
Di ruang makan.
Nissa langsung melayani suaminya. Sedang Rere sudah mulai mengambil makan sendiri tanpa di bantu Yusuf dan Nissa. Sejak mulai meminta adik dari ayahnya, Reina mulai mengurangi sifat manjanya.
"Enak nggak yah?" tanya Reina meminta pendapat sang ayah saat ia melihat Yusuf menyantap suapan pertamanya dan mengunyahnya.
"Lumayan" ucap Yusuf singkat. ia sengaja jail menggoda Reina.
"Ih Rere tanya enak apa enggak kok jawabnya lumayan sih ayah" ucap reina kesal.
"Enak sayang. Tapi harus selalu belajar terus masaknya biar semakin nikmat" ucap Yusuf sambil mengacungkan ibu jarinya.
"Udah makan dulu katanya mau jalan-jalan" ucap Nissa.
Setelah usai makan malam mereka pun langsung bersiap-siap. Yusuf memilih menggunakan celana jeans berwarna silver dan menggunakan kaos berwarna hitam yang begitu pas dengan bentuk tubuh nya serta di padu dengan snaker berwarna senada dengan kaosnya. Membuat Nissa yang melihatnya pun langsung mengacungkan kedua jempolnya. Sedangkan Nissa seperti biasa hanya menggunakan celana jeans dan kaos oblong dan rambut kuncir kudanya.
"Aku tunggu kebawah dulu ya" ucap Yusuf yang langsung keluar kamar. Namun di depan pintu Yusuf bertemu dengan Reina.
"Nda mana yah?"
"Masih di dalam. Kenapa?"
Tanpa menjawab pertanyaan ayahnya reina langsung masuk menghampiri Nissa. "Semenjak ada Nissa aku selalu di abaikan" gerutu Yusuf sambil melangkah turun ke lantai bawah.
"Nda kepangin rambut Rere" pinta Reina.
"Sini" ucap Nissa dan Rere pun langsung duduk di kursi rias sedang Nissa berdiri di belakang Reina. Tak butuh waktu lama. Rere sudah cantik dengan rambut kepangnya menggunakan baju atasan lengan pendek dengan rok jeans di bawah lutut dan sepatu cats berwarna senada dengan rok nya dan tas selempang berwarna senada dengan bajunya.
"Ayo jalan" ajak Nissa.
"Tunggu nda" ucap Reina menghentikan langkah Nissa. Reina memperhatikan penampilan Nissa. "Lemari nda dimana?"
"Itu" tunjuk Nissa membuat Reina langsung membuka lemari pakaian Nissa.
"Ini ada banyak pakaian nda, kenapa nggak di pakai ini?" tanya Reina heran.
"Itu ayah kamu Re yang beli. Lagian aku nggak nyaman pakai baju kaya gitu"
"Ayah belikan ini pasti berharap nda pake pakaian yang ayah beli nda" ucap Reina sambil memilih baju yang tergantung rapi. "Coba pake ini nda" pinta Reina sambil memberikan dress pada Nissa.
"Coba dulu. Pasti ayah suka" paksa Reina membuat Nissa langsung berganti baju.
Beberapa saat kemudian Nissa dan Reina turun. "Ayah" panggil Reina.
Yusuf yang sudah lama karena menunggu kedua perempuan tercintanya pun mulai sedikit kesal. "Kalian ini bisa lebih lama lagi nggak dandannya?" oceh Yusuf kesal dan langsung membalikkan tubuhnya melihat Nissa dan Reina.
Seketika Yusuf pun terpaku melihat penampilan sang istri yang begitu cantik bak ABG. Nissa yang menggunakan dress hitam serta sedikit motif bunga sakura berlengan seperempat tangannya dan panjangnya dress di bawah lutut menggunakan snaker warna hitam, sepatu caouple dengan milik yusuf yang entah kapan yusuf membelinya karena Nissa tidak mengetahuinya. Memakai tas Selempang kecil berwarna pink senada dengan warna bunga sakura dan rambut yang di biarkan tergerai. Serta make up tipis yang semakin mempercantik wajahnya yang ayu.
"Ayah awas ileran" celetuk reina yang melihat sang ayah diam terpaku menatap Nissa dengan mulut ternganga.
"Ehm" dehem Yusuf menetralkan ekspresinya.
"Bukankah nda semakin terlihat imut yah? Rere iri banget"
"Re tunggu di mobil nanti ayah susul"
"Ok. Jangan lama-lama ayah muji nda" ucap Reina yang langsung keluar rumah menuju mobil.
"Aneh ya ayy?" tanya Nissa sambil salah tingkah karena tatapan Yusuf.
"Kenapa dia semakin imut dengan pakaian seperti ini" batin Yusuf sambil melangkah mendekati Nissa. "Aku nggak suka lihat kamu kaya gini" ucap Yusuf.
"Aku juga nggak nyaman pake baju kaya gini" ucap Nissa kesal penuh rasa kecewa. "Aku ganti baju yang tadi aja" ucap Nissa mau membalikkan tubuhnya namun terhalang Yusuf yang tengah menggenggam tangannya.
"Aku takut banyak yang naksir kamu kalau kaya gini” bisik Yusuf. "Ayo jalan nanti keburu malem. Kelamaan disini bisa berakibat fatal diatas ranjang" bisik Yusuf sambil mencium telinga Nissa.
"Dasar mesum" ejek Nissa sambil melangkah meninggalkan Yusuf.
Bersambung...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya 😊 kasih like dan komennya 🥰
Ikuti juga novel terbaru ku