Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 38



Sejak kejadian pada malam anniversary Lea dan Lee yang pertama sikap Lee menjadi sangat dingin kepada Lea. Ia sengaja lebih banyak menghabiskan waktu dikantor dari pada dirumah dan Lea benar benar begitu sedih dan tersiksa dengan hal ini.


Seperti biasa Lea yang sudah mulai jenuh dengan sikap Lee yang suka berubah dan dingin itu mulai mencurahkan isi hatinya pada Dian. Kali ini Lea sengaja mengajak Dian kesebuah cafe untuk mencurahkan segala isi hatinya.


'" Ada apa sih Lea?? kamu ini galau mulu" kata Dian


" Entahlah Di, aku punya firasat buruk tentang pernikahan ku ini" kata Lea sambil menatap kosong ke arak depan


" Firasat apa?? " tanya Dian


Akhirnya Lea menceritakan semua kejadian yang ia alami bersama Lee dimalam anniversary mereka termasuk saat Lea dan Lee berciuman. Dian mendengar kata kata Lea dengan mulut menganga, terbayang di matanya bagaimana cara Lee yang tampan itu mencium Lea sahabat nya.


" So sweet.. akhirnya kalian ciuman juga" kata Dian dengan nada gembira namun Lea justru sedih karena insiden itu justru Lea semakin jauh dari Lee


" Seharusnya itu tidak terjadi Di" kata Lea dengan penuh penyesalan, ia benar benar menyesal telah meminta sesuatu hal yang membuat Lee menjadi dingin kepada nya.


" Well semuanya telah terjadi, tapi ngomong ngomong ciuman Lee pasti sangat menantang kan Lea??'


" Kamu ini bukannya simpati malah memikirkan masalahnya ciuman" kata Lea dengan kesal, ia kemudian meminum jus buah untuk menenangkan hatinya.


''Aku serius..apa kalian cuman ciuman aja?? atau jangan jangan kalian sudah..." Dian tidak melanjutkan kata kata nya karena ia tahu Lea sudah mengerti maksud dari Dian.


Lea kembali teringat dengan kejadian malam itu, saat mereka berciuman dengan mesra bahkan Lee sudah mulai menyentuh seluruh tubuhnya dan bahkan Lee hampir membuka Lingerie yang ia gunakan..


' Hampir...kami hampir melakukan nya, sayang nya Lee mengakhiri nya terlebih dahulu"


Ada gurau kekecewaan dan kesedihan di wajah Lea, ia yang sebenarnya yang sangat menginginkan hal itu tapi sepertinya Lee tidak menginginkan hal itu.


" Aku malu Di, aku seperti wanita yang tidak punya harga diri" kata Lea


Dian juga menarik nafas panjang, sungguh merasa sangat kasihan pada Lea, ia tidak menyangka Lea akan menjalani kehidupan yang begitu rumit dan memprihatinkan.


" Kamu harus kuat Lea, aku yakin suatu saat nanti Lee akan menjadi milik mu seutuhnya" kata Fian memberikan kekuatan pada Lea


" Sampai kapan?? aku tidak tahu sampai mana batas kekuatan dan kesabaran ku" kata Lea dan kini air matanya mulai menggemari dikedua mata indahnya


" Sudahlah Lea, jangan sedih begitu aku tidak mau kamu menjadi wanita yang lemah" kata Dian


" Aku sudah lemah...aku lemah karena sudah jatuh cinta pada laki laki sedingin Lee"


Dian diam saja, dia akhirnya membiarkan Lea menangis dipelukannya, membiarkan Lea meluapkan segala kekesalan dan kemarahan atas semua keadaan yang memberikan nya menjadi lemah dan tidak berdaya.


" Kamu kuat Lea, aku tahu kamu kuat jangan menyerah, anggap saja Lee adalah garis finis yang akan kamu menangkan dan aku sangat yakin Lee juga mencintai mu" kata Dian


" Aku tidak percaya Lee juga mencintai ku, sepertinya perasaan ini hanya akan bertepuk sebelah tangan" kata Lea


" Tidak..kamu ingat kejadian di taman kemarin?? kamu ingat bagaimana marahnya Lee saat melihat kamu dengan laki laki lain??"


" Iya aku ingat, tapi apakah kejadian itu cukup untuk membuktikan bahwa Lee benar benar mencintai ku??"


" Kalau aku menilai itu lebih... lebih dari cukup"


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u