Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 78



Lea harus kembali di rawat di sebuah rumah sakit, Kate kondisinya yang semakin lemah, Lea bahkan sudah tak sadarkan diri selama beberapa jam. Hai ini disebabkan oleh Lea yang tidak bisa makan selama berhari-hari .


Dian tampak sedang menemani Lea yang sedang terbaring di ruang rawat dengan selang infus yang tertancap ditangannya. Lea masih tidak sadar dan menurut dokter hal ini disebabkan oleh kondisi tubuh yang sangat lemah karena tidak ada asupan makan yang masuk ke dalam tubuhnya.


" Ya Tuhan, kenapa cobaan yang dialami oleh Lea seperti nya tidak ada habis habisnya" kata Dian sambil melihat sahabatnya yang tidak berdaya itu.


Semua penderitaan Lea bermula ketika ia menikah dengan Lee, Lea yang sudah benar benar mencintai Lee berjuang semampu mungkin untuk mempertahankan rumah tangganya. Ia sudah melakukan segala usaha untuk bisa memperjuangkan rumah tangganya dengan Lee, namun nyatanya Lee menghilangkan dan hanya meninggalkan segudang luka untuk Lea.


" Bagaimana keadaannya??"


Jason tiba tiba saja masuk kedalam ruangan Lea, padahal Dian tidak memberitahukan kalau Lea masuk rumah sakit.


" Bagaimana kamu tau kalau Lee ada disini??" tanya Dian


" Aku tadi mampir ke rumah Lea dan tetangga mengatakan bahwa Lea dibawa kesini dengan kondisi tidak sadarkan diri"


" Begitu lah, kata dokter Lea lemah karena ia sangat kekurangan asupan gizi, ini karena Lea tidak pernah bisa makan dengan baik"


Jason mendekat dan mengelus rambut Lea, ia memperhatikan wajah pucat pasi dengan bibir yang sudah memutih.


" Aku tau cara membuat Lea bisa membaik" kata Dian


" Bagaimana caranya??"


" Aku tidak yakin Anda bisa melakukannya itu" kata Dian sambil menatap Jason


" Katakan saja"


" Pertemukan Lee dengan Lea".


Seketika Jason diam, dia tidak tahu harus berkata apa dengan permintaan yang disebut oleh Dian


" Ma.. maaf aku tidak bisa melakukan itu" kata Jason dengan wajah tertunduk


"Berhenti bersikap egois Jason, lihatlah Lea saat ini , seandainya Lee ada disini pasti Lea tidak akan seperti ini"


" Ada aku yang akan menjaga dia, dia tidak memerlukan Lee untuk itu"


Dian benar benar tidak mengerti dengan jalan pikiran Jason, ternyata laki laki tampan ini begitu terobsesi dengan Lea.


" Lea begini karena kehilangan ibunya bukan karena kehilangan Lee" kata Jason berdalih


"Aku tau tapi lihat apa yang terjadi dengan Lea, meskipun kamu ada disini Lea tidak merasa terhibur. Aku kenal Lea, dia bukanlah wanita yang mudah jatuh cinta dan aku rasa kaupun mengetahui nya"


Lee terdiam lagi, ia juga tahu bagaimana sosok Lea, dia memang wanita yang tidak mudah jatuh cinta namun saat ia sudah mencapai seseorang maka ia akan sulit untuk melepaskan nya.


Jason teringat saat Lea begitu terpukul ketika mengetahui Jason ingin menikahi Hanif sahabatnya. Lea begitu terpuruk dan benar benar sulit bangkit.


" Jika kamu mempertemukan Lee dengan Lea maka aku jamin Lea akan membaik, apalagi kalau perceraian ini dapat dihindarkan"


"A...aku tidak bisa melakukan itu, aku terlalu mencintai Lea"


Mendengar jawaban Lee, Dian benar benar naik darah, ia memilih untuk tidak membicarakan hal itu karena baginya itu percuma saja


" Sudahlah, aku tidak bisa memaksa mu, tapi aku harap kau bisa memikirkan nya lagi. Aku tidak ingin menggurui kamu tapi aku pernah dengar bahwa cinta itu tidak harus saling memiliki"


" Mas Lee"


Tiba tiba saja nama itu keluar dari mulut Lea, Jason dan Dian melihat Lea yang sudah mulai bergerak.


" Bahkan saat tidak sadar pun Lea masih menyebut nama itu" kata Dian sambil melihat ke arah Jason.


Perlahan mata mulai terbuka


" Lea" kata Dian sambil tersenyum,


" Mas Lee mana??" tanya Lea


" Lee?? dia tidak ada disini" kata Dian


" Apa?? tapi baru saja dia memeluk ku,!! Ah... ternyata itu hanya mimpi" kata Lea, air mata kemudian mengalir dari kedua sudut matanya.


" Lea aku ada disini" kata Jason yang mendekat ke ranjang Lea, ia kemudian menggenggam tangan Lea namun dengan cepat Lea menepis tangan itu.


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.