
Di dalam Ruangan Boss
Yola bener benar tidak bisa berkata banyak , dia hanya menyerah kan laporan laporan tersebut dan bicara seperlunya , karena Boss Ziga hanya menjawab Hmmmm doang
Ziga menunggu sekretarisnya bicara tapi tak kunjung bicara , sampai dia pertama kali mengeluarkan suara nya
" apa kamu tidak punya mulut sehingga tidak bicara " ucap Ziga dengan Sarkas nya
" oh maaf pak ,, sa saya..."
" saya menggaji karyawan disini karena dia bekerja bukan hanya diam saja " ucapnya lagi
" maaf pak " Jawab Yola
" hmmm ,, salin ini ini semua dan rekap , lalu kirim ke email saya ,,, cepat akurat dan tepat " ucapnya
" hah "
" apa kurang jelas saya bicara "
" tidak tidak pak ,, kalau begitu saya permisi " ucap Yola
" hmmm "
Yola pun langsung keluar dari ruangan boss nya ,,di meja nya Yola bener bener gk habis fikir sama boss nya ,, ternyata bos nya bener bener galak
" ok Yola Lo harus bertahan demi Dennis " gumamnya lirih dan langsung mengerjakan kerjaan yg di minta boss nya
12.15 WIB
" hai Yola ,, istirahat dulu ,, ini udah masuk jam makan siang loh " ajak vindi di depan meja kerja Yola
" ah duluan aja vind,, kerjaan ku masih banyak dan ini harus di dead line " jawab ku sebenernya gk enak
" ahh ,, ya sudah deh ,, semangat ya yola "
" makasih vindi "
" mau nitip sesuatu apa " tanya vindi
" eh gk usah vind ,, "
" ya udah duluan ya Yola "
" iya "
tepat sekitar jam 1 siang kerjaan Yola selesei dan dia segera mengirim semua ke email bos nya ,, setelah dirasa selesei , Yola pergi ke arah pantry kantor tersebut
" permisi " ucap Yola
" eh iya , nona siapa ? " tanya wanita paru baya di pantry tersebut
" oh saya Yola Bu , sekretaris baru disini " jawab Yola
" oh ,, nona pegawai baru toh ,, aada yg bisa saya bantu non "
" boleh saya numpang istirahat untuk makan disini Bu " ucap yola
" oh boleh non , boleh , panggil saya Bu Nani aja ,, saya Office girl disini "
" oh terima kasih Bu Nani "
Yola pun memakan bekal yg ia bawa dari rumah ,, ya dia membawa bekal karena dia juga harus berhemat , selain berhemat , dia memasak karena anaknya ,, dia memastikan anak nya makan makanan yg ia masak sendiri
setelah memakan bekal nya , dia mencari keberadaan Bu Nani lagi
" Bu Nani " panggil Yola
" iya neng , kenapa ? " jawab Bu Nani
" disini Mushola nya sebelah mana ya Bu "
" mushola " tanya Bu Nani kaget
" iya Bu , Mushola , saya belum menunaikan sholat dhuhur Bu soalnya "
" aduh neng di kantor ini gk ada mushola nya , karyawan kalo mau sholat pergi ke masjid di seberang kantor ini neng " jawab Bu Nani
" what , g punya Mushola , Astaghfirullah "
" kalo neng mau sholat ,, euum disini aja bisa kuq neng"
" oh "
" di situ bersih kuq neng ,, biasanya saya kalo gk sempet ke masjid depan , saya sholat disini kuq "
" baik lah Bu ,, terima kasih "
Yola pun pergi ke kamar mandi basah di area pantry untuk mengambil air wudhu , dan dia bener bener melaksanakan sholat di pantry ,, bagi dia ibadah g mungkin ia tinggalkan
setelah selesei beribadah , dia pun kembali ke tempat kerja nya lagi
" ah padat juga ternyata jadwalnya "
kriiinnngggg
" iya halo sekretaris Yola disini "
" cepat keruangan saya "
" iya pak " jawab Yola
Yola pun segera menuju ruangan boss nya , setelah mengetuk dan sang empunya ruangan mengizinkan , Yola langsung masuk ke ruangan tersebut
" iya pak ,, ada yg bisa saya kerjakan "
" hari ini kamu harus lembur , ada 1 laporan yg besok akan di buat untuk meeting "
" lembur pak "
" keberatan "
" menggeleng " ucap ku
" ya sudah ,, kamu boleh keluar " bicara tanpa memandang sekretarisnya
" baik pak "
\\\\\\
Yola langsung menghubungi anak nya untuk mengabari jika dirinya di minta untuk lembur hari ini .
