
" Ini Lea kemana sih?? niat olahraga atau tidak! tidak biasanya Lea terlambat begini, atau jangan jangan..."
Belum lagi Dian menyelesaikan kata kata untuk diri nya sendiri tiba tiba saja Lea muncul dihadapannya dan kali ini dia tidak sendirian.
" Dian" kata Lea membuat Dian seketika menengadah kearahnya
" Lea.." Dian begitu tercegah melihat pemandangan indah yang ada dihadapannya bahkan dalam mimpi saja Dian tidak pernah bermimpi melihat mahluk serampangan Lee. Apalagi tubuh sixpack Lee terpampang nyata dihadapannya rasanya jantung Dian mau lepas melihat boss besarnya ada dihadapannya saat ini.
" Dian" kata Lea karena Dian sama sekali tidak berkedip dan Lea tahu pasti Dian begitu terpesona dengan tampilan suaminya.
" Eh...iya ternyata pak Lee juga ikut ya" kata Dian gelagapan, ia hampir saja tenggelam dalam angan angan nya sendiri.
" Sekarang ayo kita lari pagi, sebelum hari menjelang siang" kata Lea sambil memulai larinya dan Lee dan Dian pun langsung mengikuti Lea.
Taman itu begitu ramai karena begitu banyak yang sedang melakukan olahraga disana mulai dari jogging, senam hingga olahraga sepeda.
" Taman ini selalu ramai ya kalau hari Sabtu dan Minggu" kata Dian disela sela lari mereka.
" Iya Di, aku kangen sekali dengan tempat ini, dan akhirnya kita bisa jogging lagi" kata Lea yang berlari disamping mereka sedangkan Lee sudah berada didepan mereka.
" Eh...tapi kok bisa sih pak Lee ikut denganmu??" tanya Dian penasaran
" Ngakk tau begitu tau aku mau jogging dia bersikeras pingin ikut"
Selama mereka jogging pandangan para wanita tertuju pada Lee, mereka melihatnya Lee sambil melempar kan senyuman termanis mereka dan hal ini membuat Lea benar benar tidak suka.
" Lea sepertinya kamu harus ekstra deh dalam menjaga pak Lee, lihat saja mata para wanita tertuju padanya. Kamu harus hati hati deh" kata Dian sambil mengingat kan Lea.
" Aku ngakk tau deh Di, sepertinya Lee memiliki Benyak rahasia dan walaupun aku berstatus sebelum istrinya aku tidak mengerti dengan Lee dan itu membuat ku seperti wanita yang menyedihkan" kata Lea
" Maka dari itu kamu harus bisa mendapatkan Lee, kamu coba saja rayu dia seperti yang aku sarankan kemarin"
" Ta...tapi aku bukanlah wanita seperti itu, kamu tau sendiri aku tidak biasa menggoda atau semacamnya"
" Maka dari itu kamu harus belajar, kamu jangan jadi ice princess lagi karena kamu sudah sah menjadi istri dari pak Lee maka kamu berhak atas dirinya. Lagian menggoda suami sendiri bukanlah dosa malah bisa jadi ibadah"
Hampir satu jam mereka jogging, Lea dan Dian sudah benar benar kelelahan hingga mereka berdua memilih duduk disebuah kursi kayu yang ada ditangan tersebut.
" Aduh kakiku udah pegal nih" kata Dian sambil mengurut betisnya
" Pak Lee kemana ya??" tanya Dian
" Atau jangan jangan dia masih digodain cewek cewek cantik itu dan dia melayani nya" kata Dian menduga duga
" Kami ini bikin aku tambah panas saja" kata Lea dengan kesal, ia mengibaskan tangannya karena tubuhnya sudah mulai penuh dengan keringat
" Aku mau beli minum dulu ya" kata Dian
" Baguslah kamu punya Inisiatif sendiri" kata Lea
Dian pun segera pergi membeli minuman untuk mereka bertiga, ia mencari pedagang minuman yang biasanya berjualan disekitar taman.
Saat Lea sedang menunggu Dian tiba tiba saja nama Lea dipanggil.
" Lea"
Leapun menoleh kearah belakang dan ternyata ia dipanggil oleh sosok yang tidak asing dalam hidupnya.
"Mas Ryan??" kata Lea sambil tersenyum, Ryan adalah senior Lea sewaktu masa kuliah dan beberapa kali Ryan menyatakan perasaannya pada Lea namun menolak karena pada saat itu dia memilih Jason.
" Hei ...lama tidak bertemu" kata Ryan yang langsung duduk disamping Lea
" Mas apa kabar??" kata Lea
" Aku baik...tapi kamu makin cantik aja" goda Ryan dan Lea hanya bisa tersenyum mendengar pujian Ryan
"Mas sama siapa??" tanya Lea
" Sendiri dan kamu juga sendiri ya??"
" Enggak kok mas, aku kesini sama teman" kata Lea,
" Aku rindu sama kamu Lea, sudah lama aku mencari informasi tentang kamu tapi aku tidak bisa mendapatkan nya, beberapa kali aku mengirimkan inbox di FB kamu tapi kamu ngakk ada respon"
" Maaf ya mas, belakangan ini sedang sibuk"
" Well, apa kamu masih sama Jason??"..
Jason nama itu kembali muncul setelah sekian lama Lea tidak mendengar nya lagi, rasanya ia ingin mengubur segala sesuatu yang berhubungan dengan Jason. Ya selama tiga tahun lebih akhirnya Lea bisa melupakan Jason meskipun terkadang ada hal hal kecil yang mengingatkannya pada mantan terindah nya itu.
Jangan lupa like,komen dan vote novel ini ya... karena dukungan kalian akan sangat berguna sekali bagi author.