
" Aku ingin segera menikah??" kata Lea tiba tiba dan tentu saja Jason begitu kaget mendengar hal ini.
" Apa tidak bercanda??" ulang Jason, ia hampir meledak mendengar kalau Lea ingin menikah dengannya.
Pertemuan Lee dan Lea membuat luka yang hampir tertutup itu jadi kembali berdarah. Ia ingin sekali melupakan Lee dan cara yang paling mungkin adalah dengan menikahi Jason.
" Aku cukup serius, jika kau tidak ingin menikah denganku tak apa" kata Lea
" Jelas aku mau" kata Jason, ia segera menariko tangan Lea dan menciumnya beberapa kali.
" Terima kasih Kitty" kata Jason sambil terus menggenggam tangan Lea dengan erat
Bukannya senang Lea justru tidak kelihatan tidak bahagia dan sepertinya ia tertekan dengan keputusannya sendiri.
'' Aku akan secepatnya mempersiapkan pernikahan kita dan aku ingin kamu kembali ke Jakarta dan kita menikah disana" kata Jason, ia sudah bisa membayangkan bagaimana dia dan Lea akan segera bersama untuk selamanya.
" Bagaimana??" ulang Lee lagi kerena seperti nya Lea tidak terlalu memperhatikan apa yang Jason ucapkan.
" Apa??" kata Lea mencoba untuk fokus
" Sebaiknya kita segera ke Jakarta dan kamu boleh tinggal dimana saja yang kau mau, di hotel, vila atau Apartemen" kata Jason
" Aku ingin kembali ke rumah peninggalan ibuku" kata Lea
" Tapi bukankah rumah itu sudah kamu jual??
" Tidak, aku hanya menggadaikannya pada Ryan sebanyak 200 juta dan jika ingin kembali aku bisa mengambilnya"
" Kalau begitu kita segera ke Jakarta dan mengambil rumah Tante Mia kembali"
" terima kasih" kata Lea sambil tersenyum kecut
" Tidak usah berterima kasih Kitty, itu sudah menjadi tugas ku untuk selalu menjaga dan melindungi mu Dan Leandra.
Entah kenapa dada Lea terasa sesak saat Jason mengatakan hal tersebut, bukan Jason yang dia harapkan untuk membahagiakan dirinya dan Leandra.
" Apa keputusan yang ku ambil sudah tepat??"
Lea menjadi bertanya tentang keputusan yang telah ia buat, malam itu Lea menjadi tidak bisa tidur karena persetujuan yang ia buat sendiri.
"Oh...aku bisa gila memikirkan hal ini" kata Lea sambil menarik selimutnya, ia kemudian memiringkan tubuhnya dan melihat Leandra yang sudah tertidur lelap.
" Ini untuk mu sayang " kata Lea, ia tersenyum saat mengingat begitu semangat nya gadis kecilnya itu saat ia tahi Jason akan menjadi ayahnya.
" Aku akan belajar mencintai Jason lagi, hal ini sudah kulakukan saat aku menikah dengan Lee. Aku bisa mencintai nya saat kami selalu bersama"
" Lea, apa kau sudah tidur??"
Mata Lea langsung terbuka saat mendengar suara Dian memanggil nya. Lea langsung membuka selimutnya dan melihat Dian yang berdiri di depan pintu kamarnya.
" Dian?? kau belum tidur??" tanya Lea, iapun beranjak menghampiri Dian
" Aku ingin bicara" kata Dian, iapun sengaja sudah membuat dua cangkir teh hangat untuk mereka berdua.
" Ada apa??" tanya Lea, kini mereka sudah ada di rumah tamu sambil menikmati teh hangat buatan Dian.
" Apa kau yakin akan kembali Jakarta??" tanya Dian, ia masih belum sempat menanyakan akan keputusan Lea untuk segera menikah dengan Jason.
" Memangnya kenapa??" tanya Lea
" Setelah semua perjuangan kamu untuk melupakan Jason dan Lee malah kamu ingin kembali pada Jason"
Leapun menarik nafasnya dan mencoba memikirkan kata kata yang akan diucapkan pada Dian.
" Terkadang hidup memang harus seperti itu Di, kita harus berkorban untuk orang orang yang kita sayangi. Kamu ingat saat aku menikah dengan Lee?? itu semua karena mama dan sekarang aku menikah dengan Jason itu karena Leandra"
" Aku tahu tapi pernahkah kau berpikir untuk Mela demi kebahagiaan mu, aku yakin Leandra juga bahagia jika Lee menjadi ayahnya dan dia memang adalah ayah kandung nya"
" Apa maksud Dian?? Lee tidak akan pernah mau menjadi ayah dari Leandra, dia itu egois dan pecundang"
Lea begitu emosional ia terlihat masih sangat kecewa dengan Lee tapi justru itulah Dian tahu bahwa Lee akan selalu hidup dalam hati Lea.
" Jangan menutupi cinta hanya karena kekecewaan Lea, tidak ada cinta yang sempurna tanpa sebuah pengorbanan"
" Ini" kata Dian memberikan sebuah kalung dengan inisial LL
" Apa ini??" kata Lea
" Ini adalah kalung pemberian Lee sebelum kita kembali kesini"
" Kau tahi Lea, LL adalah gabungan nama kalian berdua Lea dan Lee nama perusahaan yang ia buat sekarang. Aku tau baik kamu ataupun Lee tidak terpisahkan secara hati bahkan sampai sekarang Lee belum menikah"
Lea hanya terdiam dia tidak menerima kalung yang diberikan oleh Lee kepadanya.
" Jangan terlalu egois Lea, jangan mengorbankan Jason dalam hal ini. Aku yakin aku tidak akan bahagia bersama dengan Jason"
" Keputusanku sudah bulat, aku tetap akan meningkatkan dengan Jason dan kalau masalah hati aku akan belajar untuk mencintai nya lagi karena hal itu sudah pernah ku lakukan sebelumnya"
Jangan lupa like komen dan vote ya,....Love u para readers semuanya.....