" hallo Dennis sayang " ucap nya
"..... "
" hari kerjaan mama banyak dan harus lembur , gpp kan boy ,, maafin ya gk bisa nemenin kamu gpp kan sayang "
" ......."
" iya sayang , kamu juga hati hati berangkatnya "
" love u too boy "
dan langsung mematikan panggilannya
" ciyeee telf siapa nih pake love love an segala " goda vindi tiba tiba " pacar ya Yola "
" hmmm pacar sejati " jawab ku enteng
" wah ,, jadi pengen liad gmana pacar kamu , pasti ganteng ,, secara kamu aja cantik "
" dia ini segalanya buat ku "
" Weh , segitunya cinta banget ,, jangan 100% kalo cinta , ntar kalo di tinggal sakit " ucap vindi
" hmmm "
" iya ,, aku juga mau nyelesein nih berkas "
" semangat " ucap vindi sambil mengangkat tangannya
Yolananda POV
setelah berkutat dengan kertas dan layar komputer , akhirnya jam 5 pun datang ,, karyawan yg lain udah pada bersiap pulang , tapi Aku sebagai sekretaris baru dan udah mendapat perintah lembur hanya bisa pasrah .
proposal untuk meeting besok pun sudah di depan mata , aku harus mempelajari nya semua , untung nya aku lulusan manajemen ,, jadi untuk seperti ini saya gk kaget
" kayaknya harus aku perbaiki sedikit nih proposal ,, kalo hanya seperti ini ,, mana bisa gaet pasar produksi " gumam ku pelan
karena saking asiknya menatap komputer , aku baru sadar di lantai ini hanya tersisa aku dan bos galak ku yg lagi mengerami kursinya di ruangan nya .
aku mengedarkan pandangan ku ke segala arah , ternyata sepi juga , karena pada dasarnya aku cuek jadi masa bodo jika ada apa apa
tak terasa waktu magrib pun tiba , aku rehat sebentar . saat ini aku memilih pantry untuk tempat istirahat walau sepi , tapi disini cukup nyaman jika untuk sekedar sholat
" ok kopi ,, udah lama gk ngopi " sambil menyeduh kopi di gelas
setelah menyeduh , aku meninggalkan kopi di meja pantry dulu , dan masuk ke kamar mandi basah di pantry untuk mengambil air wudhu
Ziga POV
dia mencoba menelfon sekretarisnya , tapi g ada jawaban dari meja Yola , akhirnya dia keluar dari ruangannya
saat di depan, Ziga melihat meja kerja Yola kosong
" ck , pantes aja g di angkat , kemana tuh cewek " gumamnya lirih
Ziga mencari sekretarisnya di ruangan staff tapi g ada juga
" baru kerja sehari aja sudah mangkir dari kerjaan ,, si Vina dapat dari mana itu karyawan "
Ziga pun akhirnya pergi ke pantry , untuk membuat kopi untuk diri nya karena dia tahu OG / OB jam segini pasti udah pulang , terpaksa dia harus membuat nya sendiri
saat masuk ke dalam pantry , dia melihat disana udah terhidang 1 gelas kopi , tapi Ziga gtw siapa yg berada di pantry tersebut
dia juga mendengar gemericik air dari dalam kamar mandi di pantry tersebut
tak lama Yola keluar dari kamar mandi tersebut ,
" loh Bapak , ke kenapa bisa disini "
" pantes aja di cari gk ada , ternyata lagi santai disini "
" aduh pak , maaf sebelumnya , pertama saya gk sedang nyantai ,, saya kesini hanya ingin menunaikan kewajiban saya , dan mau buat kopi " ucap ku sedikit berani
" seengakknya tidak meninggalkan pekerjaan yg belum selesei "
" saya sudah selesei , hanya tinggal ngirim email ke bapak saja kuq "
" jangan bohong , saya tidak suka hasil kerja yg g tepat" ucap Boss Ziga
" bapak bisa cek aja kuq di email" jawab ku
" ok ,, sekarang kembali ke meja sana "
" eh , pak izin kan saya menunaikan kewajiban saya dulu "
" kewajiban , kewajiban mu kan menyeleseikan pekerjaan " ucapnya seenaknya
" bukan kewajiban dunia pak , tapi akhirat saya " jawab ku
Ziga langsung memperhatikan Yola
" maksud mu "
" aduh bapak , ini kan sudah masuk magrib ,, saya izin sholat dulu ya pak ,, "
" oh "
" ya sudah , kalo gitu permisi saya mau lewad dulu pak" ucap ku
" lewad lewad aja "
" pak itu sempit loh ,, saya sudah wudhu pak , kalo lewad situ dan disitu ada bapak , takutnya kita bersentuhan pak "
" hah !!! " maksud mu
" nanti wudhu saya batal pak , kan bukan muhrim bapak "
" ..... " menyeduh kopi nya dan pergi dari pantry .
