Prince For An Ice Princess

Prince For An Ice Princess
Episode 83



Jason seperti kehilangan kekuatannya, pagi ini ia dikejutkan oleh sebuah surat dan sebuah amplop yang berisi sejumlah uang.


Jantung dan lutut Jason seolah lemas saat melihat surat pengunduran diri dari Lea dan iapun membayar sejumlah denda karena sudah menyalahi aturan kontrak kerja.


" Ini tidak mungkin, tadi malam aku mas bertemu dengan Lea dan semuanya baik baik saja" kata Jason


Dengan derap langkah yang begitu cepat, Jason segera menghampiri Dian ke meja kerjanya. Raut wajah Jason terlihat tidak tenang dan sangat tegang.


"Dian segera ke ruangan saya" kata Jason, iapun segera membalikkan badannya menuju ruangannya.


Dian tahu apa alasan Jason memanggil nya pagi ini, ini pasti kepergian Lea dan Dian menyiapkan mentalnya agar tidak memberitahukan kepergian Lea.


Begitu sampai di ruangan Jason, Dian melihat wajah Jason yang tampak kebingungan dan jarinya sibuk mengetuk ngetuk meja kerjanya.


" Sepertinya Jason benar benar frustasi" kata Dian dalam hati, ia kemudian mendekat ke arah Jason yang memang sudah menunggunya.


" Ada apa yang bisa saya bantu pak" kata Dian dan Jason segera menatap nya dan mengambil surat serta amplop yang berisi uang denda Lea.


" Apa ini??" kata Jason, Iapun melempar surat dan amplop itu dihadapan Dian.


Dian hanya diam dan dia juga kebingungan, Jason telah melampiaskan kemarahannya pada orang yang salah dan Dian tidak bisa menerima hal ini.


" Apa aku melakukan kesalahan pak??" kata Dian lagi


Jason segera tersadar bahwa ia telah marah pada orang yang salah, kepergian Lea tidak ada hubungan nya dengan Dian.


" Lea pergi kemana??" tanya Jason


" Lea??" ulang Dian berpura pura tidak tahu


" Hentikan sandiwara mu nona Dian, aku yakin kau tahu kenapa Lea pergi dan kemana ia pergi" kata Jason sambil menatap Dian, ia sangat menginginkan sebuah jawaban.


" Maaf pak, aku tidak tahu" kata Dian


" Sudah kuduga, tidak semudah itu untuk mendapatkan informasi darimu"


" Beritahu saja Dian atau kau akan menerima hukuman karena itu" kata Jason mengancam


" Hukuman?? apakah aku orang yang pantas dihukum untuk hal ini, jika Lea memang pergi apakah aku orang yang pantas disalah kan?"


" Aku disini untuk pekerjaan pak Jason ,bukan untuk hal pribadi, aku tidak punya andil untuk itu" kata Dian


Jason terdiam, ia tahu Dian adalah orang satu satunya yang tahu mengenai Lea dan Jason yakin Dian pun sudah mengetahui kepergian Lea.


" Silahkan keluar" kata Jason akhirnya, ia tahu tidak akan mudah untuk mencari informasi dari Dian


Dian akhirnya keluar dari ruangan Jason, ia sedikit bernafas lega karena Jason tidak terlalu memaksanya.


Setelah Dian keluar dari ruangannya, Jason memutar otaknya agar bisa segera menemukan Lea. Ia pun segera mengambil kunci mobilnya dan segera menuju rumah Lea.


" Semoga saja ia belum pergi" kata Jason sambil mempercepat laju mobilnya,


Begitu sampai di rumah Lea, Jason melihat kondisi rumah yang begitu sepi, pintu dan gerbang yang sudah terkunci.


" Sial, ternyata Lea benar benar pergi" kata Jason sambil membanting setirnya.


Jasonpun mengambil ponselnya dan mulai menghubungi Lea namun hingga panggilan ke 10, ponselnya tidak bisa terhubung dengan Lea.


" Apa yang harus kulakukan?" kata Jason pada dirinya sendiri,


Jasonpun menghubungi seseorang yang mungkin bisa membantu nya.


" Halo Ken, aku ingin kau memeriksa seorang wanita yang yang bernama Leanor, apakah ia melakukan penerbangan pagi ini"


Jason menghubungi temannya yang bernama Ken, ia adalah seorang petugas administrasi bandara dan ia meminta bantuan apakah ada penumpang yang bernama Leanor.


" Aku butuh waktu untuk itu Jason, aku akan menghubungi nanti" kata Ken


" Baiklah, aku sangat membutuhkan informasi darimu" kata Jason, ia kemudian mematikan ponselnya.


" Aku harus kembali ke kantor dan mencari cara agar Dian mau memberitahu kan dimana keberadaan Lea"


Jasonpun memutar kendali mobilnya dan segera melajukan ke perusahaan Yahya group and company.


Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.