
Keesokan paginya setelah sarapan semua orang tengah berkumpul di ruang keluarga sambil menonton televisi. Acara yang mereka tonton adalah infotainment yang beberapa hari ini tengah viral. Tak biasa memang seluruh keluarga menonton acara gosip namun kali ini memang di sengaja oleh semua orang di karenakan agar sang pemilik nama yang tengah viral pun mengetahui.
Karena peristiwa beberapa hari yang lalu membuat Nissa lupa jika ia harus menonton acara ulang tahun DS Group.
"Itu kok kaya kenal?" tanya Nissa entah pada siapa. "Eh kok kaya suami aku" pekik Nissa cempreng membuat semua orang menatap hanya kearahnya.
"Lalu kalau bukan suami kamu siapa lagi?" tanya Yusuf lalu mencium pucuk kepala Nissa. Yusuf dari dapur mengambil buah anggur dan air minum. Semua orang tersenyum melihat wajah Nissa.
"Tapi kok bisa manglingin gitu ya hanya karena pake kaca mata?" tanya Nissa heran. Setiap harinya ia melihat Yusuf berangkat kerja hanya menggunakan pakaian formal dengan tatanan rambut yang sangat apa adanya.
Sejak tadi Nissa terus melihat layar televisi. Host infotainment itu pun terus menyebut pemilik nama Zaskia Nissa Wardani. Begitu beruntungnya pemilik nama itu yang telah menjadi istri dari pimpinan DS Group dan bertahta kan cinta seorang Yusuf Dzuhairi Sucipto.
"Cinta?" batin Nissa. "Kenapa nama ku jadi viral
ayy?" tanya Nissa penasaran.
"Coba tonton ulang saat ayah naik ke podium nda" usul Reina. Sungguh kasihan nasib ayahnya yang menyatakan cinta secara live agar seluruh penjuru manusia di tanah Indonesia raya ini tahu, tapi yang menerima ungkapan perasaan belum tahu juga. Capek deh.
"Ayo ke kamar. Nonton di sana saja" ajak Yusuf yang sudah berdiri dan mengulurkan tangannya.
Nissa pun langsung menyambut tangan suaminya dan beranjak dari ruang keluarga.
"Wah bakal ada adegan 21 ples ples nih" celetuk Adam dengan gelak tawa karena Nissa menghadap belakang dan mengepalkan tangannya di arahkan ke Adam.
"Cepat lihat lagi" perintah Yusuf setelah mereka duduk bersila di atas ranjang dan saling berhadapan.
"Kalau nonton dari awal kelamaan ayy harus berapa jam aku pantengin hape" keluh Nissa yang sudah nampak ogah-ogahan jika harus selama itu melihat ulang acara.
Yusuf pun langsung mengambil ponselnya di atas nakas dan langsung membuka potongan video dimana ia naik ke podium. Nissa pun langsung melihat sambutan yang di sampaikan oleh suaminya pada seluruh tamu undangan.
.
.
.
Yusuf menatap kamera yang tengah menyorot ke arahnya. "Maaf baru sekarang aku baru mengatakan ini. Sudah sejak lama aku ingin mengatakan semua isi hati, dan sangat susah aku menahan perasaan ini" Yusuf menjeda ucapannya. Dengan tatapan penuh cinta yang tersorot kamera. "Nissa, I love you. Tetaplah berada di sisi ku dan hidup lah bersama ku, berbahagialah bersama ku. sampai Tuhan yang memisahkan kita. Nissa, aku cinta kamu"
"Apa ini sebuah lamaran untuk perempuan yang bernama Nissa?"
"Bukan. Ini ucapan untuk perempuan yang telah menjadi istri ku" jelas Yusuf.
"Wah bukan kah ini berita penting. Sejak kapan tuan melepas titel hot duda?"
"Kami menikah sudah hampir satu tahun" jawab Yusuf.
"Apakah kami boleh mengetahui nama dan foto istri dri pimpinan DS Group?”
"Saya tidak ingin membagikan foto istri saya. Namun kalau nama dengan bangga saya akan sebutkan namanya Zakia Nissa Wardani binti Jaya Handoko dan ibunya bernama Jumiasih"
"Beruntung sekali nyonya Nissa mendapatkan cinta luar biasa dari anda pak Yusuf"
"Bukan istri saya yang beruntung. Tapi saya lah yang sangat beruntung karena telah mendapatkan istri seperti Nissa yang telah menerima saya apa adanya" ucap Yusuf.
"Meski kami tidak tahu kisah cinta bapak dan ibu Nissa sedetail mungkin namun ini sungguh sangat membuat kami kagum dengan ketulusan cinta bapak dan ibu. Semoga bapak dan ibu nissa selalu di limpahkan kebaikan dan kebahagiaan tiada tara"
.
