
" Ngapain sih kamu duduk disini???" kata Lea dengan tidak nyaman, ia melirik ke arah para karyawan yang matanya tertuju pada mereka.
" Memangnya kenapa??" kata Lee dengan santai
" Kamu itu bikin sensasi aja"
" Apa begini kamu memperlakukan Boss sekaligus suamimu??"
Lee kemudian menyendok makanan ke piring dan memberikan nya kepada Lea, sebenarnya Lea ingin menolaknya tapi ia tidak berani untuk melakukan nya dihadapan semua karyawan yang ada disana.
" Silahkan dimakan nona Lea" kata Lee sambil tersenyum sementara ia mengunyah makanannya dengan santai.
Dian memperhatikan Lee dan Lea dengan seksama, dalam hati ia berdoa semoga sahabatnya Lea tidak mendapatkan masalah dari Lee karena kejadian waktu rapat tadi pagi.
Lea dan Lee manjadi pusat perhatian para karyawan saat makan siang itu, sementara Lee menyantap makanan dengan santai sambil sekali kali melirik ke arah Lea.
" Aku akan menunggumu pulang nanti" kata Lee setelah mengakhiri makan siangnya
" Itu tidak perlu" kata Lea dengan cepat
" Apa aku perlu mengulangi perkataanku, kita akan pulang bersama nanti sore jadi jangan kamu coba coba pulang duluan"
" Aku tidak mau" kata Lea bersikeras
" Baiklah kalau begitu hari ini aku akan mengumumkan bahwa kau adalah istri dari CEO COMPANY"
Ancaman Lee benar benar membuat Ke tidak berkutik, mau tidak mau Lea harus menuruti apa yang dikatakan oleh Lee.
" Baiklah aku adalah pemenang nya" kata Lea akhirnya mengalah
Lee akhirnya berdiri dengan penuh kemenangan, ia lalu pergi dari restauran itu diikuti oleh pengawal nya.
Begitu Lee akhirnya pergi Lea akhirnya bisa bernafas lega, ia merasa tidak nyaman karena pusat perhatian tertuju padanya.
" Dasar sialan, awas kamu aku pasti akan membalas mu nanti" kata Lea dalam hati
Dian yang sudah melihat Lee pergi dari meja Lea segera saja menghampiri sahabatnya itu.
" Apa kamu dipecat Lea??" tanya Dian penasaran
" Apa sih kamu" kata Lea bertambah kesal
" Pasti boss marah karena kejadian di rapat tadi, apa dia marah??"
Untuk menutupi hubungan dengan Lee, Lea akhirnya mengiyakan dugaan Dian.
" Iya nih Di, dasar boss sialan bisa bisanya dia menghukum ku dihari pertama kita bertemu"
" Dihukum??? hukuman apa yang dikasihi boss ganteng itu Lea??"
" Semoga saja dia tidak sampai memecatmu Lea, aku pasti akan kesepian tanpa dirimu"
" Semoga saja" kata Lea meneruskan sandiwara nya.
Akhirnya jam kerja dikantor Lea berakhir juga, setelah melewati 10 jam berada diruang brer AC semua karyawan YAHYA COMPANY diperbolehkan untuk pulang, begitu juga dengan Dian dan Ana. Dian berencana akan mengajak Lea untuk hang out ke mall karena selama satu bulan ini mereka tidak pernah keluar bersama
" Lea kita nge mall yuk, kita lihat barang barang baru aku lihat kemarin banyak diskon gede di mall tempat kita biasa mangkal"
Ingin rasanya Lea langsung mengiyakan permintaan Dian, namun mengingat janjinya untuk pulang bersama Lee membuat Lea harus menahan keinginannya.
" Aku ngakk bisa Di, maaf ya"
" Ih kamu ngakk asyik banget sih, sudah sebulan ini kita Nga mall bareng dan baru hari ini kau masuk kantor setelah seminggu cuti dan kali inipun kau tidak bisa keluar bersamaku" kata Dian dengan kecewa
" Aku sedang ada urusan dengan pak Lee" kata Lea dengan lesu
" Hah??? urusan apa lagi???" tanya Dian penasaran
" Aku sudah bilang tadi hukumanku dimulai sore ini dan ia memintaku untuk ikut dengannya sore ini"
" Wah...jangan jangan pak Lee ingin...." kata Dian sambil setengah berpikir
" Ingin apa???" tanya Lea penasaran dengan lanjutkan pikiran Dian
" Itu loh..." kata Dian sambil memainkan jarinya seolah menggambarkan orang sedang berciuman
" Ih...kamu ini" kata Lea sambil menjitak kening Dian
" Pikiran kamu kotor sekali mana mungkin pak Lee berpikir seperti itu" kata Lea
" Jangan bilang seperti itu, yang aku dengar seorang boss biasa memainkan perasaan bawahan dan ia bebas mau ngapain aja"
" Hati hati Lea" kata Dian memperingatkan sahabatnya itu.
' Kamu tenang saja, dia tidak bisa mempermainkan ku, kamu percaya kan pada sahabat mu ini??"
" Siippp aku percaya kau pasti tidak akan cepat tergoda dengan pak Lee. Btw apa kau tidak bisa mencomblangiku dengan pak Lee"
" Kamu ini jika kamu suka kau dekati saja sendiri aku tidak ingin berurusan dengannya" kata Lea menolak
Tak lama kemudian pengawal Lee menghampiri Lea dan Dian yang sedang asyik mengobrol.
" Maaf Nona Lea, tuan Lee sudah menunggu anda" kata pengawal yang gagah itu
" Baiklah aku akan segera kesana" kata Lea dengan cuek, sesungguhnya ia masih ingin mengobrol dengan Dian
Jangan lupa untuk like komen vote dan follow author ya...