Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 9



Lee ternyata sudah menunggu Lea diparkiran kantor, gayanya yang cukup cool serasi dengan wajah dinginnya yang menjadi daya tarik bagi para kaum hawa.


Lea manatap wajah laki laki yang sudah sah menjadi suaminya sejak Minggu lalu, jujur saja keadaan ini seperti mimpi baginya, seorang laki laki datang melamar dan kini menjadi suaminya.


Seminggu menikah setiap pagi Lea masih bangun dengan keadaan yang masih terkejut mendapati dirinya tidur di ranjang yang berbeda dengan kamar nya tapi karena menuruti mamanya Lea harus mengorbankan hati dan perasaan nya.


" Kenapa kamu lama sekali" kata Lee sambil menatap Lea dan memberikan isyarat kepada pengawal nya agar ia segera meninggalkan mereka dan dengan sedikit membungkuk pengawal itu mundur dan pergi dengan sopan


" Ayo kita pulang" perintah Lea


" Apa aku tidak bisa pergi dengan Dian sebentar saja, aku benar benar sudah merindukan nya" kata Lea


" Kamu bisa pergi dengannya lain kali, sekarang ikutlah denganku" kata Lea tanpa bisa ditawar.


" Tunggu dulu aku ini hanyalah istri pura pura, kenapa baru beberapa hari kau sudah sangat mengekang ku, aku juga tidak tahu alasan kenapa kau menikah ku?? Jadi aku mohon jangan terlalu mencampuri urusan pribadi ku" kata Lea dengan berani


" Kau mau ikut atau aku akan membocorkan tentang pernikahan kita"


Lea sungguh merasa hatinya akan meledak, ia memandangi sekeliling nya dan Lea tau dalam hitungan detik para karyawan akan segera pulang dan jika mereka melihat dirinya dan boss besar ini akan ada pertanyaan lebih banyak lagi.


Dengan wajah kesal dan tanpa pikir bpanjang Lea akhirnya masuk kedalam mobil sport yang harganya selangit itu. Sesungguhnya siapa saja yang naik mobil sport yang harganya hampir 5 M itu seharusnya senang dan merasa bangga tapi tidak dengan Lea, ia merasa takdir sedang mempermainkan hidupnya.


Selama didalam mobil Lea hanya diam saja, sebenarnya Lea ingin duduk dibelakang namun karena lagi lagi Lee memaksanya untuk duduk disampingnya Lea terpaksa menurutinya. Lee beberapa kali melirik ke arah Lea yang dari tadi memancarkan ekpresi yang sungguh tidak enak dilihat.


" Kau masih marah??" tanya Lee membuka pembicaraan ditengah keheningan mereka berdua


" Untuk apa kau bertanya?? Apa aku ada hak untuk menolakmu??" kata Lea sambil memalingkan wajahnya ke arah jalanan, ia tidak ingin berbicara sama sekali


" Ma ..maaf jika aku menyakiti mu," kata Lee lagi, ia tahu Lea pasti sangat terkejut dengan keadaan nya sekarang namun ia punya alasan yang cukup kuat untuk melakukan itu pada Lea.


" Bagaimana kalau kita makan semangkuk udon hangat??" tanya Lee


Lea tersentak mendengar nama masakan tersebut, memori masa lalunya tiba tiba saja terbuka lebar.


Ia menatap Lee yang masih fokus menyetir. Udon...ya itu salah satu makanan yang sering dimakan oleh Lea dan Jason jika sedang keluar dan Jason adalah penggila makanan Korea itu.


" Aku tidak mau" kata Lea dengan ketus.


" Bukannya...itu ma...." Lee hampir keceplosan mengatakan bahwa itu adalah makanan kesukaan Lea


" Apa??? " Lea penasaran dengan kelanjutan kata kata Lee


" Tidak maksudku, aku ingin makan semangkuk udon denganmu seperti nya makanan itu akan terasa nikmat jika ditemani oleh wanita secantik dirimu" kata Lee sedikit menggombal dan Lea seolah oleh tidak mendengar nya karena ia sudah sungguh muak dengan keadaan dirinya sekarang.


" Bagaimana??" tanya Lee lagi


"Aku sudah bilang aku tidak ingin makan, lebih baik kita segera pulang karena ingin membicarakan suatu yang penting" kata Lea


" Masalah apa??" kata Lee sambil menatap kearah Lea


" Ini masalah pernikahan kita, aku ingin kejelasan, sampai sekarang aku masih mempertanyakan alasan kenapa kau menikahiku?? apakah kita akan menjalani pernikahan dengan keadaan seperti ini sampai kapan akan bertahan???" kata Lea setengah berteriak.


Lee kini memilih diam, ia tahu Lea sedang ada di puncak kemarahannya, ia memilih fokus menyetir dan ia berusaha menyusun kata kata yang akan diucapkan nya jangan sampai ada kata kata yang salah hingga akan membongkar semua rahasia yang ia punya.


" Baiklah Lee kamu yang sudah memulai permainan dan kali ini kamu harus mengakhirinya dengan sempurna"


Jangan lupa like,komen dan vote author ya, karena setiap dukungan yang kalian berikan sangat membantu author untuk menghasilkan karya yang lebih baik lagi..