.
.
Nissa I love you
Nissa aku cinta kamu
Kalimat itu terus bergema sendiri di indra pendengarannya. Nissa terus menundukkan wajahnya karena ia sadar sejak tadi suaminya terus menatapnya membuat wajahnya entah semerah apa saat ini.
Yusuf menyentuh dagu Nissa mengangkatnya agar mata mereka bertemu. "I love istri ku" ucap Yusuf lalu mengecup bibir Nissa dan menatap lagi mata yang baru membuka pejaman matanya. "Aku cinta kamu sayang. Aku cinta kamu Zakia Nissa Wardani" ucap Yusuf lalu mencium leher Nissa dan meninggalkan jejak disana. Asli modus.
Setelah itu Yusuf menatap mata istrinya, tampak mata indah istrinya penuh dengan embun yang siap jatuh membasahi pipinya.
Nissa langsung memeluk suaminya. Wajahnya menelusup ke dada suaminya. Tangisnya seketika pecah karena rasa bahagia yang tiada tara. Nissa merenggangkan pelukannya menatap suaminya yang juga membalas tatapannya. "I love you too. I love you suami ku. Aku cinta kamu sayang ku, suami ku Yusuf Dzuhairi Sucipto" Nissa langsung menarik tengkuk suaminya untuk mempermudah ia mencecap bibir suaminya. Sepertinya Nissa sudah semakin lihai dalam hal permodusan.
Yusuf pun tak mau kalah ia mulai membalas setiap perlakuan istrinya. Tangannya yang memang selalu pro sudah menyusup ke dalam baju istrinya untuk menyentuh dan memainkan manic mungil favoritnya.
Setelah kesadaran Yusuf terkumpul ia langsung mengakhiri tautan mereka. "Sudah cukup sayang" ucap Yusuf sambil mengusap bibir Nissa menghapus jejak salivanya. "Sulit menahan diri sayang" ucap yusuf sambil membawa Nissa dalam pelukannya.
"Terimakasih" lirih Nissa.
"Aku yang seharusnya terimakasih sayang. Missi mu menggoda ku sudah berhasil" ucap Yusuf.
Nissa langsung melepas pelukan suaminya karena terkejut.
"Ayy tahu semuanya?"
"Mana mungkin aku nggak tahu" Yusuf mencolek dagu Nissa jail. "Gadis yang selalu berpenampilan tomboi dan tertutup kini dengan beraninya berpenampilan seksi di hadapan lelaki dewasa. Apa lagi gadis itu amatir sama sekali belum pernah pacaran" kalimat terakhir Yusuf terdengar mengejek dirinya.
"Ayy ngejek aku ya?" todong Nissa nggak terima.
"Itu kenyataan sayang. Cukup akui saja"
"Ayy mata-mata in aku ya" tebaknya curiga. Emang Yusuf patut untuk di curigai.
"Setelah lamaran itu aku mencari informasi tentang kamu. Bukan aku nggak pernah sama bunda memilih perempuan untuk dijadikan istri ku tapi aku hanya ingin tahu saja"
"Apa itu alasannya ayy akan melepaskan aku kalau..." jari telunjuk Yusuf menempel di bibir Nissa menghentikan ucapannya.
"Sssttt... itu karena aku nggak mau egois, kamu masih muda sayang. Tapi sekarang jangan pernah berharap kamu bisa lepas dari aku" Ancam Yusuf.
"Ih ayy aku sakit hati tau dulu baru aja aku di nikahi ayy bilang begitu seolah masa depan ku akan menjadi janda"
"Maaf sayang. Mana aku tahu kalau kamu menerima aku. Kalau aku tahu kamu siap dan menerima perjodohan tanpa paksaan bunda atau orang tua mu mungkin aku langsung menerkam mu saat itu juga" suasana serius seketika berubah menjadi tawa. keduanya tertawa.
"Gak kuat ya liat aku yang seksi ini" Mulai sombong tingkat dewi kepedean Nissa dihadapan suaminya.
"Hem... kucing di kasih ikan emas ya pasti di terkam juga lah sayang"
"Ikan asin ayy" Nissa membenarkan.
"Emas"
"Asin ayy"
"Emas sayang"
Nissa mengalah. "Kok jadi emas sih"
"Karena kamu sangat berharga"
Heleh gombal. Ucapan Yusuf membuat Nissa tercengang heran. Suaminya kini jadi korban acara Raja Gombal.
Bersambung...
Selamat pagi semua dan selamat beraktifitas 🥰🥰🥰
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan ❤️ kasih like dan komennya 💋
Ikuti juga novel terbaru ku ya 🥰