
NISSA S2
Novel ini fokus menceritakan tentang Reina Dzuhairi Sucipto ❤️ update 1x satu hari dulu ya 🙏
Kilas kisah
Di Sebuah ballroom, di hotel salah satu gedung termewah yang ada di kota Malang sudah nampak begitu indah.
Dekorasi yang menghiasi pelaminan sudah nampak sangat mewah. Lampu-lampu yang menghiasi ruangan disana terus saja berkerlap kerlip berganti-ganti warna.
Para tamu dari mempelai pria juga sudah nampak mengisi ruangan yang tadi nampak lenggang. Kini tinggal menunggu mempelai perempuannya datang.
Untuk melangsungkan acara ijab qabul, untuk mengikat dua insan dalam hubungan yang sah. Mengikat dua keluarga untuk menambah tali persaudaraan.
Semua orang langsung menatap ke seorang perempuan yang sudah nampak cantik dengan baju kebayanya.
Make up yang di kenakan mempelai perempuan sukses membuat semua orang terpukau sekaligus pangling. Seperti bukan Reina Dzuhairi Sucipto yang mereka kenal selalu tampil sederhana namun tetap terlihat jelas kesan mewahnya.
Ijab qabul akan segera dilaksanakan setelah Reina duduk di samping lelaki yang kini akan menjabat tangan ayahnya. Lelaki yang semakin bertambah umur karena Reina pun kini sudah berusia 27 tahun.
Meski tidak ada yang bisa mendengar detak jantung mempelai pengantin. Tapi sangat terlihat jelas kedua anak manusia yang akan halal dalam sebuah ikatan pernikahan itu begitu nampak jelas wajah tegangnya.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya, Reina Dzuhairi Sucipto binti Yusuf Dzuhairi Sucipto dengan mas kawin seperangkat alat solat dibayar tunai." Ucap Yusuf menggenggam erat jabatan tangannya pada lelaki yang meminang anak perempuan satu-satunya.
"Saya terima nikah dan kawinnya Reina Dzuhairi Sucipto binti Yusuf Dzuhairi Sucipto dengan mas kawin tersebut tunai." Ucap lelaki tampan di samping Reina dengan satu kali tarikan nafasnya.
"Bagaimana para saksi sah?"
SAH
Seluruh orang yang ada didalam ruangan itu serentak mengucapkan kata SAH memenuhi setiap sudut ruangan disana.
Reina sudah tidak bisa menahan tangis harusnya. Karena pada akhirnya dia telah menjadi seorang istri. Dipersunting lelaki yang begitu sangat mencintainya.
Reina langsung mencium punggung tangan lelaki yang kini telah sah menjadi suaminya. Dan tanpa rasa malu pada semua orang yang ada disana, mempelai pengantin sama-sama mendekatkan wajah mereka hendak melakukan kecupan sekilas.
Cusss... lanjut ke novelnya💜❤️