
Lea begitu bergetar saat masuk ke dalam ruangan dokter kandungan, setelah masuk dan menceritakan keluhannya dokter yang bernama Citra tersebut akhirnya melakukan pemeriksaan urine Kepada Lea.
Hanya cukup 3 menit saja, dokter tersebut sudah mengetahui apakah Lea sedang hamil atau tidak
"Selamat anda hamil!!" kata Dokter citra sambil tersenyum
" Apa??"
Lea seolah mendapat pukulan yang begitu berat, Lea merasa dunianya seketika berubah menjadi awan mendung yang akan berubah menjadi hujan ujian yang sangat berat.
" Aku..aku tidak boleh hamil" kata Lea
Dokter yang memeriksa Leapun terkejut,
" Apakah anda belum menikah??" tanya dokter Citra, karena ekpresi yang ditunjukkan Lea adalah ekspedisi wanita yang tidak menyetujui ada janin di kandungan nya dan biasanya hal itu terjadi pada pasien yang belum menikah.
" Aku sudah menikah Dokter tapi aku sedang dalam proses perceraian" kata Lea
" Kalau begitu anda berhak untuk mengajukan pembatalan perceraian sampai anak itu lahir"
" Benarkah??" mata Lea berbinar saat mendengar perkataan dari dokter Citra
" Benar sekali ibu Lea,"..
Lea akhirnya kembali kerumah dengan perasaan tidak menentu, antara senang bingung, khawatir bercampur menjadi satu.
" Apa yang harus mama lakukan nak" kata Lea sambil mengelus perut nya,
Lea akhirnya memutuskan untuk menghubungi Lee dengan ponsel nya namun hingga panggilan kesepuluh ponsel Lee tetap saja tidak bisa dihubungi.
Lea menjambak rambut nya yang tidak gatal, sekarang ia benar benar pusing bagaimana caranya agar ia bisa memberi tahukan Lee bahwa dirinya sedang mengandung buah cinta mereka.
" Jason!!"
Leapun teringat pada Jason, mungkin Jason bisa membantu Lea untuk mendapatkan Kontak baru Lee.
Akhirnya Lea mengajak Jason untuk bertemu, ia terpaksa harus bertemu dengan Jason untuk mengetahui seputar informasi mengenai Lee.
_______________________________________________
Mata Jason berbinar saat menerima pesan dari Lea, sebuah pesan yang ingin mengajak nya bertemu. Jason tentu saja langsung menyetujui nya dan ia menyarankan agar mereka bertemu di Garden cafe.
Jason pun segera bersiap siap untuk bertemu dengan pujaan hatinya.Dia berdandan setampan mungkin agar bisa menarik perhatian Lea lagi
" Akhirnya setelah hampir 2 bulan, kamu akhirnya luluh juga" kata Lee sambil merapikan rambutnya
" Seperti nya aku sudah tampan" kata Jason pada dirinya sendiri yang sedang bercermin.
" Lea..I am coming" kata Jason sambil menyambar kunci mobil yang ada nakas.
Setelah berkendara selama beberapa saat akhirnya Jason sampai di Cafe tersebut, ia kemudian memandang sekitar dan belum melihat keberadaan Lea ada disana.
Akhirnya Jason memutuskan untuk menunggu Lea di area yang paling dekat dengan pintu masuk, agar ia bisa melihat Lea jika ia sudah datang.
Sambil menunggu, Jason pun memesan makanan dan minuman kesukaan mereka berdua waktu masih bersama.
Sejak tadi Jason hanya tersenyum senyum, ia begitu bahagia karena setelah 5 tahun akhirnya Lea mau mengajak nya untuk bertemu.
Lea akhirnya mendekat dan memberikan seulas senyum pahit untuk Jason, Lea tampak begitu sangat polos dengan baju t shirt dan tanpa menggunakan riasan.
" Kamu tetap cantik Lea" kata Jason dalam hati
" Hai Kitty, ayo duduk" kata Jason sambil mempersilahkan Lea untuk duduk.
" Aku ingin meminta kontak baru Lee padamu" kata Lea langsung pada maksud kedatangan nya.
Jason tentu saja tidak menyukai hal itu, ia berharap pertemuan nya dengan Lea kali ini adalah membahas mengambil hubungan mereka berdua.
"Untuk apa?? bukankah kalian sebentar lagi akan bercerai"
" Untuk anak ini" kata Lea sambil memegang perutnya
Bagai petir di siang bolong, Jason terkejut saat mendengar Lea mengucap kata Anak.
" Kamu hamil??" tanya Jason
" Iya.."
Jason justru malah tertawa di hadapan Lea, dan tentu saja Lea merasa keheranan.
" Impossible" kata Jason,
" Apa kamu pikir ini lelucon??" kata Lea dengan tatapan kemarahan.
" Mana mungkin kamu hamil, Lee selalu memberikan mu pil KB"
" Pil KB??" Kata Lea tidak mengerti
" Iya vitamin yang diberikan oleh Lee untukmu, itu adalah pil KB"
Lea kembali mengingat sebotol vitamin berwarna putih yang diberikan oleh Lee dan ia selalu bertanya dan memastikan untuk selalu meminum nya.
Lea selalu mengatakan sudah meminumnya padahal terkadang ia lupa, apalagi selama tiga bulan belakangan ini Lea sama sekali tidak pernah lagi meminumnya.
" Aku tidak meminum nya selama 3 bulan belakangan ini" kata Lea dan Jason tentu saja tidak percaya dengan hal tersebut.
" Jangan bercanda Kitty, aku pastikan Lee tidak akan kembali" kata Jason
" Lalu bagaimana dengan anak ini" kata Lea sambil memegang perutnya.
" Hentikan sandiwara ini dan menikah lah dengan ku"
Mata Lea kembali memancarkan kemarahan laki laki yang pernah menjadi pacarnya ini.
" Apakah aku wanita yang suka bersandiwara tuan Jason?? ternyata kau tidak mengenal ku dengan baik" kata Lea dengan marahnya, ia berharap Jason akan membantunya jika mengetahui dirinya sedang mengandung anak Lee
Leapun meninggalkan Jason yang terdiam disana, ia memilih untuk mencari jalan lain agar ia bisa mengatakan pada Lee bahwa ia sedang hamil.
Jangan lupa like komen dan vote novel ini agar author semangat ya.
Buat yang penasaran tentang kisah Anthoni bisa langsung klik profil author karena novel Menikahiku season 2 sudah up loh...Love u