" lah " ucap ku saat bos Ziga keluar dari pantry
" boss yg aneh "
setelah menunaikan sholat , Yola kembali lagi ke meja tempat kerjanya dan meneruskan kerjaan nya yg emang tinggal sedikit .
saat ini Yola sedang di ruangan bos nya
" pak Ziga , semua materi sudah saya rangkum dan semuanya sudah selesei , besok hanya tinggal menyerahkan proposal ini saja " jelas ku ke bos Ziga
" ok ,, taruh saja di brankas itu " suruhnya
" baik pak " jawab ku
dan tepat pukul 7 malam , aku bisa pulang , di parkiran aku langsung membawa motor ku untuk segera pergi dari gedung itu , karena aku sangat merindukan pria kecil ku di rumah
untung saja tempat kost dan kantor hanya 30 menit saja , sesampainya di kost , aku langsung mencari pria kecil ku
" Dennis " panggil ku di kamar kost ku
" maaa " jawabnya , yg keluar dari kamar sebelah kamar ku
" ucchh mama kangen banget hari ini sama kamu " ucap ku sambil membelai pipi anak semata wayang ku
" mama pasti capek ,, istirahat yuk ma " ajak anak ku
" ahh iya ,, " ucap ku
" eh mbak Mita , saya sangat berterima kasih udah bantuin saya menjaga Dennis" ucap terima kasih ku pada tetangga kost ku
" sama mbak ,, tenang aja , aku sama suami saya gk keberatan kalo Dennis maen " jawab Mita tetangga ku
" ya sudah saya masuk dulu ya mbak Mita " pamit ku
" iya mbak Yola silahkan "
di dalam kamar kost Yola
" sayang gmana sekolah kamu hari ini " tanya ku ke anak ku
" baik baik aja kuq ma , tadi Dennis dapat PR tapi udah Dennis kerjakan "
" mana coba mama liad "
" ok wait ma , Dennis ambilin dulu ,, nanti mama yang koreksi ya "
" iya sayang "
setelah mengoreksi pekerjaan rumah anak ku , aku segera membuatkan segelas susu untuk Dennis .
" ini kami minum susu dulu ya sayang , habis itu tidur soalnya udah malam "
" makasih ma " ucap nya sambil menerima segelas susu yg berakhir di tenggorokan dia
tak lama setelah itu , Dennis benar benar sudah tertidur di pelukan ku , aku mengamati setiap inchi wajah anak ku , wajah yg benar benar mirip dengan seseorang yg aku rindukan yaitu Alm. Suami ku yaitu mas Peter
ya Dennis benar benar mewarisi wajah suami ku , dari mulai mata , hidung , bibir semua diturunkan dari suami ku
" mas , anak kita udah semakin besar , dia mirip sekali dengan mu ,, kami merindukan mu mas " batin ku sambil melihat foto suami ku yg terpajang di dekat tempat tidur ku .
" aku kangen mas , bisakah kamu hadir di mimpi kami mas " batin ku
tanpa terasa sebulir kristal bening jatuh dari kedua mata ku ,, mungkin ini sudah jadi tangisan yg beribu kali ,, di saat aku merindukan mendiang suami ku , aku benar benar menjadi sangat rapuh .
karena hanya suamiku dulu yg aku punya , setelah kedua orang tua ku meninggal saat aku SMP , dan aku harus tinggal di panti asuhan , saat SMA aku bertemu dengan suami yg ternyata kakak kelas ku .
setelah lelah menangis , aku pun menyusul anak ku untuk menyelam ke dunia mimpi .
🌻🌻🌻🌻🌻🌻