
"Bagaimana sidang hari ini???" tanya Lee, ia ingin sekali tau sidang mediasi mereka hari ini.
" berjalan seperti biasa pak, sepertinya pihak dari ibu Lea juga tidak ingin berdamai jadi mungkin sidang ini hanya menunggu hasil Saja" kata Binsar memberikan keterangan
Lee sebenarnya sedikit kecewa, tapi ia tahu ini adalah jalan yang terbaik untuk mereka berdua.
" Bagus, aku percayakan kasus ini padamu pak"
" Tapi sebelum sidang, Ibu Lea masih menanyakan tentang permintaan nya untuk bertemu dengan bapak " kata Binsar
" Seperti nya ada hal penting yang ingin sekali ia bicarakan" kata Binsar lagi
" Apakah Lea datang ke persidangan??" tanya Lee
" Iya pak, ibu Lea sempat datang tapi ketika saya menjelaskan mengenai keadaan bapak, Lea langsung pergi dan tidak hadir dalam sidang mediasi. Saya rasa dia ingin sekali bertemu dengan bapak"
" Aku tahu" kata Lee, ia kemudian terdiam dan dalam bayangan nya Lea pasti menangis karena penolakan yang ia lakukan.
" Saya rasa anda perlu bertemu dengannya pak, aku bisa melihat gurat kekecewaan di matanya"
" Maaf pak Binsar aku tidak bisa melakukan hal itu" kata Lee dengan nada lemah,
" Baiklah kalau itu adalah permintaan bapak, mungkin satu atau dua Minggu lagi sidang putusan akan dilaksanakan" kata Binsar
" Terima kasih pak" kata Lee dan iapun segera memutus pembicaraan dengan Binsar
Setelah ia melakukan pembicaraan, Leepun menghempaskan tubuhnya ke kursi dan memutar mutarkan tubuhnya di atas kursi. Tanpa ia sadari ada cairan bening yang mengalir dari kedua sudut matanya
" Dasar laki laki pengecut" umpat Lee dalam hati, ia mengutuki dirinya sendiri.
Tom yang memperhatikan sikap bossnya itu hanya bisa mengela nafas panjang, semanjak pindah dari kantor Yahya grup kini Tom pindah bersama Lee. Lee dan Tom sudah membuka cabang perusahaan baru yang diberi nama LL company, sebenarnya itu adalah gabungan dari nama Lee da Lea. Perusahaan KL adalah perusahaan baru yang merambah di hidang makanan, minuman, sabun dan beberapa keperluan lainnya. Perusahaan sudah cukup diterima dan sudah cukup berkembang.
Lee sengaja tidak memilih bekerja di perusahaan Yahya group, ia benar benar ingin keluar dari embel embel keluarga dan memulai bisnisnya sendiri. Lee yang memang memiliki pengetahuan dan potensi yang cukup besar telah bisa mengembangkan produk LL company yang berkantor di Kalimantan.
Sebenarnya Lee masih belum benar benar menunjukkan performa nya, ia masih terganjal dengan masalah yang ia hadapi yaitu perceraiannya dengan Lea. Hai ini adalah ganjalan terbesar bagi Lee, Jujur saja sebagai seorang laki laki ia merasa dirinya sangat pengecut dan pecundang Karena meninggalkan Lea begitu saja.
Tom yang adalah pengawal, sekretaris sekaligus sahabat Lee sangat merasa prihatin dengan keadaan Lee. Apalagi saat menjelang sidang akhir mereka. Tom tau bahwa tuannya begitu mencintaisaja Lea, Tom adalah saksi hidup bagaikan Lee melewati hari harinya dengan begitu menyedihkan.
" Selamat siang semuanya" kata Sofia yang tiba-tiba saja masuk ke ruangan Lee dan Tom.
Sofia yang memang benar benar mencintai Lee memilih untuk ikut dan ia adalah artis sekaligus brand ambassador produk yang dikelola oleh perusahaan LL.
Sofia benar benar memperjuangkan cintanya untuk Lee, ia bahkan rela menolak pekerjaan dari perusahaan ternama lainnya demi memperjuangkan cintanya pada Lee.
" Lihat aku bawakan makan siang untuk kita semua" kata Sofia sambil menunjukkan rantang makanan yang ia bawa.
Bukannya merespon, Lee malah memilih keluar dari ruangannya. Sofia dan Tom hanya saling menatap, Sofia yang sengaja memasak untuk Lee langsung menunjukkan wajah kecewa.
" Sini biar aku habiskan!!" kata Tom, ia kemudian mengambil rantang makanan itu dari tangan Sofia.
" Lee kenapa??" tanya Sofia pada Tom
" Sepertinya ini menyangkut Lea ya??" tanya Sofia lagi.
" Mungkin"kata Tom yang mulai menguyah ayam goreng buatan Sofia
" Sampai kapan Lee bisa melupakan Lea??" tanya Sofia dan ini membuat Tom menghentikan kunyahan makanan nya, ia juga tidak tau sampai kapan Lee akan seperti ini.
" Sudahlah tidak baik membicarakan masalah yang berat berat saat sedang makan"
" Ahh...."
Sofia menghempas kan tubuhnya di sofa yang ada di ruangan tersebut.
" Aku seperti nya tidak bisa mendapatkan hati Lee" wew Sofia dengan putus asa.
" Cari hati yang lain saja" kata Tom dengan entengnya dan seketika Sofia langsung melempar koran yang ada diatas meja ke kepala Tom yang sedang asyik makan.
" Kamu ini... bukannya membantu malah nyuruh cari hati yang lain" gerutu Sofia
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u