Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 29



Lea benar benar butuh pendingin sekarang, apalagi saat melihat Sofia dan Lee masuk ke mobil dan pergi entah kemana. Mungkin saja untuk makan siang sesuai dengan ajakan Sofia tadi pagi.


Siapa yang tidak tertarik dengan Sofia, setelah men search tentang Sofia di google ternyata dia adalah model sekaligus artis diberbagai stasiun televisi dan termasuk artis dengan bayaran mahal.


" Pantas saja Lee langsung menerima ajakannya, aduh.... mereka ngapain aja ya Di??" kata Lea pada Dian yang sedang asyik makan sepiring mie hottplate yang ada dihadapannya.


"Di, kamu dengar aku ngakk sih !! aku benar benar sedang kesal sekarang!!" kata Lea


Dian menghentikan makanannya dan memandang wajah Lea, tampak nya ia sedang cemburu sekarang, Dian bisa melihat betapa kesal dan marahnya Lea saat ini.


" Lea sekarang aku bisa melihat bahwa kamu sudah jatuh cinta pada Lee"


Kata kata Dian langsung membuat Lea terkejut, selama 3 tahun lebih Lea sudah tidak ingin mengenal dan mendengar kata Cinta dan ketika mendengar Dian mengatakan bahwa dia jatuh cinta dengan Lee kata kata itu seolah menohok hati Lea yang paling dalam.


" Cinta??" ulang Lea


" Iya Lea, dan lihat sekarang kamu sedang cemburu baru kali ini aku melihat begitu kesal dan marah dan itu dikarenakan Lee jalan dengan wanita lain" kata Dian dan Lea hanya diam saja dia memandang lurus kearah depan.


" Apa yang harus kulakukan, aku tidak bisa menahan perasaan ini" kata Lea sambil menunjukkan wajahnya pada kedua tangannya.


" Sepertinya aku benar Lea, kamu sudah mulai jatuh cinta pada Lee" kata Dian


" Entahlah Di, tapi apakah aku salah jika ku jatuh cinta pada suami sendiri. Semua perhatian nya membuat ku merasa nyaman dan aku tidak tahu sampai kapan hubungan akan bertahan"


Dian berpikir sejenak, ia kemukakan menyuruput soda dingin miliknya.


" Kamu jadi istri yang sesungguhnya buat Lee, buat dia jatuh cinta padamu"


" Aku tidak tahu bagaimana caranya??" kata Lea tampak frustasi


" Ya ampun Lea, kamu harus bisa membuat Lee merasa bahwa dia tidak bisa tanpa ada kamu" kata Dian


" Iya..tapi bagaimana??"


" Ya Tuhan mengapa aku harus terlibat dengan situasi serumit ini, pernikahan ini benar benar membuat ku merasa tersiksa dan parahnya lagi aku sudah mulai nyaman dengan suami yang tidak menganggapnya ku istrinya"


" Jika kamu memang cinta pada Lee maka berjuanglah..." kata Dian memberikan semangat pada sahabatnya itu.


---------------------------------------------------------------------------------


Selesai makan siang, Lea kembali keruangannua dan Lee. Ia melihat ruangan masih kosong pertanda Lee belum pulang dan hal ini membuat Lea benar benar membuat Lea menjadi gelisah


" Dasar laki laki sialan, main pergi saja tanpa memikirkan perasaan istrinya??"


" Istri?? lebih tepatnya istri sandiwara"


Lagi lagi Lea merasakan sakit di dadanya, ia tidak bisa membayangkan bagaimana jika Sofia sampai menggoda Lee dan Lee tertarik padanya.


Tiba tiba saja pintu ruangan itu terbuka dan tampaklah Lee dan Sofia masuk kedalam ruangan itu, dengan secepat kilat Lea pura pura sibuk dengan laptopnya. Ia mencoba menahan semua kecemburuan melihat Sofia dan Lee bersama.


" Baiklah sekarang anda sudah boleh pergi, semua urusan kita sudah selesai" kata Lee


" Baiklah..aku senang bisa bekerjasama denganmu tuan tampan, dan aku menunggu kerjasama berikut nya. Luch tadi benar benar menyenangkan.. thanks for everything" kata Sofia, ia kemudian pergi sambil melambaikan tangannya


" Sepertinya kamu menikmatinya luchmu dengan nona Sofia tuan Lee" kata Lea sambil menatap layar laptopnya, ia tidak ingin terlalu kelihatan cemburu dihadapan Lee bagaimanapun juga ia harus menjaga harga dirinya.


" Begitulah..." kata Lee,


Lea sekedar menghentikan aktivitas nya dan menatap Lee dengan tatapan tajam seolah ingin memberi tahukan bahwa ia tidak suka jika Lee pergi dengan wanita lain.


" Apa kau marah??" tanya Lee


" Marah?? apa aku ada hak untuk marah dan jika memang aku marah apakah itu salah??" kata Lea yang sudah mulai emosi, Lea berusaha untuk menahan airmata nya agar tidak sampai keluar.


Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.