Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 69



" Liftnya sudah terbuka" kata Lee yang masih dengan posisi memeluk Lea


Lea sepertinya merasa nyaman sekali di pelukan Lee, hingga ia tidak menyadari mereka sudah ada ada diluar lift.


" Nona Lea Kita sudah ada diluar sekarang" kata Lee,


Begitu menyadari mereka sudah ada diluar dan dilihat oleh beberapa karyawan. Lea langsung melepaskan pelukannya dan segala pergi keruangan nya.


Lea benar benar tidak fokus dalam bekerja hingga ia melakukan beberapa kesalahan yang membuat ia harus mengulang beberapa berkas.


"Sepertinya aku akan lembur malam ini" kata Lea sambil memijit keningnya.


Waktu makan siang pun akhirnya tiba, Lea sebenarnya tidak merasa lapar tapi karena ia memiliki riwayat maag dan asam lambung yang terbilang parah terpaksa ia harus mengisi perut nya sebelum ia kembali bekerja.


Seperti biasa begitu sampai di kantin si segera menghampiri Dian, di meja yang biasa mereka tempati.


" Hai Di" sapa Lea tapi Dian tidak menjawab, ia kelihatannya acuh dengan keberadaan Lea.


" Kamu marah ya??" tanya Lea dan Dian hanya diam saja.


" Kamu kenapa sih??" tanya Lea sambil duduk disampingnya Dian


" Kamu kenapa sih Di, aku benar benar sedang pusing sekarang jangan lagi kau membuat aku semakin pusing"


" Kamu ini benar benar keterlaluan Lea" kata Dian dengan cemberut, bahkan bibir Dian maju satu centi.


" Kenapa??" tanya Lea


" Semalam aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun padamu, tapi kau tidak menjawab panggilan dariku. Aku bahkan sudah menghubungi mu selama 12 kali"


Lea hanya tersenyum melihat sahabatnya, ia tahu semalam memang Dian menghubungi sebanyak 12 kali tapi karena masalah semalam Lea jadi tidak bisa menjawab semua panggilan Dian.


" Maaf Di, semalam Lee datang ke rumah" kata Lea dengan raut yang menyedihkan


" Mau apa dia??" kata Dian


" Dia datang untuk menceraikanku dihadapan mama"


" Apa??" mulut Dian seketika menganga mendengar apa yang dikatakan oleh Lea.


" Kamu ngakk bercanda kan??"


" Ya ampun mana mungkin aku bercanda apalagi masalah perceraian" kata Lea


" Ternyata Lee adalah seorang laki laki yang tidak punya perasaan, bisa bisanya dia menceraikan kamu setelah kamu terpaksa menikah dengannya"


Dian juga benar benar ikut kesal dengan sikap Lee yang menurutnya semena mena.


" Apa sih alasan Lee melakukan semua ini??"


" Jason" kata Lea


Dian mencoba untuk mencerna dan mengingat nama Jason. Perlahan Dian kembali ingat saat dulu ia mulai bersahabat dengan Lea. Lea dulu pernah bercerita tentang Jason, mantan yang dulu mengkhianati nya dan memilih menikah bersama sahabat Lea sendiri.


" Jason yang itu??" tanya Dian


Lea mengangguk dengan pelan,


" Aku ngakk ngerti deh"


Leapun akhirnya menceritakan tentang Lee dan Jason mempermainkan dirinya hingga seperti sekarang sekarang ini


Saat sedang sibuk berbicara tanpa sepengetahuan mereka tiba tiba saja ada seseorang yang ikut nimbrung dalam pembicaraan mereka dan sedang duduk tegak di hadapan mereka berdua.


" Aku tau, kau sedang membicarakan ku Kitty"


Lea dan Dian saling menoleh ke arah laki laki yang sedang berdiri di hadapan mereka.


" Jason" kata Lea dengan tidak percaya,


Mata Dian sama sekali tidak berkedip, ia melihat sosok Tuhan yang paling sempurna menurutnya.


" Ternyata ini ada Jason, ya Tuhan dia tampan sekali"


Berbeda dengan tatapan Dian yang penuh dengan kekaguman justru Lea menatap Jason dengan tatapan yang sangat sinis, ia bahkan tidak suka melihat Jason berdiri di hadapannya.


" Kamu ngapain ada disini??" tanya Lea dengan ketus, ia bahkan sengaja mengalihkan pandangannya agar tidak melihat wajah sang mantan.


" Aku?? aku disini untukmu Kitty" kata Jason dengan manisnya.


" Ya ampun romantis sekali" kata Dian tanpa sadar


" Dian" kata Lea


" Maaf,,, habisnya dia tampan sekali bahkan ia jauh lebih tampan dari pak Lee" kata Dian setengah berbisik dan Jason hanya tersenyum mendengar pujian Dian.


" Sebaiknya kamu pergi, aku sedang tidak ingin berbicara dengan mu"


" Aku tidak akan pergi Kitty, dan mulai besok aku yang akan jadi CEO di kantor ini"


" Apa?? CEO??" kata Lea tidak percaya


" Aku ini adalah pemilik asli dari perusahaan Yahya e and company, apa kamu tidak ingat aku ini adalah Jason Mraz Yahya pemilik asli dari perusahaan ini. Lee hanya mengganti kan posisiku untuk sementara"


" Jadi Jason adalah pemilik asli perusahaan ini"


Antara percaya dan tidak percaya, Jason lah pemilik asli dari Perusahaan yang dipimpin oleh Lee. Ternyata Lee hanya mengganti kan posisi Jason ketika ia dalam pengobatan.


Jangan lupa like, komen , vote dan follow author ya....