak kecil itu , dan anak kecil itu juga mencium pipi Yola .


tak lama Yola pun membawa motor nya lagi ke arah jalan besar menuju kantor nya


DI KANTOR


seperti biasa Yola mengerjakan semua laporan dari semua divisi untuk di cek ke pak Ziga


Yola melihat boss nya masuk ke ruangan nya , tapi tak di hiraukan Yola , yg penting boss nya gk ngegas , pagi itu sudah aman menurutnya


ZIGA POV


" Radian , saya ingin kamu membawakan data data tentang Yola segera " perintahnya ke radian


" baik pak Ziga , segera saya dapatkan " jawab radian


" ya "


tok tok


" masuk "ucapnya dingin


" pak Ziga di luar ada seseorang yg mau bertemu dengan anda " ucap Yola


" siapa ?" tanya ku


" seorang wanita ,, eum namanya Lorie "


" huft ngapaen nih cewek kesini ,, ganggu orang pagi pagi aja " batin Ziga " ya sudah suruh masuk saja , dan kamu tetap seleseikan pekerjaan saya , akan saya email " suruh ku ke Yola


" baik pak " Yola pun keluar dari ruangan ku


dan sesosok Medusa perempuan masuk ke ruangan ku dan langsung menerkam seperti Medusa yg ingin menerkam mangsa


Lorie adalah teman ku dari jaman SMA , ntah perempuan seperti apa dia , dia selalu menempel dengan ku , tiba tiba hilang , tiba tiba juga dia muncul


" singkirkan tangan mu " ucap ku dingin sambil menyingkirkan tangan dia di lengan ku


" Ziga ,, gue kangen sama Lo ,, gue kesini pengen banget ketemu Lo ,, Lo jangan dingin dingin ,,, kata mami Lo , Lo lagi sedih ya ,, kan ada gue jangan sedih " ucapnya manja yg bikin gue jijik


" ini kantor jaga sikap mu " ucap ku


" ini kan ruangan mu , kan privasi mu ,, mana ada anak buah mu yg berani masuk sini ,, ayolah Ziga " rayu nya


" Lorie , lepaskan tangan mu ,, kerjaan ku banyak tolong tinggalkan aku ,, jika kau disini , kapan semua kerjaan ku selesei " ucap ku tegas


" ish Ziga aku tahu ini semua buat pelampiasan saja kan , karena kematian wanita itu ,, ayooo lah jangan munafik " ucap Lorie yg makin membuat ku marah


" pergi dari sini " usir ku


" Ziga , kamu kuq kasar sih , aku kesini mau ngehibur kamu "


" ayo lah Ziga ,, aku tahu kamu butuh hiburan " rayunya lagi


aku pun menelfon Yola untuk ke ruangan ku


" iya pak Ziga kenapa " ucap Yola buru buru


" usir dan seret wanita ini keluar dari ruangan ku " ucap ku ke Yola


" hah " jawab cengo Yola


" KAMU BUDEK , USIR PEREMPUAN INI DARI RUANGAN SAYA , CEPET " marah Ziga ke Yola


" eh iya " Yola pun mengerti " maaf nona , saya mohon nona meninggalkan ruangan ini seperti apa yg pak Ziga bilang " ucap Yola ke Lorie


" emang kamu siapa berani nya kamu menyuruh saya keluar dari sini " ucap Lorie menantang Yola


" maaf maaf ya nona , jika nona disini membuat keributan , mending nona keluar , silahkan pintu keluar disana " usir Yola


" berani berani nya kamu mengusir saya ,, kamu hanya karyawan berani kamu " marah Lorie


" nona yg cantik , kan saya sudah bilang ,, jika anda menimbulkan keributan , anda bisa menyeleseikan di luar ,, ini kantor tempat bekerja , boss saya juga sudah menyuruh Anda pergi kan " usir Yola dengan tenang


" gila nih cewek ngusirnya aja dengan tenang ,, emang bener bener berani dia " batin Ziga melihat ke arah sekretarisnya yg dia pikir mirip singa , tenang tapi mematikan


" emang anda siapa sih datang datang bikin mood boss saya seperti itu " tanya Yola dan nunjuk boss nya


" ck berani nunjuk gue juga , makin lama makin bikin gue gemes pengen sentil tuh mulut " batin Ziga lagi


" gue lorie calon istri Ziga ,, Lo cuma karyawan rendah aja sok ngusir gue , gue tendang juga Lo dari sini " ucap Lorie


" hmmm calon istri , jika anda calon istri , seharusnya pak Ziga gk akan mengusir anda , setahu saya seorang CEO juga gk akan memilih calon istri yg penampilannya seperti ini , baju kurang bahan dan make up kayak ondel ondel , kalo gk pak Ziga nya yg rabun atau gak mata keranjang yg mesum " sarkas Yola " ****** gue , gue ngomong paan ,, mana tuh mata pak Ziga udah melotot ke gue "


" mulut Lo , minta di sekolahin ya "


" saya sudah sekolah kuq , bahkan saya lulusan S1 cumlaud " tantang Yola


" Ziga " panggilnya manja


Ziga hanya menyentak kan jarinya mengusir Lorie


" Lo , awas Lo , gue akan bikin perhitungan ke elo , berani usir gue disini " ancam Lorie ke Yola


Lorie pun keluar dari ruangan itu


" sudah kan pak , jika sudah , saya permisi " ucap Yola pamit ke Ziga


" kata siapa sudah ,, sini kamu " ucap Ziga


" ke kenapa pak ,, ada yg bisa saya bantu , katakan pak , kan kerjaan yg dari bapak masih bnyak " ucap Yola ragu ragu


" sini " suruh Ziga


" iya pak "


