
" Aku lapar" kata Lea, ia kembali menggunakan bajunya setelah tadi berhamburan entah kenapa
"Kamu mau makan??" tanya Lee
" Hmm...dan aku ingin memakanmu" kata Lea yang kembali kepelukan Lee.
"Lucu sekali, seharusnya itu adalah dialogku" kata Lee dan Leapun hanya tersenyum.
" Oh ya, tadi kita beli pizza"
Leapun beranjak dari pelukan Lee, iapun mengambil pizza dan minuman ringan untuk dirinya dan Lee
" Hmmm baunya enak'" kata Lee
" Iya dan seperti nya ini rasa baru dan kelihatannya enak"
Leepun membuka kotak pizza tersebut dan mengambil potongan pertama untuk dirinya.
" Wah...enak" kata Lee ketika pizza itu masuk kedalam mulut nya.
" Yang benar?? aku juga mau coba!!" kata Lea, ia pun memajukan bibirnya ke arah pizza yang di pegang oleh Lee.
" Kamu mau??"
Lea mengangguk dan Leepun memberikan pizza yang ada ditangannya ke mulut Lea.
" Hmmmm enak ya!!" kata Lea
" Betul kan?? " kata Lee
" Apalagi disuapin oleh suami tercinta" kata Lea
" Hmmm modus, bilang aja mau disuapin terus" kata Lee
" Tau aja!!" kata Lea dengan rona wajah yang bahagia.
" Kita nonton drama Korea yuk"
" Korea?? ah aku tidak begitu menyukai nya, aku lebih suka flim yang bertema konspirasi" kata Lee
" Malam ini kau harus menyukainya, karena aku ingin menonton nya denganmu" pinta Lea dan Lee hanya mengangkat bahunya dan sepertinya itu juga bukanlah semua penolakan.
Akhirnya malam itu Lea dan Lee menonton drama yang dibintangi oleh Jo in sung, salah satu aktor Korea favorit Lea.
Lea begitu antusias melihat penampilan aktor Korea yang super tampan itu, sampai sampai saking gemasnya Lea mencium layar televisi untuk mencium aktor favorit nya itu.
" Apa kau begitu menyukainya??" tanya Lee, sungguh ia mual melihat Lea yang berubah menjadi maniak.
" Iya...dulu aku selalu punya mimpi untuk menikah dengannya" kata Lea
" Ha... ha yang benar saja" kata Lee
"Memangnya kenapa?? kurasa itu adalah hal yang wajar yang dialami boleh fans wanita,"
" Hah!!"
Seketika Lea terkejut dengan pertanyaan Lee dan sebenarnya itu adalah pertanyaan bodoh, bagaimana manapun juga Lee tidak bisa disandingkan dengan Jo In Sung yang memiliki jutaan penggemar.
"Pilih tuan Lee" kata Lea sambil menyelipkan tangannya dibalik tangan Lee dan iapun menyenderkan kepalanya ke bahu Lee
" Hmmmm apa aku begitu berarti??" tanya Lee, karena ia merasa hubungan ini sudah diluar batas kewajaran.
" Sangat" kata Lea, ia kemudian menatap Lee yang sedang melihat layar televisi
" Look at me" kata Lea
Leepun melihat kedalam pandangan Lea, mata bulat, insan dan bening itu memancarkan cinta dan kesetiaan.
" Apa kau akan disini sampai maut memisahkan kita??"
Pertanyaan Lea membuat Lee merasa terpukul, ia sangat ingin mengatakan ya namun ia hanya diam saja.
"Tuan Lee, aku tidak tahu mengapa terkadang aku tahu dengan dirimu, aku merasa kau sangat jauh sekali"
" Mengapa??" tanya Lee penasaran
" Hatiku terkadang berkata kau akan meninggalkan ku"
" byarrrrr"
Seketika hati Lee langsung renyuh mendengar kata kata Lea, kini Lee tahu bahwa feeling seorang wanita itu sangat kuat.
"A...apa maksudmu berkata seperti itu??" kata Lee,
" Tidak...aku hanya merasa dan aku harap itu tidak dan tidak akan pernah terjadi" pinta Lea dan Lee bisa melihat ketulusan hati seorang wanita yang berhati dingin seperti Lea.
" Bagaimana kalau kita tidur, aku sudah mengantuk nih, nonton filmnya kita lanjutkan besok malam saja" kata Lee
" Baiklah" kata Lea, ia pun kemudian menekan tombol off pada remote dan drama untuk malam itu akhirnya berakhir.
Lee dan Leapun segera beranjak untuk segera mengistirahatkan tubuh mereka, sebelum Lea tidur ia terlebih dahulu mencuci beberapa piring dan gelas gelas kotor.
" Sampai kapan akan begini?? drama indah ini akan segera berakhir, Aku mencintaimu nona Lea"
Lee pun mencoba menutup matanya, ia ingin sekali tidur dengan lelap malam ini, dengan harapan besok akan terjadi drama yang sama. Drama dimana ia dan Lea akan menjalani kebahagiaan yang akan meninggal kan luka yang Lee tahu akan sangat dalam dan sakit.
Lee yang akan memejamkan matanya, tiba tiba merasakan sebuah pelukan hangat yang berasal dari punggungnya. Lee menoleh kebelakang dan ia melihat Lea yang memeluk nya dengan erat.
" Mas udah tidur??" kata Lea, ia bahkan menempel bibir nya pada leher Lee. Leepun membalikkan badannya sehingga posisi mereka saling berhadapan.
" Peluk aku" Pinta Lea dan Leepun memeluk Lea dengan erat sangat erat sehingga tidak ada lagi jarak diantara mereka berdua..
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u