
Lea menggeliat dibalik selimut tebal, ia masih merasa nyaman untuk tidur padahal jam sudah menunjukkan jam 07.30 pagi.
Lea akhirnya terbangun saat ia hendak merasakan ia ingin buang air kecil. Lea dengan perlahan membuka matanya dan ketika ia sudah mulai sadar sepenuhnya ia baru menyadari bahwa tubuhnya masih dalam keadaan polos.
" Ya ampun" kata Lea melihat tubuh polosnya dan ia menolehkan kearah samping ternyata Lee sudah tidak ada disamping nya.
" Kemana dia??"
Lea kemudian melihat kearah jam dinding dan alangkah kagetnya ia melihat kamu sudah hampir menunjukkan pukul 08.00 pagi.
"Ya Tuhan pantas saja mas Lee tidak ada, dia pasti sudah dikantor saat ini".
Dengan cepat Lea kemudian bergeser ketepi ranjang dengan selimut yang membalut tubuhnya dan saat kakinya menyentuh lantai dan ia mencoba berdiri tiba tiba saja Lea merasakan Nyeri yang teramat sangat dibagian sensitif nya
" Ya ampun, ini perih sekali"
Lea akhirnya berjalan dengan perlahan dan tertatih tatih ke kamar mandi. Begitu sampai dikamar mandi, Lea pun duduk di clothes dan kemudian Ia buang air kecil dan kali ini Lea juga merasakan perih yang teramat sangat.
" Awwwww" rintih Lea sambil mengepal kedua tangannya.
" Ini perih sekali, lebih baik aku berendam dengan air hangat agar rasa sakitnya berkurang" kata Lea pada dirinya sendiri.
Akhirnya Lea memilih untuk berendam dengan air hangat untuk mengurangi rasa sakit yang melanda seluruh tubuhnya terutama bagian bawahnya.
Setelah berendam hampir satu jam,Lea merasa rasa sakitnya berkurang, Leapun akhirnya keluar dari dalam bath up.
Saat Lea keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk, tiba tiba saja ponselku berbunyi dan iapun segera mendekati ponselnya yang berada meja riasnya.
Lee calling...
Leapun segera menekan tombol hijau untuk menghubungkan dirinya dengan Lee.
" Halo mas" kata Lea
" Kamu udah bangun ya" kata Lee.
" Udah mas, maaf hari ini Lea ngakk bisa masuk kantor" kata Lea dengan wajah yang malu, hanya kerena kegiatan mereka dimalam itu Lea menjadi bolos kerja di pagi itu.
" Santai saja, nanti mas yang akan urus ijin kamu"
" Apa masih perih??" tanya Lee dan seketika wajah Lea langsung memerah, seandainya Lee melihat nya pasti Lea akan bertambah malu.
" Sedikit" kata Lea
" Lebih baik kamu istirahat saja dulu, mas udah siapin makanan untuk kamu di atas meja makan, kamu tinggal panaskan saja" kata Lee
" Dan satu hal lagi!!"
" Jangan lupa minum vitamin yang mas letakkan diatas meja makan,"
" Iya mas" kata Lea lagi
" Ingat...harus diminum"
" Iya. .Lea ngerti mas" kata Lea sambil tersenyum senyum
" Dan vitamin itu harus diminum tiap hari ya"
" Iya mas" kata Lea dengan gemas
Akhirnya Lea dan Lee pun memutuskan pembicaraan mereka, meskipun terkesan obrolan yang biasa tapi hati Lea rasanya ingin meledak. Perhatian yang diberikan Lee pagi itu membuat Lea menjadi istri yang sesungguhnya.
" Terima kasih Tuhan" kata Lea Sambil menatap keatas, airmata bahagia mengalir di pipinya karena sekarang kondisi pernikahan nya dengan Lee akhirnya menunjukkan kemajuannya.
" Aku tidak menyangka aku sudah menjadi istri yang sesungguhnya dan mungkin sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu".
Lee begitu bahagia, membayangkan nya saja sudah membuat jantung Lea berdetak lebih cepat.
" Hidup ku akan lebih berwarna dan aku akan menjadi istri yang baik untuk Lee"
Sebuah tekad dan janji suci yang berasal dari seorang istri yang telah lama menunggu.. menunggu agar dirinya menjadi sempurna. Dan satu hal yang membuat Lea sempurna adalah cinta dari suaminya yaitu Lee.
Sementara Lee yang berada diruanganya dipenuhi oleh rasa gelisah, khawatir dan pastinya rasa penyesalan yang tidak bisa ia katakan.
Sambil duduk dan memutar mutarkan kursi nya selama beberapa saat, Lee kemudian menjambak rambutnya sendiri dengan kasar.
" Mengapa aku tidak bisa mengontrol diri tadi malam, seharusnya hal itu tidak patut terjadi"
" Apa yang harus kukatakan pada Jason, apa aku harus jujur pada nya?? bagaimana kalau dia tahu bahwa Lea dan aku sudah saling jatuh cinta?? Dia pasti tidak akan membiarkan diriku hidup!!".
" Apa yang harus aku lakukan, dan kalau Lea tahu apa yang selama ini kusembunyikan pasti Lea tidak akan pernah memaafkan diriku"
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u