
Semalam dekat pernikahan Lea dan Jason, semakin Lea tidak nyaman, apalagi belakangan ini Lea malah lebih sering mengkhayal.
Hari ini adalah hari terakhir Lea menjadi seorang janda karena besok pagi Lea kan menyandang status sebagai nona Jason.
Lea sedang ada dikamar untuk membuat hena ditangannya dan ini adalah perintah Jason, ia ingin Lea benar benar sempurna di hari pernikahan mereka.
Lea memang tidak terlalu mengambil pusing mengenai persiapan pernikahan mereka karena yang melakukan semuanya itu adalah Jason. Tidak ada campur tangan Lea selama persiapan pernikahan mereka karena Lea sudah mempercayakan hal tersebut pada Jason.
" Lea apakah kamu sudah siap??" tanya Lea lada dirinya sendiri saat ia sedang bercermin
" Aku harus siap, aku akan menjadi nyonya Jaosn besok"
Rasa sesak menghampiri Lea seketika, tubuhnya bergetar saat membayangkan dirinya akan menjadi istri dari Jason
" Ya Tuhan sepertinya aku masih ragu dan mengapa bayangan Lee semakin kuat di dalam pikiran ku" kata Lea, ia mencoba mengatur nafasnya agar tidak merasa sesak
" Apakah anda sakit nyonya??" kata Wanita yang sedang menghiasi tangan Lea,
" Aku perhatikan sejak tadi anda begitu gelisah??"
" Tidak, aku baik baik saja aku hanya terlalu bahagia" kata Lea sambil tersenyum, ia begitu menetralkan wajahnya agar terlihat biasa saja.
" Hal itu biasa dialah oleh pasangan pengantin nyonya, hanya saja aku sedikit kesulitan karena tangan anda terus saja berkeringat"
" Aku minta maaf" kata Lea
Malam ini mata Lea tidak bisa terpejam, jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam tapi Lea tidak bisa memejamkan matanya.
Lea berputar ke kiri dan ke kanan membuat Dian yang sengaja tidur dengan Lea dan Leandra ikut terbangun.
" Ada apa Lea??" tanya Dian sambil mengucek matanya
" Maaf " kata Lea
Setelah kesadaran Dian kembali, Dian melihat Lea yang sedang duduk di tepi ranjang.
" Kamu harus tidur Lea karena jam 04.00 pagi kamu harus dirias" kata Dian
"Aku tidak bisa tidur Di, entah kenapa hatiku tidak merasa tenang"
" Kenapa?? bukankah ini yang kamu inginkan??" kata Dian lagi
" Iya...tapi aku.." Lea tidak bisa melanjutkan kata kata nya
" Sudahlah Lea tidak ada gunanya membahas hal itu sekarang, besok kamu sudah menikah dan tidak ada yang perlu kamu khawatir kan"
" Tapi..."
" Tapi apa?? ingat semua demi Leandra, bukankah hal itu yang selalu kamu katakan, jadi nikmati saja".
" Lebih baik kamu tidur sekarang,jangan sampai besok kamu tepar kerena kekurangan Istirahat"
Leapun mencoba menutup matanya, ia tidak ingin membuat Dian khawatir.
Pagipun kembali datang, saat Lea sudah berada di ujung kantuknya justru ia harus terbangun karena para perias sudah dan akan melakukan tugasnya.
" Ya Tuhan aku benar benar pusing sekarang" kata Lea sambil memijit keningnya, iapun membuatkanku pintu kamar dan melihat dua perias yang datang bersama dengan Jason.
" Apa kau sudah siap,??" tanya Jason dan Lea hanya mengangguk pelan.
" Sial aku malah ingin tidur sekarang" kata Lea sambil menggaruk kepalanya.
" Aku mandi dulu" kata Lea, Iapun segera menyambar handuk dan segera membasuh dirinya..
Cukup lama Lea di kamar mandi sampai Jason harus mengetuk pintu mandi agar Lea segera keluar.
" Iya aku segera keluar" sahut Lea dari dalam kamar mandi
Begitu Lea keluar aroma bunga mawar langsung menyeruak, wangi tubuh Lea langsung membuat darah Jason mendidih.
" Aku sudah siap" kata Lea yang memang tampak lebih segar
" Baiklah aku tunggu kamu di altar dan ingat malaikat kecil Kita juga harus tampil sempurna hari ini" kata Jason, iapun pergi untuk mempersiapkan dirinya.
Selama Lea dirias dia hanya diam saja, tidak ada permintaan khusus ataupun hal hal yang disampaikan oleh Lea.
" Mbak apa ini sudah cocok??"
Lea melihat dirinya di tampilan cermin dan ia melihat dirinya yang begitu cantik dengan makeup yang tidak terlalu berat.
" Bagus, aku suka" kata Lea
" Baiklah sekarang lebih baik kita langsung pakaikan bajunya"
Lea menurut saja apa yang dikatakan kepadanya, tanpa banyak tanya iapun mengenakan gaun yang menurutnya super mahal.
" Sempurna" kata Dian tiba tiba, rupanya Dian dan Leandra sudah bangun dan melihat Lea yang sudah cantik bak bidadari.
" Mommy cantik sekali" kata Leandra, iapun berlari kepelukan ibunya.
" Sayang kamu langsung mandi ya, nanti kamu juga harus cantik sama dengan mama"
" Yeiiiii" Leandra bersorak kegirangan dan dengan cepat ia langsung menuju ke kamar mandi bersama dengan Dian.
Jangan lupa like komen dan vote ya,....Love u para readers semuanya.....