
"Menikah dengan Jason??" kata Lee dengan lidah yang begitu kaku, ia tercegat dengan kata kata Lee.
" Bukankah itu yang kamu inginkan??" kata Lea berbalik bertanya
" Kamu begitu menginginkan aku kembali pada Jason dan sekarang aku akan melakukan nya" kata Lea dan sepertinya perkataan Lee sudah menjadi Boomerang untuk dirinya sendiri.
" Aku tau, aku minta maaf Lea, aku tahu saat itu begitu egois dan meninggalkan kamu begitu saja" kata Lee dengan wajah yang penuh dengan penyesalan.
" Aku sudah melupakannya, dan aku harap kita tidak akan bertemu setelah ini" kata Lea
Lea kemudian melangkah, langkahnya begitu berat untuk meninggalkan Lee yang berdiri disana, dengan sekuat tenaga Lea pun melangkah dan kembali menunjukkan kamarnya.
" Hiks..."
Lea menangis di depan pintu kamarnya dan ia terduduk dengan tangisan yang begitu memilukan.
Dian yang sedang merebahkan tubuhnya disamping Leandra terkejut saat mendengar suara tangisan dari Lea. Dengan cepat ia bangkit dan menghampiri Lea.
" Ada apa Lea" tanya Dian yang kaget melihat Lea terduduk sambil menangis
" Dia pantas menerimanya...dia pantas" Isak Lea
"Siapa?? Lee??" kata Dian lagi
"Mengapa aku bertemu dengan laki laki itu, aku membencinya sekarang"
Dianpun langsung memeluk sahabatnya itu, dia berusaha untuk menenangkan Lea yang kelihatan nya begitu terpukul.
Setelah Lea lebih tenang dan bisa menguasai dirinya, Dian membujuk Lea untuk duduk di sofa dan menceritakan apa yang sudah terjadi.
" Ada apa?? apa Lee menyakiti mu lagi??" tanya Dian dan Lea menggelengkan kepalanya.
" Lalu apa??" tanya Dian lagi.
" Dia...Lee mengatakan bahwa ia masih mencintaiku" kata Lea dengan suara bergetar sampai Dianpun merinding mendengar nya.
" Lee mengatakannya??" ulang Dian dan Lea mengangguk perlahan.
" Bukankah itu bagus, kau bisa kembali bersama dengannya dan merawat Leandra sebagai orang tua yang lengkap. Apa dia tahu bahwa Leandra adalah anak kalian??" tanya Dian lagi
" Ya ampun Lea, seharusnya Lee berhak tau kalau Leandra adalah anak kalian, aku harus bersikap adil padanya"
" Aku bingung Di, di satu sisi aku sudah berjanji pada Jason dan di sisi lain Lee kembali, kepalaku benar benar meledak sekarang" kata Lea sambil meremas rambutnya.
Dian hanya terdiam mendengar keluh kesah Lea, ia juga bingung harus berkata apa.
" Jujurlah pada hatimu Lea, jangan biarkan ia terluka lagi, sekarang keberuntungan sedang memihak padamu dan kau tinggal menentukan pilihan" kata Dian
" Kau benar...aku benar-benar harus memikirkan nya, sekarang aku ingin istirahat dulu ya, dan besok pagi kita harus segera pergi dari sini, tolong kamu jadwal ulang tiket kita untuk kembali'
'' Baiklah, apapun untuk mu Lea"
Leapun masuk segera menghampiri Leandra yang sedang tertidur pulas di ranjang, Lea mengelus rambut gadis kecilnya itu dan menciumi pipinya beberapa kali
" I love u nya little princess" kata Lea dengan perlahan, Ia kembali mengingat permintaan Leandra yang ingin memiliki sosok ayah.
Airmata Lea kembali mengalir, ia mendekap putri kecilnya itu.
" Ibu akan wujudkan sayang, ibu akan segera menikah agar kamu segera mendapatkan apa yang kamu ingin kan"
Lea memejamkan matanya dan tidak butuh waktu lama, ia pun langsung tertidur bersama dengan Leandra.
Berbeda dengan Lea, Lee semakin gelisah saat Lea mengatakan ia akan segera menikah dengan Jason.
" Tidak...tidak boleh" kata Lee sambil menepuk meja, ia terlihat sangat frustasi sekarang.
" Aku yakin gadis kecil itu adalah putriku, aku bisa merasakan ikatan yang begitu kuat dengannya bahkan kami memiliki tanda lahir yang sama"
Lee kembali memikirkan cara bagaimana agar ia bisa menahan Lea untuk membuktikan bahwa Leandra adalah putrinya.
" Dian...ya dia pasti tau segalanya tentang Lea dan Leandra, aku harus menghubungi dia, aku yakin dia pasti akan membantu ku"
Segera Lee meminta Tom untuk menghubungi Dian dan ia ingin segera bisa melakukan pertemuan dengan sahabat Lea yang satu ini.
Jangan lupa like komen dan vote ya,....Love u para readers semuanya.....