Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 46



Karena Lea tidak masuk kantor satu hari ini, dia memutuskan untuk memasak makan malam untuk Lee memasak makan malam untuk Lee.


Semenjak kejadian malam itu, perasaan Lea mendadak dipenuhi oleh rasa kebahagiaan yang tidak bisa digambarkan.


Lea memasuki dapur dan melihat apa saja yang bisa dimasak.


" Ya ampun ternyata persediaan bahan makanan sudah habis, hanya tinggal ini"


Leapun akhirnya memutuskan untuk memasak spaghetti untuk Lee, karena hanya ada itu yang didalam kulkas.


Dengan semangat Lea memasak semampu yang ia bisa, ia memasak dua jenis pasta yaitu Spaghetti dengan mushroom cream dan Spaghetti bolognese.


" La...la...la.." Lea mamasak sambil bernyanyi dan terkadang ia senyum senyum sendiri mengingat kejadian tadi malam.


Tak berapa lama sesauai perkiraan Lea, akhirnya Lee pulang di jam 19.00 malam, dan saat itu Lea sudah selesai masak bahkan ia sudah mandi dan memakai wewangian.


Begitu melihat pintu Apartemen terbuka dengan cepat Lea melangkah kearah depan dan ia pun tersenyum melihat Lee sudah berdiri di pintu.


" Mas udang pulang" kata Lea, iapun mengambil tas dari tangan Lee dan tanpa disangka Lea menarik tangan Lee dan mencium nya


" Mulai hari ini aku ingin jadi istri yang sesungguhnya" kata Lea


Seketika bulu kuduk Lee merinding, ia hanya mampu tersenyum tipis.


" Mas cium kening Lea dong" kata Lea sambil mendekat kan kepalanya diwajahnya Lea


" Apa??" kata Lee kaget


" Ini" kata Lea sambil menunjukkan kening nya


" cup"


Akhirnya Lee menuruti permintaannya Lea, iapun mencium kening Lea.


" Sekarang mas mandi setelah itu kita makan ya" kata Lea..


" Iya" kata Lee.


Akhirnya Leepun pergi kekamar mandi untuk membasuh dirinya. Begitu masuk didalam kamar mandi, Lee menjadi sangat gelisah dan merasa takut.


" Apa yang harus kulakukan jika Jason datang!!"


" Aku sudah terjebak dalam permainan ini"


Lee akhirnya menyalakan shower dan saat itu iat dingin langsung membasahi tubuhnya, ia ingin sekali mendinginkan tubuh dan pikirannya yang sudah mulai panas.


Setelah Lee mandi, iapun keluar dengan menggunakan handuk yang terlilit di pinggangnya. Saat hendak membuka lemari untuk mengambil pakaian untuknya, Lee sudah melihat t-shirt putus dan celana hitam pendek berseta pakaian dalamnya diatas kasur. Rupanya Lea sudah menyiapkan semua itu untuk diri nya.


Lee semakin merasa tidak enak, kali ini Lea memang sudah menjelma menjadi istri sesungguhnya untuk dirinya. Ya.. seharusnya ia senang karena Lea sudah menjalankan tugasnya dengan baik, tapi nyatanya Lee malah bertambah sedih dan galau.


Akhirnya Lee memakai baju yang disiapkan oleh Lea, dan setelah itu ia menuju meja makan. Lea ternyata sudah ada disana dan dia sedang menyiapkan teh hangat untuk Lee.


Leepun mendekat dan memberikan senyuman untuk Lea, ia lalu duduk dan melihat semua yang sudah dilakukan Lea untuk nya.


"Kamu tidak perlu repot-repot begini" kata Lee


" Tidak kok mas, lagian ini sudah seharusnya kulakukan dan aku akan melakukan nya setiap hari"


Leapun meletakkan teh hangat didepan Lee, dan iapun menyiapkan Spaghetti dengan mushroom cream untuk Lee dan Spaghetti bolognese untuk nya.


" Nah...sudah siap, ayo dimakan" kata Lea dengan semangat, ini adalah masakan keduanya untuk Lee setelah sebenarna ia pernah memasak nasi goreng untuk Lee.


Lee akhirnya menyendok Spaghetti buatan Lea kemulutnya dan r.ia tidak menyangka ternyata rasa masakan Lea sangat enak di lidahnya.


" Bagaimana?? " Lea melihat ekspresi Lee saat memakan masakannya.


"Enak" kata Lee sambil melanjutkan memakan Spaghetti nya


" Benarkah??" mata Lea dengan mata yang berbinar, ia senang Lee menyukai masakannya.


" Ini yang bolognese mas cobain deh" kata Lea sambil menyodorkan kemulut Lee.


Lee pun membuka mulutnya dan memakan nya


" Sama, enak juga " kata Lee, mulutnya bahkan sampai kotor karena saus, dengan cepat Lea mengambil tissue dan membersihkan mulut Lee.


" Ya ampun kamu ini " kata Lea Sambil melap bibir Lee yang kotor, Lee hanya diam dan memperhatikan Lea. Lea kelihatan tulus melakukannya dan Lee semakin bersalah kerena ia akan semakin merasa bersalah.


"Oh ya, apa kamu sudah minum vitamin yang dibelikan tadi pagi??" tanya Lee


" Sudah dong mas," kata Lea


" baguslah" kata Lee


" Kamu harus memakannya jangan sampai ada hal yang lebih besar terjadi"


" Mas mau makan punyaku lagi??" kata Lea Sambil menyodorkan sendok nya lagi


" Boleh" kata Lee


" Aku juga mau yang itu" kata Lea sambil menunjuk Spaghetti milik Lee dan Lee tahu Lea ingin dirinya menyuapi Lea.


" Mau??"


" Cium dulu!!


"Ih..."


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u