" apa maksud mu saya rabun , mata keranjang mesum hah " tanya Ziga


" ah itu anu pak anu " gelagap Yola


" lucu juga kalo lagi panik gini ,, ahhh ya tuhan " batin Ziga


" apa , jelaskan " tanya ku lagi


" ahh sial gue gimana ngejelasin nya " batin Yola " gini pak , bapak kan CEO yg di hormati semua , bapak sangat perfect penampilan bapak aja kayak prince ,,, upsss ,, maksud saya gk mungkin lah bapak memilih calon istri yg seperti itu , kayak Mak Lampir gitu ,,, eh maaf Lo pak " jelas Yola yg sebenernya Ziga suka


" terus calon istri seperti apa yg baik untuk saya "


" lah kalo itu hanya bapak yg tahu , seenggaknya gk kayak yg tadi " jawab Yola


" hmmm ,, ya sudah sana kerjakan kerjaan yg saya berikan , harus selesei sebelum jam 12 " suruh ku ke Yola


" apa pak , sebelum jam 12 " kaget nya


" iya apa mau saya potong waktunya "


" gk pak , terima kasih , oke saya permisi " jawabnya yg langsung keluar dari ruangan ku


tanpa ku sadari aku pun tersenyum melihat tingkah sekretaris ku yg aku bilang unik aneh itu


ya hanya dia yg masih bisa tahan sama bentakan ku , untuk masalah kerjaan , dia sangat tanggap juga dan pekerja keras kayaknya , sebanyak apa pun kerjaan yg aku kasih , dia mampu menyeleseikan nya walau ada sedikit koreksi tapi sangat bagus


tok tok tok


"" masuk " ucap ku , dan radian lah yg masuk ke ruangan ku . " ada apa "


" saya membawa semua data data yg pak Ziga ingin kan "ucap radian sambil memberikan sebuah map


" terima kasih " ucap ku sambil mengambil map itu


" kalau begitu saya permisi pak " pamit radian


aku pun membuka map tersebut


di dalam nya ternyata terdapat CV Yola waktu melamar pekerjaan


Nama : Yolananda Wijaya


Tanggal lahir : 29 Juni 1994


Alamat : jl xxxxxxxxx ( tempat kost xxxxxxx )


status : menikah dengan 1 anak


" menikah , satu anak ,,, jadi maksudnya dia udah nikah " ucap Ziga kaget


" pasti ngawur nih anak kasih CV "


Ziga pun langsung mengingat saat tadi pagi melihat Yola dengan anak SD , Dia masih belum percaya jika Yola sudah mencapai kah ,, dari di liad badan , Yola tidak seperti ibu ibu yg sudah melahirkan , dan umur juga di rasa Ziga masih kecil kali pun dia sudah menikah , kalo di itung itung dri lulus kuliah menikah dan punya anak , harusnya anaknya masih kecil bukan seperti anak SD


siang hari Ziga ada pertemuan dengan klien , dan otomatis Yola akan ikut dengan pertemuan itu ia,


saat kerja aku gk bisa fokus karena masih memikirkan status Yola yg masih belum aku percayai ,, aku seorang pria , untuk masalah itu aku tahu ,, walau masih sesekali menikmati para ****** ,, aku masih bisa membedakan mana wanita yg single , perawan atau ibu ibu


melihat penampilan Yola ,, jauh dari kata ibu ibu beranak satu , badan yg masih kencang masih seperti gadis remaja pada umumnya


" maaf pak Ziga , apakah bapak ada masalah " tanya klien ku


" hah ,, oh tidak " jawab ku


" tidak usah khawatir ,, jika pak Ziga ada masalah , sebaiknya kita bisa bicarakan ini semua di lain waktu pak " ucap klien ku


" ah maaf jika hari ini saya mengecewakan anda "


" tidak pak , bapak mau hadir saja sudah bagus , berarti bapak masih menghargai saya " ucap klien ku lagi


" sekali lagi saya minta maaf , nanti biar asisten saya yg mempelajari proposal anda " ucap ku


" ya ,terima kasih pak Ziga "


" sama sama pak "


saat akan kembali ke kantor aku melihat Yola menerima telfon aku pun sengaja mendekat dan menguping pembicaraannya


YOLA POV


" iya halo ,, Dennis ada apa nak " tanya ku


" halo , apa benar ini dengan mama nya Dennis "


" loh anda siapa , dimana anak saya " ucap ku lagi


" gini Bu , anak anda sekarang lagi di bawa ke rumah sakit , anak ibu tadi mengalami kecelakaan , anak ibu di larikan di rumah sakit XXXX " ucap suara wanita di seberang sana


" APA KECELAKAAN " ucap ku Kaget


" sebaiknya ibu segera kemari "


tubuh ku langsung lemas saat mendengar anak ku kecelakaan


" hiks hiks hiks Dennis " ucap ku langsung mencari pak Ziga untuk pamit


ZIGA POV


" kenapa dia menangis " gumam Ziga melihat Yola


" pak Ziga , saya mohon pamit pulang , di izinkan atau tidak saya akan balik pak " ucapnya


" pulang , kamu nangis kenapa "


" maaf pak , anak saya kecelakaan , saya gk bisa balik ke kantor , permisi" ucapnya lagi dan langsung berjalan cepat ke arah pintu keluar hotel


" kecelakaan , anak ,,, jadi bener " gumamnya


ketika sejenak berfikir Ziga menyusul Yola dan mencari nya di sekitar depan hotel


saat di depan Ziga melihat Yola masuk ke dalam taxi ,, aku pun langsung memberhentikan taxi juga dan menyuruh untuk mengikuti taxi di depan ku


.....


** selamat membaca gaes