
" Apa ini bagian dari rencanamu ya Dian? kenapa kamu bisa ngakk tau kalau CEO dari perusahaan LL adalah Lee" kata Lea tidak habis pikir.
Setelah mereka makan di restauran tersebut, Lea secepat mungkin membawa Leandra dari sana, ia tidak ingin Lee curiga dan semakin dekat dengan Leandra.
" Aku Sam sekali tidak tahu Lea kerena di email itu hanya menyebutkan inisial nya, aku juga bingung dan sepertinya ini adalah ide dari asistennya si Tom"
Lee berjalan mondar-mandir, bagaimana kalau Lee curiga, karena pada pertemuan pertama saja Leandra sudah begitu dekat dengan Lee.
" Sebaiknya kita langsung kembali saja Di, aku benar benar takut"
" Takut?? kenapa??"
" Aku takut kalau Lee tahu mengenai Leandra dan ia akan mengambil nya dari aku, apalagi aku rasa Lee sudah menikah dengan Sofia"
" Tapi aku tidak yakin, kamu lihat Lee terlihat menjaga jarak dengan Sofia terutama di hadapan kamu, aku yakin dia masih mencintai kamu Lea"
" Aku tidak percaya Di, aku sudah tidak percaya dengan yang namanya cinta, aku..."
Lea....tiba tiba saja ada orang yang memanggil nama Lea dari luar dan ia tahu kalau itu adalah Lee.
" Bagaimana ini Dian, dimana Leandra??"
" Sepertinya dia tertidur lagi, mungkin dia masih kelelahan"
" Lea..." panggil Lee lagi
" Temui saja, tidak ada gunanya lari dari kenyataan, kamu harus siap" kata Dian sambil memegang pundak Lea
" Aku tidak yakin, aku takut terbawa perasaan Di dan aku tidak bisa menepati janjiku pada Jason"
" Kamu akan menemukan jawabannya setelah ini," kata Dian lagi
" Kamu jagain Leandra ya!!"
Dengan tangan yang bergetar Lea membuka pintu kamar mereka dan saat itu Jantung Lea kembali berdetak saat melihat Lee ada disana.
Rasa itu hadir kembali, perasaan itu masih saja sama dan sepertinya 5 tahun tidak menghapus semua tentang Lee.
" Ada apa??" kata Lea bersikap biasa saja
" Hmmm Leandra mana?? aku bawain coklat untuk nya" kata Lee sambil menyerahkan bungkusan yang berisi beberapa batang coklat.
" Dia sedang tidur, lebih baik kamu pergi saja" kata Lea, iapun berniat untuk menutup pintu namun Lee segera menahannya.
" Tunggu Lea, aku ingin bicara denganmu dan ini sangat penting" kata Lee
" Penting?? katakan saja, aku tidak ingin terlalu banyak bicara denganmu" kata Lea, emosinya perlahan memuncak ketika ia teringat Lee menolak untuk bertemu dengannya.
" Aku tidak bisa bicara disini, aku mohon" kata Lee, iapun menyentuh tangan Lea namun dengan cepat Lea menepisnya.
" Bukan, berikan aku kesempatan untuk bicara dan kalau masalah kerjasama aku serahkan padamu saja, jika kamu tidak mau aku tidak akan memaksamu"
" Baiklah kalau begitu masalah kita beres dan kamu jangan khawatir aku akan segera pergi agar istri kamu tidak akan marah"
" Istri??" ulang Lee
" Iya kamu menceraikan aku untuk menikahi Sofia kan??''
Lee semakin tidak sabar dan iapun menarik Lea hingga Lea terpental ke tubuhnya.
" Awwwww, kamu apaan sih" kata Lea dan tanpa banyak tanya Lee pun membawa Lea keluar dan walaupun memberontak Lea akhirnya menuruti keinginan Lee.
" Kamu apaan sih" kata Lea sambil melepaskan tangannya dari genggaman Lee
" Aku hanya ingin bicara Lea, aku tahu aku salah kerena begitu egois"
" Kamu bukan hanya egois, kamu itu laki laki brengsek" maki Lea dan Lee hanya diam saja, ia bisa mengerti kemarahan Lea
" Leandra itu siapa??" tanya Lee
" Bukan siapa siapa, dan itu bukan urusan kamu" kata Lea, ia tidak ingin kalau Lee sampai tahu kali Lea itu adalah buah cinta mereka berdua.
" Apa dia anakku??" tanya Lee dengan hati hati
Seketika raut wajah Lea seketika berubah, sekarang ia terlihat panik.
" Bukan, dia bukan anakmu tapi dia adalah anak asuhku" kata Lea berbohong tapi Lee tahu kalau Lea sedang berbohong sebab ia menggigit bibir bagian bawahnya.
" Kamu bohong Lea, aku yakin Leandra itu adalah anakku" kata Lee
" Huh, sudahlah tidak ada gunanya bicara denganmu" kata Lea beranjak pergi namun lagi lagi Lee menahannya.
" Ada apa lagi??" kata Lea
" Aku masih mencintaimu Lea" kata Lee dan seketika Lea berhenti .
Jantung Lea seolah melayang saat mendapat pengakuan yang dulu sangat ia harapkan.
" Aku masih sangat dan selalu mencintaimu" kata Lee
Airmata Lea langsung keluar dari kedua bola mata indahnya.
" Sudah terlambat, aku akan menikah dengan Jason sekarang"
Seketika tubuh Lee lemas, ia terduduk di bangku restauran tempat dimana Lee membawa Lea
Jangan lupa like komen dan vote ya,....Love u para readers semuanya.....