
Lea semakin kesulitan berjalan, usia kandungan Lea kini sudah mendekati 8 bulan dan sebentar lagi Lea akan menimbang bayi, buah cintanya dengan Lee.
Lea kini memulai bisnis online yang kini sudah mulai berkembang, ia bisa memenuhi kebutuhan dirinya dan anaknya kelak.
Setelah mempack beberapa barang untuk dikirim ke pelanggannya, Lea berencana untuk membeli semua perlengkapan bayi.
Lea sudah memesan ojek langganannya sejak pagi tadi dan sepertinya ojek langganannya itu sudah menunggu dirinya di depan.
Saat hendak pergi, tiba tiba saja ada sebuah mobil yang berhenti di depan rumah Lea
" Siapa ya?? aku tidak pesan barang hari ini dan seperti nya ini bukan mobil biasa"
Mobil yang cukup mewah itu benar benar berhenti di depan rumah Lea, jadi Lea mengurungkan niatnya untuk pergi berbeda.
" Sebentar ya Mang" kata Lea
" Iya mbak , nggak apa apa" kata Orang yang biasa dipanggil Lea mang Kas.
Akhirnya sang pemilik mobil pun membuka pintu mobilnya dan mata Lea kembali terbelalak melihat sosok yang keluar dari mobil itu.
" Jason" kata Lea, dia merasa lututnya lemas seketika
Jason turun dengan gagahnya dan iapun membuka kaca mata hitamnya dan memandang Lea dengan tersenyum.
" Sebaiknya mang Kas pulang saja, aku akan hubungi mamang ya" kata Lea, iapun memberikan dua lembar uang dua puluh ribuan untuk laki laki yang baik hati itu.
" Tidak usah mbak'' tolak Kasep dengan halus, ia begitu segan dengan Lea yang sudah begitu banyak membantu diri nya.
" Tak apa mang, buat minum dan beli minyak"
" Terimakasih banyak mbak, saya permisi dulu" kata Kasep yang menyalakan motor tuanya.
" Apa tidak masalah kau naik mobil tua begitu, kau sedang mengandung Kitty" kata Jason
Pertemuan pertama mereka setelah 8 bulan tidak bertemu membuat Jason benar benar lega dan senang melihat Lea baik baik saja.
" Apa kamu datang hanya untuk itu dan bagaimana kau tau aku ada disini??" kata Lea dengan ketus, ie benar benar ini semua adalah mimpi.
" Aku telah lama tau kalau kau ada di desa ini, aku hanya ingin memberikan mu sedikit waktu"
" Sebaiknya kita masuk ke rumah, tidak enak kalau orang melihat kita bicara disini" kata Jason, iapun segera menuju rumah Lea yang sudah dikunci.
Jasonpun duduk di sebuah kursi rotan yang ada di teras rumah Lea, lingkungan yang begitu nyaman dan masih hijau membuat siapa saja yang tinggal disana merasa nyaman
" Aku tau mengapa kau memilih tempat ini" kata Jason sambil menatap sekeliling
" Langsung saja, untuk apa kau datang kesini?? aku sudah tidak ingin berurusan dengan kamu"
Jason menatap Lea dengan perut buncitnya, ia bisa membayangkan Lea akan berjuang sendiri untuk melahirkan dan membesarkan anaknya.
" Lea" kata Jason, iapun menghampiri Lea dan berlutut dihadapan nya.
" Ijinkan aku menjadi ayah dari bayi ini, aku tidak ingin kau melewati sendiri, aku masih sama Lea aku masih Jason yang dulu" kaya Jason dengan penuh harapan, sinar matanya memancarkan cinta pada Lea.
" Aku tidak mau" kata Lea, ia bahkan sampai berdiri
" Aku tidak akan mau dan tidak akan Jason, berhentilah mengharapkan ku, aku sudah benar benar melupakanmu"
Jason terdiam dengan posisi yang masih berlutut, kali ini ia juga mendapat penolakan dari Lea. Jason benar benar tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan agar bisa mendapatkan hati Lea kembali.
" Apa Lee??" tanya Jason
" Kau tidak berhak tau, aku hanya ingin sendiri dan melupakan semua yang ku alami, aku mohon pergilah dan jangan mengusikku lagi. Aku sudah bahagia dengan ini Jason. Aku mohon"
Airmata Lea sampai menetes saat ia memohon pada Jason, dan melihat Lea seperti itu membuat Jason hancur lagi.
Jasonpun berdiri dan kembali ke mobilnya, melihat Jason pergi Lea bernafas lega. Ternyata Jason bukannya menyala kan mesin mobil nya tapi ia malah mengambil beberapa dus dan membawa nya ke rumah Lea.
" Apa ini??" kata Lea
" Kamu boleh buka setelah aku pergi, aku permisi " kata Jason, dan kali ini Jason benar benar pergi .
Begitu Jason pergi, Lea membuka salah satu dus yang diberikan oleh Jason, ternyata isinya adalah perlengkapan bayi mulai dari baju baju bayi, topi, dot dan semua yang diperlukan oleh Lea setelah melahirkan nanti.
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.