
Setelah Lea dan Lee pulang berbelanja, Lea memutuskan untuk menata semua barang barang yang mereka beli. Ia mulai merapikan semua belanjaan nya dan memasukkan nya kedalam kulkas.
" pufff.. untung saja kami sudah makan di mall kalau tidak aku akan memasak lagi malam ini" kata Lea , dan ia baru teringat bahwa sebelum pulang mereka membeli sekotak pizza untuk mereka malam ini.
" Tiba tiba saja aku ingin memakannya"
Leapun akhirnya mengambil pizza yang terletak diatas meja, Leapun membuka pizza tersebut dan mengambil sepotong untuk dirinya
Begitu Lea ingin memasukkan nya kedalam mulutnya, tiba tiba saja ia menghentikan aksinya.
" Tidak usah, lebih baik aku tunggu mas Lee saja dan sebaiknya kami makan bersama" kata Lea dan akhirnya ia melanjutkan beres beres belanjanya.
"Sudah selesai??" kata Lee yang tiba-tiba datang dan muncul disamping kulkas dan sepertinya Lee sudah mandi dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur santai.
" Wah mas Lee curang masa mandi duluan" protes Lea
" Memangnya kenapa??" tanya Lee
" Kalau tau begitu sebaiknya kita mandi berdua tadi!" canda Lea dan seketika wajah Lee menjadi memerah.
" Dalam mimpi saja aku tidak pernah membayangkan nya, bagaimana ya kalau hal ini terjadi" pikir Lee dan munculnya hal hal eksotis yang akan mereka lakukan dan karena hal itu tubuh langsung saja seperti mendapat setrum,tiba tiba saja menegang.
" Lebih baik kamu mandi, biar mas yang akan lanjutkan" kata Lee
" Benarkah??" mata Lea berbinar dengan senang, iapun berdiri dan menyerahkan sayuran yang ada ditangannya.
"Cup" Lea tiba tiba saja mencium pipi Lee dan ia segera baik kelantai dua sambil tertawa.
" Kamu ini" kata Lee sambil menatap kepergian Lea dengan senyuman, Lee bahkan tidak menyadari dirinya sedang tersenyum, sepertinya ia senang dicium oleh Lea.
Hampir setengah jam Lee membereskan semua bahan makanan yang mereka belanjakan tadi, saking banyaknya Lee sampai bingung mau taruh dimana.
" Sudah selesai mas" kata Lea yang tiba tiba muncul
Lee tak berkedip saat melihat Lee menggunakan kimono diatas lutut, kimono putih yang berlukiskan bunga sakura itu tampak begitu cocok dengan Lea, apalagi kimono itu memiliki tali dipinggang yang menantang sekali untuk dibuka.
Lee menelan salivanya melihat Lea yang begitu cantik dan seksi dimalam itu.
" Imanku pasti tidak kuat" kata Lee
Lea yang melihat Lee tahu bahwa Lee sedang mengagumi penampilan nya malam itu, Lea memang sengaja memesan beberapa kimono pendek untuk dirinya dan ia tidak menyangka Lee bisa terpesona dengan penampilan nya.
Leapun mendekat kearah Lee, ia sengaja berjalan dengan perlahan sambil melilit lilitkan rambut panjangnya tersebut.
Lee tidak berkedip dan bahkan sinar matanya mengikuti arah Lea berjalan. Begitu sampai dihadapan Lee,Lea menggelayut kan tangannya di leher Lee.
Harum tubuh Lea langsung menyeruduk hidung Lee, aroma bunga mawar yang lembut membuat Lee benar benar nyaman.
" Kamu wangi sekali nona" kata Lee dan iapun merangkul pinggang Lea.
Lea hanya tersenyum dan tangannya kini bergerak diwajah Lee dan menyusurinya dengan jarinya.
Lee sudah terbakar bahkan sekarang ia sudah mulai menyusup kebalik kimono Lea, ia meremas bagian bawah Lea dan sontak saja Lea langsung mendesah. Tanpa pikir panjang Lee langsung membawa Lea kesofa yang ada diruang tamu, karena Lea merasa tidak nyaman berada di sofa, akhirnya ia memilih untuk melanjutkan di karpet yang ada di bawah sofa dan itulah untuk yang kedua kalinya Lee dan Lea menyatu.
Ruang tamu itu seketika dipenuhi oleh desahan desahan eksotis dari bibir Lea dan Lee, sampai akhirnya mereka sampai dipuncak kenikmatannya masing-masing.
" Aku mencintaimu tuan Lee" kata Lea Sambil memeluk Lee dan Lee hanya diam saja
" Katakan kau juga mencintaiku" pinta Lea
" I Love u" kata Lee Sambil menatap Lea dan saat itu juga Lea semakin mempererat pelukannya.
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.