NISSA

NISSA
BAN 73 JANDA SEKSI



Perut yang awalnya rata kini sudah mulai terlihat membuncit. Usia kandungan Nissa sudah memasuki bulan ke lima. Dan sekarang mual yang di rasakan Yusuf sudah mulai hilang. Namun setelah rasa mualnya hilang, ia selalu merasakan ngidam makanan membuat ia menjadi ekstra makan dan juga ekstra olahraga demi menjaga bentuk tubuhnya ideal. Sedangkan Nissa masih bisa di hitung jari ia menginginkan sesuatu, hanya porsi makannya yang semakin bertambah banyak dan bentuk tubuhnya yang semakin berisi.


"Bi Asih, bapak kemana?" tanya Nissa yang sejak tadi mencari keberadaan suaminya.


"Bapak keluar dari tadi Bu, dan tidak mengatakan apa apa sama Bibi" jawab bi Asih.


"Tumben biasanya juga selalu pamit orang rumah" gerutu Nissa sambil mengusap perutnya karena merasakan gerakan yang membuatnya selalu ingin merasakan gerakan nyawa di Dalam perutnya itu.


"Sayang" panggil Yusuf yang baru memasuki ruang makan sambil menjinjing plastik yang entah berisi apa.


"Dari mana Ayy?" tanya Nissa penasaran. "Nggak pamitan lagi, aku cariin dari tadi. Mana hape di tinggal" oceh Nissa kesal.


"Aku pengen makan bubur ketan hitam campur kacang hijau sayang" jawab Yusuf.


Nissa langsung mengambil dua mangkuk dan dua sendok.


"Ini buat Bi Asih" ucap Yusuf sambil memberikan sebagian bungkus bubur. "Yang dua kasih Bapak di depan ya Bi" tambah Yusuf lagi.


"Baik pak. Terimakasih" ucap bi Asih yang hanya di anggukan Yusuf. Bi Asih sangat bersyukur mendapatkan majikan yang sangat baik. Apa lagi dengan gaji yang berbeda dari para kerja art pada umumnya.


Nissa langsung menuang dua bungkus bubur ke dalam mangkuk. "Ini beli di pertigaan jalan itu Ayy?" tanya Nissa.


"Yang di pertigaan nggak dagang sayang"


"Terus?"


"Aku beli yang dekat taman" jawab Yusuf santai.


Nissa menautkan ke dua alisnya ia nampak berfikir. "Jadi ini bubur janda seksi itu?" tanya Nissa yang mulai curiga. Yusuf hanya mengangguk sambil menopang dagu menatap istrinya yang tengah menuang bubur. "Ayy sengaja kan beli disana?" todong Nissa penuh kecurigaan.


"Ya nggak lah sayang. Kenapa sih?" heran juga kan jadinya Yusuf.


"Pake tanya lagi itu janda bubur itu emang suka genit. Apa lagi tadi Ayy nggak ajak aku pasti dia godain Ayy kan?" todong Nissa ngambek.


"Kamu cemburu ya?" goda Yusuf sambil menarik pucuk hidung Nissa.


"Siapa yang cemburu Ayy, aku kesal. Aku nggak mau lagi ya Ayy kesana tanpa aku. Dia pasti godain Ayy. Awas aja kalau Ayy sampai nanggepin, aku takut Ayy tergoda kan sekarang aku sudah gendutan jadi nggak men…”


"Kamu tahu aku bagaimana sayang. Mana mungkin aku tergoda. Kamu cantik dengan perut seperti ini" ucap Yusuf sambil membelai perut nissa yang tertutup piyama. "Aku malah bangga melihat hasil kerja keras ku melekat di tubuh mu" Yusuf mendekatkan wajahnya pada telinga Nissa. "Terlihat seksi" bisik Yusuf dengan suara sensual membuat wajah Nissa merah karena menahan malu.


"Gombal ih Ayy, pagi-pagi juga" ucap Nissa sambil memukul dada suaminya pelan. Mudah bukan meluluhkan hati perempuan. Tapi Yusuf dengan apa adanya mengutarakan itu semua.


"Aku laper sayang" ucap Yusuf manja.


"Sini aku suapi" ucap Nissa yang langsung menyuapi bubur ketan hitam campur kacang hijau hingga tandas.


"Alhamdulillah" ucap Yusuf setelah mangkuk yang ada di hadapan Nissa habis. "Nanti bikin Ayah ngidam apa lagi sayang?" tanya Yusuf tepat di hadapan perut buncit Nissa sambil membelai penuh kasih.


Nissa membelai pucuk kepala Yusuf yang masih mengecupi perut Nissa. "Udah Ayy aku mau mandi dulu" ucap Nissa yang langsung bangkit. Belum sampai kakinya menapaki anak tangga nissa merasakan tubuhnya melayang. "Ayy…" pekik Nissa karena sedikit terkejut akan perlakuan Yusuf yang hobby menggendongnya secara tiba-tiba.


"Mandi bareng" ucap Yusuf sambil menapaki setiap anak tangga.


"Cukup mandi aja ya Ayy" ucap Nissa yang sudah mulai was-was.


Yusuf hanya tersenyum penuh arti yang membuat Nissa menambah level kecurigaannya.


"Janji dulu Ayy" todong Nissa memaksa setelah mereka berada di dalam kamar.


"Aku nggak janji"


Siapapun sudah pasti nggak percaya kalau Yusuf hanya akan melakukan mandi bareng tanpa aktivitas ples ples.


Bersambung...


Sampai ketemu besok pagi ya bebshay🥰🥰🥰 selamat malam dan selamat istirahat❤️❤️❤️


Jangan lupa kasih like dan komentar nya. klik favorit dan follow akun author yang suka panas otaknya gara2 om Yusuf dan Nissa 😂😂😂


Ikuti juga novel terbaru ku ya 😊