
Lea kembali terkenal kata kata dari Dian, menikah tanpa suatu ikatan adalah kepalsuan dan pasti Lee memilih alasan yang kuat mengapa ia sampai menikahi Lea.Lea kini sedang ada diruangan yang masih sama dengan Lee.
Lea merasa ada hawa panas yang sedang menguasai seluruh tubuhnya, bagaimana tidak sekarang diruangan dirinya dan Lee sedang kedatangan tamu yang masih terlihat muda dan masih segar.
" Siapa wanita ini??" pikir Lea dalam hati, ia hanya memandang wanita muda dan seksi itu dengan seksama.
Wanita cantik itu memakai baju atasan dengan belahan dada rendah sehingga terlihat pangkal dari bukit Indahnya dipadukan Rom hitam pendek yang membuat kesan seksi wanita itu semakin keluar.
Leepun memasuki ruangan dan segera duduk berhadapan dengan wanita seksi itu dan entah kenapa Lea merasa dirinya semakin panas saat Lee mengembangkan senyumannya pada wanita yang sedang duduk didalam ruangan tersebut.
" Hai...tuan Lee kau semakin tampan saja" kata wanita itu dengan manja seperti nya mereka sudah saling mengenal sebelumnya
Lea pura pura sibuk dengan laptopnya tetapi ia berusaha memasangkan telinganya dengan baik agar bisa mendengar percakapan dari Lee dan wanita yang entah siapa namanya itu.
" Kamu bisa aja Sofia, bagaimanapun apa kita langsung ke pokok pembicaraan" kata Lee tanpa basa basi, ia kemudian mengeluarkannya berkas beras dalam map berwarna biru dan Kemi memberikan selembar surat untuk wanita uang dipanggil Sofia itu
" Ih...tuan Lee sukanya yang langsung langsung,,,aku suka.." kata Sofia sambutan mengedipkan matanya dan hal ini membuktikan dada Lea bertambah sesak.
" Ya ampun aku bisa mati bila melihat kelanjutan dari adegan ini, lebih baik aku keluar saja"
Lea kemudian berdiri dari kursi dan meminta ijin pada Lee
" Maaf aku permisi pak" kata Lea
" Kamu duduk, kamu tidak bisa kemana mana" kata Lee dan Lea semakin kesal dengan Lee
" Ya Tuhan apakah dia ingin aku sebagai penonton ketika dia digoda wanita sialan ini, atau ia ingin memperlihatkan bahwa dia memilih banyak penggemar.. Dasar laki laki ngakk peka" umpat Lea dalam hati tapi ia terpaksa menunggu perintah dari Lee yang merupakan boss nomor satu di kantor itu. Lea kemudian duduk dengan wajah kesalnya dan begitu melihat Lea yang kesal Lee menjadi tersenyum sendiri
" Baiklah Nona Sofia sepertinya biasa anda bekerja dengan baik, sebagai seorang artis endorse dari Produk kami,iklan yang kami percayakan pada nona berhasil. Perusahaan mengalami hampir 30 persen kenaikan penjual, saya akui totalitas anda sungguh luar biasa'" puji Lee
" Aku tau..maka dari itu aku setuju dengan kontrak kali ini dan aku tidak keberatan, suatu keberuntungan bagi saya bisa bekerja sama dengan tuan tampan seperti Anda" Sofia lagi lagi memuji
Lee, sudah sejak lam Sofia menaruh hati dengan pengusaha muda yang tampan itu.
" Baiklah sekarang Nona baca kontraknya dan jika anda setuju maka bisa langsung ditandatangani " kata Lee menjelaskan
" Baiklah" kata Sofia, ia kembali membubuhkan tandatangan nya sebagai tanda persetujuan dari dirinya.
" Senang bekerja sama dengan anda tuan Anthoni, bagaimana jika kita merayakan kerja sama kita ini" kata Sofia
" Merayakan??" ulang Lee dan kali ini melayang kan pandangan nya ke arah Lea yang oura pura sibuk dengan laptopnya
" Iya... sekedar Makan siang misalnya" kata Sofia yang menunjukkan deretan gigi putihnya
" Tapi..."
" Ayolah...satu kali saja" kata Sofia lagi dan akhirnya Lee pun menuruti permintaannya dari Sofia.
" Baiklah nanti siang kita makan siang dikantin saja, tapi ingat aku tidak punya waktu yang banyak" kata Lee dan Sofia langsung mengangguk dengan senang
Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.