Single Mother

Single Mother
4



💢💢💢


Seperti biasanya aku berangkat ke kantor sangat pagi sekali dan memulai pekerjaan pagi pagi , karena aku gk ingin terkena marah lagi oleh boss ku yg super galak itu


dan tepat pukul 09.00 WIB , si boss galak itu datang dan berjalan langsung masuk ke dalam ruangannya , aku pun bersiap siap memberikan semua laporan laporan untuk dia .


dengan nyali 100% , aku mengetuk pintu ruangan nya


tok tok tok


" masuk " suara dari dalam sana


aku pun masuk dan langsung to the point niat ku


" pak ini semua laporan penjualan dan laporan keuangan perusahaan bulan kemaren " ucap ku


" ya ,, taruh saja di situ "


" iya , ehmmm pak " suara ku


" ada apa "


" jadwal bapak untuk hari ini, nanti siang jam 2 bapak ada pertemuan dengan klien dari PT angkasa grup "


" ya sudah nanti kamu temani saya menangani klien itu dan sekalian meninjau langsung penjualan barang yg sedang launching di mall xxx "


" oh iya pak , ada lagi yg bisa saya bantu " ucap ku


" tolong buat kan saya kopi " suruhnya kepadaku


" baik lah , mohon di tunggu, permisi " aku langsung keluar dan turun ke bawah ke pantry untuk membuat kan boss galak ku secangkir kopi


pantry


" pagi neng Yola " sapa OB disana


" pagi pak "


" ada yg bisa saya bantu neng " tawarnya


" oh tidak usah pak , saya hanya membuat secangkir kopi saja kuq "


" oh , beneran gk ingin di bantu "


" tidak usah pak takut ngerepotin bapak ,, bapak juga lagi sibuk itu , nyeduhin banyak teh " jawab ku


" hahaha eh iya juga ya neng "


cukup hanya 15 menit aku sudah selesei membuatkan secangkir kopi untuk boss galak ku , setelah itu aku kembali ke area kerja ku , dan aku memberikan secangkir kopi tersebut .


" taruh saja " ucapnya dingin sambil serius menatap layar laptop nya


" iya ,, jika membutuhkan sesuatu lagi ,, panggil saya saja pak ,, saya permisi " aku pun langsung keluar dari ruangan menegangkan itu dan kembali ke tempat meja kerja ku dan melanjutkan pekerjaan ku .


12.05 WIB


setelah menunaikan ibadah sholat dhuhur aku bergegas untuk kembali ke lantai dimana meja kerja ku terletak ,, dan saat itu aku kaget di depan meja kerja ku sudah ada pak Ziga berdiri dengan tangan yg di lipat di dada


" akan berapa ini , dari mana saja kamu "


" eh pak Ziga ,, emm " jawab ku gk siap


" kamu tahu aku sudah membuang waktu 5 menit ku menunggu kamu ,, kamu gk lupa kan sama omongan ku tadi " ucapnya


" enggak pak ,, maaf pak tadi saya nyempatkan sholat dulu takutnya waktu dhuhur saya gk keburu pak "


" kan masih ada waktu " ucapnya lagi


" gk baik pak menunda sholat , kalo nanti saya ada apa-apa di jalan terus saya meninggal dan saya belum sholat gimana saya masuk surga pak nanti " jawab ku lirih


" ya sudah lah ,, cepat ikut saya ,, kita akan meninjau langsung produk baru yg kita jual " ucap Ziga langsung jalan begitu saja


dan mau gk mau aku mengikuti pak Ziga di belakangnya ,, saat di parkiran assiten pak Ziga sudah menunggu di mobil , assisten ya sudah membukakan pintu untuk Ziga masuk ke dalam mobilnya


aku pun segera masuk ke dalam mobil dan duduk di depan .


" pak Radian , siang ini pak Ziga akan meninjau langsung penjualan produk baru di mall xxx , jadi kita segera langsung kesana " ucapku kepada asisten radian


" baik lah " jawab asisten pak Ziga


di dalam sangat sunyi , dari kami bertiga tidak ada yg berani buka suara lagi ,, tak lama akhirnya kita semua sampai di mall xxx


kami bertiga langsung masuk ke gerai di mana produk terobosan elektronik dari perusahaan ini di jual , aku mendampingi pak Ziga dan bersama manager toko tersebut .


sekitar pukul 1 lebih , pak Ziga mengajak sekalian makan siang , walau dia dingin ternyata dia masih berperikemanusiaan juga , karena sebenarnya perut ku sudah gk bisa di ajak berkompromi menahan lapar , karena tadi pagi aku melakukan sarapan ku .


