Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 58



Akhirnya Lea memutuskan untuk tinggal di rumah mamanya untuk sementara waktu. Dia begitu kesepian karena sudah dua hari Lee menghilangkan diri.


Lee seperti menulis di atas air, karena semua usaha yang ia lakukan sia sia, setiap pagi ia datang lebih awal untuk bertemu dengan Lee namun hasilnya nihil dan bahkan lebih parah lagi, ia mendengar bahwa Lee memutuskan untuk pindah ke kantor cabang.


Hati Lea sungguh di iris iris mendengar hal ini, ia sepertinya sudah lelah dengan sikap pengecut nya Lee.


Lea akhirnya sampai di rumah mamanya, dengan menggunakan motor bebek kebanggaan nya , Vina segera masuk kedalam rumah mamanya.


" Eh..kamu udah datang sayang" kata Mia sambil memeluk Lea,


" Iya ma, makasih ya udah bolehin Lea tinggal disini" kata Lea, airmata sebenarnya ingin menetes tapi Lea mencoba untuk menahannya.


" Sayang sepertinya kamu makin kurus dan wajah kamu juga terlihat sembab, kamu kenapa??" Tanya Mia


" Tak apa ma, aku hanya kecapean karena banyak tugas akhir akhir ini"


Tentu saja Lea berbohong dengan hal ini, Lea tidak ingin menceritakan masalah ini dengan mamanya sekarang. Lea sedang menunggu saat yang tepat untuk menceritakan semuanya hal ini pada mamanya.


" Kamu makan dulu sayang, mam sudah siapkan makanan kesukaan kamu" kata Mia


" Ya ampun mama masih seperti dulu" kata Lea sambil memeluk Mia lagi.


" Iya dong sayang, begitu kamu telfon semalam bahwa kamu akan datang mama langsung belanja dan masak" kata Mia


" Thanks ma"


" Kamu makan sekarang??"


" Tidak ma, sepertinya Lea mau ke kamar dulu"


" Sebaiknya kamu masukkan motor kamu di bagasi" kata Mia


" Baik ma"


Leapun kembali menuju teras depan rumahnya, dan tanpa sengaja Lea melihat mobil putih yang sering sekali ia lihat. Lea langsung melihat plat mobil tersebut


" 3367"


" Plat yang sama" kata Lea dalam hati, ia mencoba mendekati mobil yang parkir tak jauh dari rumahnya tersebut.


Baru satu langkah, mobil tersebut langsung mulai perlahan berjalan dan meninggalkan area rumah Lea.


" Siapa itu??" kata Lea dalam hati


" Apa jangan jangan itu mas Lee?? kenapa hampir setiap hari aku hampir melihat mobil tersebut.


Sementara si pemilik mobil yang belum benar benar jauh dari kompleks rumah Lea, kembali menghentikan mobilnya.


" Kitty kita akan segera bertemu,Minggu depan tepat di hari ulang tahun kamu, aku akan secara langsung menemui dirimu dan akan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi"


Akhirnya mobil putih itu kembali berjalan meninggalkan kompleks perumahan Lea.


Sementara Lea memilih langsung ke kamarnya, ia langsung merebahkan tubuhnya dan memejamkan matanya.


Lea sudah benar benar lelah dengan pergolakan bathin yang ia alami selama beberapa minggu terakhir ini dan ini adalah hari hari yang paling buruk sepanjang hidupnya.


" Mas apa kau tidak merindukan aku??" kata Lea sambil menatap langit langit kamarnya,


" Aku merindukan mu" kata Lea dengan suara serak, ia kemudian menutup wajahnya dengan bantal, ie berusaha untuk menahan suara tangisnya, ia tidak ingin sampai Mia mendengar nya.


--------------------------------------------------------------------------------


Sementara Lee sedang berada dikantor nya, ia sedang bersama dengan Tom, Lee tampak lebih menyedihkan dari Lea. Tubuhnya yang sudah mulai mengurus, rambutnya yang sangat berantakan.


Tom begitu kasihan melihat Lee yang begitu kelihatan frustasi dengan hidupnya.


" Pak apa sebaiknya anda pulang ke Apartemen??" kata Tom menyarankan


" Untuk apa??"


" Nyonya Lea sudah tidak ada disana lagi" kata Tom


" Aku tahu dan memang seharusnya itulah yang terjadi" kata Lee


" Maaf pak, seharusnya bapak harus mempertahan nona Lea karena kalian berdua terlihat sangat menderita dengan perpisahan ini"


" Lalu bagaimana dengan Jason?? Apa aku harus memupuskan semua harapannya, aku tau betul bagaimana perjuangan Jason untuk kembali sembuh dan rencananya aku akan mempertemukan mereka berdua Minggu depan"


Lee menyender kan tubuhnya di kursinya, ia kemudian mengambil botol minuman yang ada di hadapannya


" Sebaiknya bapak jangan minum terlalu banyak, "


" Biarlah Tom, mati mungkin lebih baik untukku saat ini" kata Lee sambil meneguk botol minuman nya lagi.


Jangan lupa like, komen dan Vote author ya...


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u