Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 37



Mata Lee terbelalak saat Lee meminta dirinya untuk mencium bibi Lea, Lee bukannya tidak mau tapi ia merasa tidak memiliki hak untuk melakukan hal tersebut.


Lee terdiam, ia ingin segera pergi meninggalkan Lea dari ruangan itu.


" Maaf aku tidak bisa melakukan itu" kata Lee dengan suara lemah.


Seperti seluruh tulang dan hati Lea remuk mendengar penolakan Lee, ia tidak menyangka sejauh ini ia melangkah tapi hanya mendapatkan ciuman saja ia tidak bisa.


" kamu sudah benar benar keterlaluan mas" kata Lea dalam hati


" Kenapa?? Ah...aku tau ternyata kamu itu adalah seorang pengecut" kata Lea dengan sinis.


Sungguh Lea sudah muak dengan semua yang sudah ia jalani, sebuah pernikahan yang tidak ada tujuan atau komitmen.


Lee hanya diam dan dengan pelan ia melangkah kan kakinya untuk keluar dari ruangan itu. Lea tidak tinggal diam dia menarik tangan Lee agar tidak melanjutkan langkahnya.


" Apa kau tidak tertarik pada seorang wanita??" tanya Lea


" Apa jangan jangan kau ini guy??" kata Lea dengan tatapan tajam dan tampaknya Lee sudah mulai tidak nyaman dengan tuduhan Lea.


" Hmmm .. seharusnya aku tau kau ini hanya seorang pecundang" kata Lea lagi dan seperti nya kata kata Lea sudah memancing emosi Lee


Lee tidak terima dengan kata kata dan tuduhan Lea, ia menarik tangan Lea dan mendekatkan tubuh Lea kearah dingding dan mengunci tubuh Lea dengan tangan nya


Untuk sesaat mereka saling tatap, cukup lama Lee menatap wajah Lea.


" Apa aku salah menilai mu??" kata Lea tali tak melepaskan tatapan nya dari Lee


Tanpa banyak tanya dan tanpa diduga oleh Lea, Lee akhirnya menutup kedua matanya dan mulai mendekat kan bibir nya ke bibir Lea.


Lea yang super kaget dan sebenarnya ia tidak menyangka akhirnya Lee mengabulkannya keinginan nya. Kini Lea bisa merasakan bibir Lee dan sungguh itu rasanya sungguh manis.


Lee semakin tidak terkendali, hasratnya sudah benar benar bangkit. Tanpa disadari nya tangannya mulai menyentuh buah dad Lea yang begitu menantang.


Lea membiarkan Lee melakukan itu padanya, ia menikmati setiap sentuhan yang Lee pada dirinya, Lea bahkan sudah melingkarkan tangannya di leher Lee.


Untuk sesaat mereka larut dalam perasaan mereka masing masing, namun pada saat hendak membuka lingerie yang dikenakan oleh Lea, Lee segera tersadar bahwa ia sudah bertindak terlalu jauh.


Lee segera melepaskan ciumannya dan menarik dirinya dari tubuh Lea, hampir saja ia melanggar janji yang telah ia buat.


" Maaf..maafkan aku Lea" kata Lee dan Lea hanya diam saja.


" Tidak ada yang salah dalam hal ini, kita adalah pasangan suami istri dan hal seperti ini bukanlah hal yang tabuh untuk dilakukan" kata Lea


" Aku tau....yang ingin aku bukti kan aku masih normal dan aku bukanlah seperti yang kamu tuduhkan"


" Oh...ya ?? tapi itu belum sepenuhnya" kata Lea dan Lee tau Lea menuntut hal yang lebih dari dirinya.


Sebelum Lea menuntut hal yang lebih, Lee memutuskan untuk pergi dari ruangan itu, meninggalkan Lea begitu saja.


Lea hanya bisa termangu sambil menatap kepergian Lee. Lea merasa dirinya seperti perempuan yang tidak punya harga diri karena telah meminta sesuatu yang seharusnya Lee yang melakukan itu.


" Aku harus apa??" kata Lee, ia pun duduk di kursi makan sambil menundukkan wajahnya dikedua tangannya.


" Apakah aku salah mas?? Ya..aku salah kerena telah jatuh cinta padamu, aku tidak tahu apa maksud dari pernikahan ini. Untuk apa kau menikahiku?? Aku benar benar bodoh sampai aku tidak bis menahan perasaan ini"


Bulir bulir air mata Lea pun menetes di kedua pipinya, sungguh ia tidak pernah membayangkan akan menjalani pernikahan serumit ini.


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.


Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh.