NISSA

NISSA
BAB 7 PERTEMUAN SINGKAT



Setelah selesai solat magrib Nissa merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil membaca novel 'HUJAN, Beri Aku Cinta'.


Nampak dari raut wajah Nissa yang sepertinya tidak fokus membaca dan hanya membolak balik lembaran kertas yang ia pegang.


"Sepertinya aku bosan" gumam Nissa yang langsung keluar kamar menuju ruang tamu.


Melihat bapaknya yang sudah rapih terlihat akan bepergian pun Nissa langsung menghampiri Jaya.


"Bapak mau kemana?" Tanya Nissa antusias.


"Bapak mau ke mall dulu"


"Tumben bapak mau ke mall, biasanya ke pasar" ujar Nissa heran.


"Bapak janjian ketemu sama temen bapak disana"


"Kalau gitu Nissa ikut pak" rengek Nissa.


"Ini anak gadis senengnya buntut bapaknya. Ya sudah ayo"


"Mila juga mau ikut" ucap Amira yang baru saja datang bersama pengasuhnya. Mbak Nur.


"Ya udah ayo"


Setelah selesai berganti pakaian dengan gaya khas Nissa dan Amira pun sudah berganti baju dengan baju dress motif bunga dan rambut yang di kepang dua pun langsung ikut Jaya menuju sebuah mall terbesar di kota Malang.


Selama di perjalanan dengan suara yang cadel khas anak balita Amira terus saja berceloteh dan banyak tanya karena rasa keinginan tahuannya itu. Sengaja Nissa tak mengajak pengasuh Amira karena memang ingin menghabiskan waktu bersama.


"Nissa mau ikut sama bapak?" Tanya Jaya setelah sampai di lantai 3 mall tempat nya akan bertemu temannya.


Nissa menggelengkan kepala. "Nissa mau ajak Mira jalan-jalan" sambil menadahkan kedua telapak tangannya.


Jaya mengernyitkan dahinya. "Minta apa?"


"Uang dong pak hehehe"


Jaya pun langsung mengambil kartu atm nya. "Nih, jangan banyak-banyak ambil uang bapak"


"Ih buat anak sama cucu sendiri bapak tu pelit" ucap Nissa sambil menyambar atm di tangan Jaya. "Ayo Mira" ajak Nissa sambil menggandeng tangan Amira.


"Mira… jangan lari sayang. Hati-hati"


Bruk


Amira menubruk kaki seseorang. Seorang laki-laki yang berpakaian kasual pun akhirnya terkena eskrim membuat celananya kotor.


"Ya Allah Mira hati-hati" ucap Nissa sambil menarik pelan tubuh Amira. Nissa yang melihat celana pria yang di tabrak Amira kotor pun langsung segera mengambil tissue di dalam tas nya. Saat Nissa mau membersihkan bekas es krim Nissa memperhatikan sekilas siapa pria yang di depannya.


"Maaf om celananya kotor" ucap Nissa sambil menunjukkan tangannya ke kaki Yusuf. Laki laki yang di tabrak Amira adalah Yusuf ayah Reina.


"Om! Baru kali ini orang yang baru melihat ku langsung spontan memanggil ku om" batin Yusuf. "Iya nggak apa-apa" ucap Yusuf sambil mengambil tissue di tangan Nissa dan langsung membersihkan jejak es krim.


"Amira minta maaf sama om dulu sayang" Pinta Nissa.


Amira pun langsung mengangguk dan mendekati Yusuf sambil mendongakkan wajahnya. "Om maafin Amila ya. Amila tadi nggak sengaja"


Yusuf pun langsung jongkok mensejajarkan tubuhnya pada gadis kecil yang tengah meminta maaf padanya. "Iya nggak apa-apa. Kan Mira nggak sengaja, jadi om maafin. Tapi jangan lari-lari an di sini lagi ya anak manis" ucap Yusuf sambil mengusap pucuk kepala Amira. Sedangkan Amira menganggukkan kepalanya mendengarkan ucapan Yusuf.


Setelah mendapatkan maaf, Amira pun langsung melangkah ke samping Nissa. "Bubun"


"Om sekali lagi maafin kami ya. kalau gitu kami permisi" Nissa dan Amira langsung pergi meninggalkan Yusuf.


"Ayah" panggil Reina sambil berjalan mendekati Yusuf.


"Sudah belanjanya Re?"


"Sudah yah" Reina ikut melihat ke arah mana mata Yusuf memandang. "Ayah ngeliatin apa sih yah?" tanya Reina.


"Eh enggak, ayo pulang kalau kamu sudah selesai"


Bersambung...


Yang baru gabung dan perlu Visual langsung buka bab 78 baby Zen ya🥰 biar semangat halu makin berkibar.


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan 🥰 kasih like dan komennya 💋 tab favorit juga ya ❤️ ikuti akun author juga ya 🥰