" pesan kan saya Apple jalappeno smoke ribs dan lemon juice " ucap pak Ziga


" baik pak , kalo pak Radian " tawar ku


" salmon grill lemon sauce dan air putih saja "


" mbak catat pesanan boss saya dan asistennya "


" kamu , pilih lah sendiri kamu mau makan apa " ucap pak Ziga


" iya pak , dan saya pesan ini ya mbak , minum nya air putih hangat saja " ucap ku ke pelayan itu


" silahkan di tunggu pesanan anda tuan tuan dan nyonya " jawab pelayan resto itu


tak lama pesanan kita sudah datang


" kenapa kamu memesan itu " tanya pak Ziga


" kenapa pak , apa saya salah memesan ini " jawab ku


" di restoran ini kan banyak menu western kenapa kamu memesan nasi goreng " tanya pak Ziga lagi


" nah itu pak saya kan gk biasa makan makanan western , lidah saya kan lidah Indonesia pak ,, lagian saya tidak tahu menu menu yg ada di buku tadi ,, yg saya tahu tadi nemu Friedrice ya sudah saya pesan itu " jawab ku


" sekretaris yg unik yg pernah boss miliki ,, " Batin asisten Radian


" cewek aneh , padahal dimenu bnyk makanan yg mahal mahal , kenapa dia hanya memesan nasi goreng " pikir Ziga dalam hati


" pak Ziga , maaf ya pak ,, ini udah setengah 2 loh pak ,, nanti jam 2 bapak ada pertemuan dengan klien , bisa kah kita mengisi perud dengan segera " ucap ku berani


" haft , ya sudah lah serah kamu saja , selamat makan " ucap pak Ziga


kita bertiga pun langsung menikmati makan siang ini


" hei apa itu enak " tanya pak Ziga tiba tiba


" pak di larang bicara saat makan " jawab ku


" hah bahkan dia berani menjawab ucapan boss ,, sungguh unik " batin Radian


tanpa aba aba Ziga menukar piring makanannya dengan Yola


" pak Ziga " kaget ku


" habis kan makanan itu , aku akan menghabiskan makanan ini " ucap Ziga yg langsung memakan nasi goreng ku


" ahh nasi goreng ku " ucap ku lirih menatap nasi goreng ku


" hah apa aku mimpi , boss Ziga bertukar makanan ,, ya tuhan pasti akan ada badai ini mah " batin Radian kaget melihat boss nya yg sedikit aneh siang ini


" habis kan daging itu, jika itu tidak habis , kamu yg akan ku suruh bayar ini dan gaji mu aku potong " ucap Ziga dengan nada serius


" what , di potong , membayar ini semua " ucap ku kaget


" kenapa " tanya Ziga lagi


" mau membayar ini dan gaji mu say potong "


" tidak pak tidak , jangan di potong pak ,, oke oke saya akan habiskan " aku pun terpaksa memakan daging bakar di depan ku ini


setelah menyeleseikan makan siang ,, aku dan pak Ziga menemui klien gk jauh dari mall tersebut dan pak Radian juga ikut di samping pak Ziga


dalam perjalanan balik ke kantor , aku mencoba mengirimi pesan lewad WA


📱 : sayang maafin mama , baru bales pesan kamu ! kamu lagi apa sekarang ?


📱 : mama sibuk ya ,, semangat ma ,, ini Dennis baru selesei mengaji ma , Dennis di kamar kuq ma lagi mengulang pelajaran tadi


📱 : Alhamdulillah kalo udah ngaji ,, iya seharian kerjaan mama banyak ,, maaf ya ,, ya sudah kalo gitu Dennis hati hati di kamar ,, mama gk lembur kuq


📱 : siap ma , ma Dennis boleh minta ice cream gk nanti kalo mama pulang , euumm kalo gk boleh juga gpp


📱 : boleh , tunggu mama pulang ya ,, emmmuuaaacchhh kesayangan mama


📱 : love u too mama 😘😘


aku pun senyum melihat handphone tepatnya membaca balasan WA dari anak ku


" selain aneh apa kamu punya penyakit gila " ucap suara laki laki di belakang ku


" ah pak Ziga ,, maaf , saya masih normal kuq , tenang aja saya gk gila " jawab ku enteng


" saya gk suka punya sekretaris gila , kalo kamu tahu " ucapnya lagi


" tenang saja saya normal people kuq , kalo saya gila , saya gk berada disini ,, saya harusnya di RS JIWA kan ,, " jawab ku sambil nyengir ,, karena suasana hati ku emang lagi bahagiah , semua karena Dennis anak ku


" Radian cepat kamu bawa mobilnya " suruhnya ke asisten pribadinya


" baik pak Ziga " jawabnya


sekitar pukul 5 sore kami baru balik kantor , aku pak Ziga dan pak Radian langsung berjalan ke lift untuk menuju ruangan kerja kami


sampai sana kami langsung menuju meja kerja masing masing ,, para staff keuangan dan dan manager keuangan sudah bersiap untuk pulang , karena memang sudah waktunya pulang .


seperti biasa Vindi menghampiri ku dan menyerahkan laporan kerja nya


" Yola ,,, nih laporannya ,, Yola , gue balik duluan , ninggalin Lo gpp kan " ucap vindi


