
Semasa kehamilan Disya tidak memiliki kesulitan, wanita itu tampak biasa saja, apalagi Adam yang semakin siaga dalam menjaganya. Kehamilan yang sudah menginjak usia 9 bulan membuat pergerakan Disya terbatas. Tubuhnya yang kecil dengan perut yang besar karena dua bayi yang tumbuh di rahimnya.
Meskipun begitu Disya sering melakukan olah raga untuk melemaskan otot-otot tubuhnya, karena menginjak usia 9 bulan itu berarti tinggal menghitung hari untuk menunggu kelahiran sang buah hati.
Pagi ini Disya membantu Ayana di yayasan, karena sejak tidak diperbolehkan bekerja, Disya merasa bosan dan jenuh jika harus diam di rumah.
Apalagi rumah besar yang selalu sepi karena ibu mertua dan papanya juga memilki kesibukan diluar seperti mengurus butik dan yayasan.
"Sayang jika kamu lelah bisa istirahat." Ucap Ayana pada menantunya yang sedang mengawasi anak-anak bermain.
"Iya mah, Disya masih ingin melihat mereka." Bibirnya tersenyum saat melihat anak-anak bermain dan tertawa.
Ayana juga tersenyum melihat anak-anak yayasan yang begitu senang bermain.
"Melihat mereka bahagia sepetinya tidak ada beban hidup, jika besar nanti pasti mereka memilih untuk tetap menjadi anak-anak, karena kehidupan yang sebenarnya sudah menunggu mereka dimasa yang akan datang." Ucap Ayana yang duduk bersama menantunya.
Disya membenarkan apa yang Mamanya katakan. "Jika nanti Mama dan papa sudah tidak bisa menjaga mereka, maka Mama minta kamu yang akan menggantikan Mama dan Papa." Ucap Ayana dengan pandangan lurus kedepan, dimana anak-anak sedang bermain.
"Mama bilang apa, Mama dan papa pasti akan menemani mereka sampai besar, dan melihat cucu Mama yang juga akan tumbuh bersama." Disya menyentuh tangan Ayana.
"Umur tidak ada yang tahu sayang, dan Mama berharap bisa menemani semua anak-anak Mama dan cucu Mama sampai besar." Ayana terseyum menatap Disya yang menatapnya sendu.
Mendengar ucapan ibu mertuanya membuat hati Disya terenyuh, meskipun hanya ibu mertua. Tapi rasa sayangnya sama seperti ibu kandungnya. Disya menyayangi keluarganya.
Memang tidak ada kehidupan yang kekal dan abadi di dunia, karena semua akan kembali kepada sang pencipta, dan kita hanya titipan sementara untuk menikmati duniawi.
"Mama berdoa, semoga anak-anak dan cucu Mama selalu di limpahkan kebahagiaan dan keberhasilan untuk meraih apa yang diinginkan. Mama begitu bahagia melihat anak-anak Mama juga bahagia."
"Daniel juga bahagia jika melihat Mama."
Ayana dan Disya yang sedang saling tatapan menoleh bersama saat mendengar suara.
"Daniel..!!" Ayana langsung merentangkan tangannya saat melihat putra bungsunya yang berdiri dan tersenyum padanya.
"Mama rindu nak." Ayana memeluk erat putranya, memeluk dengan penuh haru hingga menjatuhkan air matanya.
"Daniel juga Mah, sangat rindu." Daniel membalas pelukan erat sang ibu.
"Sayang.." Disya tersenyum saat Adam muncul tak lama setelah Daniel.
Adam ikut tersenyum dan mendekati istrinya." Love you." Bibir Adam sudah licin dan fasih mengucapkan kata keramat yang sebelumnya dirinya tidak pernah katakan.
Tapi setelah acara ulang tahunnya waktu lalu, bibir Adam semakin lancar untuk mengucapkan kata cinta. Dan siapa yang tidak senang mendapatkan kata-kata cinta dari bibir pria kaku seperti Adam.
"Ish, udah tau." Balas Disya sambil tersenyum.
"Biar kamu selalu mengingatnya." Ucap Adam sambil mengecup kening Disya.
"Selalu ku ingat dan ku simpan, karena hatiku juga hanya milikmu." Ucapan Disya membuat Adam begitu senang, sampai mengembangkan bibirnya, dan Disya selalu terpesona melihat bibir Adam yang melengkung sempurna.
"Ehem...ehem... yang jomblo minggir mah, gatel berasa jadi nyamuk." Ucap Daniel yang melihat keromantisan kedua kakaknya.
Ayana hanya tersenyum, "Kamu bisa meledek, tapi Mama tidak yakin jika kamu juga tidak seperti kakakmu."
Daniel hanya merenges sambil garuk kepala yang tidak gatal.
"Itu hanya gosip mah, tidak ada yang benar."
"Yang benar itu kamu bekerja di kantor, bukan menjadi selebritis yang banyak scandal."
Telak, Daniel tidak bisa menjawab ucapan kakaknya.
.
.
Halo semua, author bawa karya BARU dengan judul di bawah ini yakk๐ค๐ค๐ค Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak kalian, LIKE, KOMEN SUBSCRIBE..๐๐ DUKUNG SELALU AUTHOR UNTUK BERKARYA.. LIVE YOU ALL
.
.