Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 68



Mia begitu begitu kaget ketika ada seorang pengemudi Grab mengantarkan paket bunga dan beberapa coklat ke rumah mereka.


Mia melihat buket dan coklat itu ditujukan kepada Leanor, putrinya. Mia kemudian masuk ke kamar Lea dengan tujuan ingin memberikan paket tersebut kepada Lea.


Betapa terkejutnya Mia saat melihat putrinya duduk dengan tatapan kosong, bahkan saat Mia sudah membuka pintu kamarnya Lea sama sekali tidak menyadari nya.


" Lagi lagi hal ini terjadi" kata Mia sambil menatap putrinya dengan perasaan iba.


Mia ingat terakhir kali saat Lea mengalami kondisi seperti ini, itu adalah saat Jason memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka. Lea berusaha untuk bangkit dengan dukungan dari mamanya dan Kini Mia harus melihat pemandangan itu lagi.


Mia pun mendekati ranjang Lea dengan langkah perlahan, ia kemudian duduk di tepi ranjang dan sampai saat itupun Lea masih tetap dengan pandangan kosongnya.


"Lea" kata Mia dengan pelan, ia tidak ingin mengagetkan putrinya itu.


Leapun menoleh kearah Mia, dengan cepat ia menghapus airmata yang mengalir di pipinya.


" Sayang" kata Mia sambil mendekat dan ia mengelus rambut Lea dengan lembut.


" Kamu harus kuat ya nak, jangan sampai kamu sakit karena hal ini" kata Mia


" Pasti ma" kata Lea untuk menenangkan hati Mia, sesungguhnya ia sendiri tidak yakin akan kuat untuk menerima hal ini.


" Ini ada paket untuk kamu" kata Mia sambil menyerahkan buket bunga dan beberapa coklat untuk Lea.


" Ini dari siapa ma??" tanya Lea sambil memperhatikan bunga dan Coklat tersebut


" Mama tidak tau sayang tapi di buket bunga itu ada kartunya, coba kamu lihat saja"


Leapun mengambil sebuah kartu berbentuk hati yang ada di dalam bunga tersebut.


Aku tau mengembalikan sebuah kepercayaan bukanlah hal yang mudah Lea, tapi ijinkan aku untuk mendapatkan nya kembali. Jason


Mata Lea membelak melihat nama Jason ada di kartu tersebut, sebenarnya Lea sudah tau karena coklat yang diberikan adalah coklat yang sangat ia suka dan hanya Jason yang tau tentang hal tersebut.


Lea kemudian berdiri dan membuang semuanya itu ke tempat sampah yang berada di sudut kamarnya.


" Kenapa di buang sayang??" kata Mia penasaran


" Itu dari Jason ma" kata Lea dengan kesal


Mia hanya terdiam saja, ia bisa memahami sikap Lea yang begitu marah pada mantan masa lalunya tersebut.


" Lea mama masih bingung dengan apa yang terjadi antara Lee dan Jason" kata Mia


" Lee itu adalah sepupunya Jason" kata Lea


" Apa?? lalu kenapa Jason menyuruh Lee untuk menikahi mu, apa alasannya??"


Leapun menceritakan semua yang Jason katakan padanya, Jason melakukan semua ini hanya untuk melindungi dari buruan laki laki lain. Dan sekarang Jason sudah kembali dan ingin bersama Lea kembali.


" Jadi selama ini Jason sakit kanker?? dan ia tidak menikah dengan Hanif??"


" Begitulah ma"kata Lea


" Apa kamu tidak ingin kembali padanya, sepertinya perjuangan nya begitu besar untuk bisa mendapatkan mu"


" Ma...aku sama sekali tidak mencintai Jason lagi dan aku tidak ingin berhubungan dengan laki laki manapun untuk saat ini. Aku hanya ingin fokus pada proses perceraian ku ma"


" Baiklah terserah kamu saja, mama hanya tidak ingin kamu terlalu lama bersedih" kata Mia


___________________________________________________


Lea yang begitu terburu buru hingga tidak menyadari ada seorang pejalan kaki yang hendak menyeberang di lampu merah, karena tidak fokus Lea hampir saja menabrak orang itu dan hendak menerobos lampu merah.


"Ya Tuhan" Lea segera menghentikan motornya ketika laki laki yang ada dihadapannya hampir saja terjatuh karena ulahnya.


" Turun kamu" kata Laki laki itu dengan begitu marah


Leapun membuka helmnya dan segera menemui laki laki yang hampir ditabraknya itu.


" Maaf pak...aku minta maaf" kata Lea,


" Kamu ini bisa bawa motor dan masih bisa melihat dengan jelas kan??" kata laki laki itu dengan marah


" Iya maaf pak, saya sedang buru buru, saya tidak memperhatikan lampu merah" kata Lea lagi


" Pokoknya saya tidak dengan hal ini"


" Baiklah... sekarang mau bapak apa??"


" Saya mau..."


" Mau uang...ini" kata Seorang laki laki yang memberikan sejumlah uang untuk laki laki yang hampir ditabrak oleh Lea


" terima kasih dan untuk kamu, lain kali hati hati"


Lea hanya terdiam melihat Jason dengan mudah menyelesaikan urusan dengan laki laki itu.


" Kamu ngapain ada disini??" kata Lea dengan nada ketus, ia tidak suka melihat kehadiran Jason


" Tentu saja untuk menjagamu Kitty" kata Jason


" Aku bisa menjaga diriku sendiri dan aku sudah melakukan nya selama bertahun-tahun setelah kamu meninggalkan aku"


Jason hanya diam, ia tahu luka yang ia torehkan tidak akan pernah sembuh secara sempurna.


Lea segera kembali menaiki motor Bebeknya dan segera menuju kantornya. Begitu sampai dikantor Lea segera menuju lift untuk menuju lantai 2, begitu lift terbuka mata Lea membelak saat melihat Lee ada disana, sedang berdiri dan menatap dirinya.


" Sial mengapa aku harus bertemu dengannya, tadi Jason dan sekarang dia, mengapa dua laki laki ini muncul di pagi seperti ini"


Mau tidak mau akhirnya Lea masuk dan menekan tombol nomor 2. Setelah lift tertutup tiba-tiba saja lift itu terguncang dengan begitu kuat dan lampu dalam lift pun tiba tiba mati.


Lea panik dan ketakutan, tanpa sadar ia segera memeluk Lee sambil memejamkan matanya.


" Ya Tuhan"


Tubuh Lea bergetar saat guncangan itu kembali datang dan Lee semakin memeluk Lea dengan begitu erat


" Aku disini, kamu jangan takut" kata Lee


Leepun mengambil ponselnya dan segera menelpon Tom untuk segera mengatasi masalah tersebut.


" Kamu tenang saja, lift nya akan segera diperbaiki" kata Lee sambil terus memeluk Lea


"Mengapa...mengapa aku masih bisa senyaman ini di pelukanmu, aku tidak tau berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melupakan mu"


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u