" makasih Vind , eh gpp , lagian ini sisa sedikit kerjaan ku " jawab ku


" makasih ya Yola , kapan kapan aku akan maen kosan mu , kangen Dennis mu " ucap nya sambil tersenyum


" iya iya , tapi jangan kepincut sama Dennis ya " jawab ku sambil tertawa


" hahaha bibit unggul soalnya , perfect kalo di kata dia udah jadi laki dewasa " ucap vindi yg bikin aku geli membayangkannya


" hahaha sayang nya dia hanya pria kecil berumur 6 tahun hahahaha " timpal ku


" hahaha , ya sudah aku balik dulu say ,, kamu pulangnya hati hati " ucap vindi pamitan


" iya , kamu juga bawa mobilnya hati hati " jawab ku


sekitar jam 05.30 kerjaan ku selesei , aku mau berpamitan dengan boss untuk izin pulang , karena yg aku lihat dia masih berada di ruangannya


tok tok tok


" masuk " perintahnya


" pak Ziga " ucap ku


" kenapa " jawabnya tanpa menoleh


" pak saya izin pulang duluan boleh kan , pekerjaan saya sudah selesei sudah saya kirim ke email bapak " cerocos ku kepada boss galak ku


" hmmm " jawabnya


" jadi gimana pak " tanya ku lagi


" ya " ucapnya dingin


" makasih pak Ziga ,, pak Ziga juga jangan pulang malam malam ,, nanti keluarga nya rindu loh ,,, permisi" ucap ku sambil tersenyum dan langsung keluar dari ruangan boss ku


" what ,, cewek aneh , sok mengingatkan keluarga " batin Ziga sambil melihat kepergian sekretaris nya yg langka itu


Sekitar pukul 20.00 WIB Ziga tidak pulang ke apartment nya melainkan dia mendatangi teman teman nya di club' yg biasa Ziga nongkrong dengan teman temannya


" datang juga loh zig " ucap Ali salah satu teman Ziga


" iya lah , gue lama juga kagak minum ,, kerjaan gue banyak butuh hiburan gue " jawab Ziga sejenak nya


" tapi jangan sampe mabok ,, Lo resek kalo mabok , ngarti " ucap Galen teman Ziga lagi


" Lo sendirian kan , apa sama asisten Lo " tanya Ali


" sendirian , asisten gue ada di mobil , mana mau dia di ajak minum minum " jawab Ziga


" hahaha iya lah kan dia bukan kayak elo " ucap Galen


" mau gue sewain cewek gak gaes " tanya Ali


" jangan macem macem ,, gue anti jal*ng liar " jawab Ziga


" oke oke selow" ucap Ali , dan Galen hanya geleng geleng melihat kelakuan kedua temannya itu


saat menikmati minuman dan dentuman music Ziga di dekati oleh 1 cewek , yg berpakaian sangat minim


" hai Ziga ,, mau turun " sapa dan ajak cewek tersebut


" makasih " jawabnya dingin


" oh ayolah zig , temani gue , sudah lama Lo gk nikmatin hidup kan " rayu cewek tersebut


" maksud Lo apa Stella "


" sudah lah zig lupain cewek munafik itu lagian dia juga udah mati kan " ucap Stella


" pergi dari hadapan gue "


" ayolah zig ,, Lo sampe kapan inget dia ,, Lo gk pernah liad gue , , gue yg ada di samping Lo dari kecil "


" pergi Stella ,, " ucap Ziga menahan marah


" Ziga , bener kata wanita disini emang Lo pria ***** ,, hanya karena jal*ng itu Lo jadi kek gini ..." ucap Stella meninggi


plaaakkkkk


Ziga tanpa sadar menampar wajah Stella


" akkhh " stela yg tersungkur di meja bar milik Ziga . "Lo gila Ziga Lo gila , Lo emang monster " ucap Stella sambil memegangi pipi nya


" ziga ,, gila Lo Stella cewek bro " ucap Ali


" gue udah peringatan ke dia sebelum amarah gue muncak ,, gue gk akan segen segen berbuat kasar untuk orang yg menghina Anindya gue " ucap Ziga dan langsung meninggalkan club' itu


Ziga mencari asistennya yg berada di mobil nya , dengan setengah kesadaran dan amarah yg masih menguasai nya


" jalan ke apartemen " ucapnya dingin


asisten nya pun sudah tahu perangai boss nya tersebut , dia pun langsung mengantarkan boss nya ke dalam apartemen Ziga


sesampainya di apartment Ziga langsung pergi ke tempat privasi nya , sebuah ruangan kerja nya , disana dia meneguk minumannya lagi , sambil memandangi foto seseorang


malam itu , Ziga hanya ingin melupakan semua kejadian hari ini dengan alkohol sampai Ziga sudah mabok di ruangan tersebut


.....


**selamat membaca


aku mencoba membagi waktu untuk menulis disini dan di novel online sebelah ,,


jadi tolong maklumin ya


tapi aku tetep akan berusaha menulis ini


tungguin ya**