Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 70



Lea tidak habis pikir, selama hampir dua tahun ia menjadi istri dari Lee ternyata tidak banyak hal yang Lea ketahui dari Lee terima keluarga Lee.


Lea bertambah pusing saat Jason mengatasi bahwa ia adalah CEO asli dari perusahaan Yahya grup, sepertinya kepala Lea seakan meledak mendengar nya.


" Ya ampun, hal apa lagi yang akan membuatku terkejut, sepertinya aku harus mempersilahkan hal hal yang akan terjadi kedepannya"


Jam sudah menunjukkan hampir jam 7 malam tapi Lea masih berkutat dengan laptopnya, kesalahan yang ia buat tadi pagi benar benar membuatnya harus lembur malam ini.


Malam ini Lea merasa sangat kedinginan sekali, tubuhnya sampai bergetar karena ia merasakan dingin yang luar biasa.


" Ya ampun aku sampai lupa untuk bawa sweater, biasanya aku selalu membawanya"


Lea menggosokkan kedua telapak tangannya untuk mendapatkan kehangatan.


" Kok bisa sedingin ini sih, tidak biasanya! apa suhu AC nya diturunkan!?" kata Lea sambil memperhatikan AC yang ada diruangannya.


Tiba tiba saja seorang petugas OG datang membawakan secangkir jahe hangat dan sebuah sweater untuk Lea.


" Silahkan Bu, ini minuman sama sweater nya"


" Loh..sayakan ngakk suruh dan sweater ini siapa yang kasih??" kata Lea


"Ini dari CEO Bu" kata OG dan OG itupun segera pergi


" CEO?? Lee atau Jason??" tanya Lea dalam hati


" Apa mungkin Jason??"


Lea memperhatikan sweater berwarna pink tersebut, entah kenapa nalurinya berkata bahwa itu bukanlah dari Jason


" Aku tidak peduli siapa yang memberikan sweater ini, yang penting ini bisa membuatku hangat dan aku bisa segera pulang"


Leapun kembali fokus pada pekerjaan nya, ia harus segera menyelesaikan semuanya agar ia bisa segera kembali pulang


Sementara di ruangan CCTV


Lee menatap CCTV tersebut, dan ia tersenyum saat Lea mau menggunakan sweater yang ia belikan untuk Lea.


" Syukurlah " kata Lee dalam hati


" Oh... ternyata diam diam kamu masih memperhatikan Lea"


Lee tau bahwa itu adalah suara Jason dan saat ia menoleh ke arah pintu ia melihat Jason yang sedang berdiri memperhatikan nya.


"Sial, mengapa aku tidak bisa mendengar suara kakinya".


" Lepaskan Lea" kata Jason lagi,


" Kau tau aku selalu konsisten dengan kata kataku, kamu tenang saja, setelah persidangan selesai kamu bisa langsung memiliki Lea"


" Seharusnya memang iya, tapi kerena rasa yang kamu berikan kepada Lea sampai saat ini dia masih belum bisa menerima ku"


" Aku tidak tau itu akan terjadi, tapi bukankah kau sendiri yang mengatakan bahwa hati Lea akan selalu untukmu??"


Pertanyaan itu seolah oleh memojokkan Jason, ia memang salah mengambil langkah dengan menikah kan Lee dengan Lea.


" Aku sudah pernah bilang, ini sangat berbahaya, tapi kau tidak mengindahkan ku" kata Lee lagi


" Lihat apa yang terjadi, akupun tidak bisa lepas dari Lea sekarang"


"Jangan coba-coba untuk mengambil Lea dariku, dia itu milikku. Kau tau sendiri bagaimana perjuangan ku untuk bisa sembuh dan itu semua hanya untuk Lea"


Lee dan Jason sama sama saling diam untuk beberapa saat, mereka saling menatap dengan perasaan mereka masing masing.


"Waktu telah membuatku jatuh cinta pada Lea, aku juga tidak tahu sampai kapan aku bisa melupakannya"


Mendengar pengakuan Lee, Jason jadi benar benar khawatir jika Lee jadi berubah pikiran dan tidak jadi menceraikan Lea.


" Aku akan ambil alih kantor ini, sebaiknya kamu bisa pindahdah ke kantor cabang yang ada di Singapura" kata Jason,


" Aku sudah menduganya dan aku setuju. Mungkin dengan berjauhan dengan Lea, aku akan bisa melupakan dirinya"


Lee kemudian langsung meninggalkan Jason di ruang CCTV itu sendirian, ia tidak ingin semakin dalam bertengkar dengan sepupunya sendiri.


Jason hanya bisa menatap kepergian Lee hingga Lee benar benar menghilang dari pandangan nya. Jason kemudian melangkah ke ruangan Lea, ia ingin memastikan bahwa wanita itu baik baik saja.


" Malam Kitty" Jason langsung menyapa Lea yang kelihatan nya sibuk sekali


Lea benar benar tambah pusing melihat kehadiran Jason ada disana.


" Wah..kamu suka sweaternya ya??" kata Jason, seolah oleh ia yang memberikan sweater tersebut untuk Lea.


" Jadi sweater ini dari kamu??" kata Lea dengan wajah kesal, iapun membuka sweater itu dan meletakkannya di meja begitu saja.


" Kenapa?? jangan gitu dong nanti kamu kedinginan" kata Jason


" Biar saja" kata Lea tanpa menatap Jason sedikitpun.


" Kalau kamu sakit, nanti Tante Mia repot loh"


Lea benar benar muak dengan semua kata kata Jason, ia berharap ia bisa segera pindah kerja namun sayangnya Lea sudah menandatangani kontrak selama dua tahun ke depan.


" Aku benar benar sibuk, apakah anda bisa meninggalkan saya sendirian??"


" Kitty, kamu sebaik-baiknya pulang saja, biar aku yang mengerjakan segala pekerjaan kamu"


" Tidak usah" kata Lea dengan ketus


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u