NISSA

NISSA
BAB 56 PISANG GORENG



Hari terus berganti, waktu terus berputar memberi kisah yang semakin membuat warna dalam kehidupan. Sudah satu minggu Yusuf berada di Jakarta memantau semua persiapan acara ulang tahun DS Group. Tahun ini Wati memilih tidak ikut ke Jakarta untuk menyaksikan dan bergabung langsung di pesta yang selalu di gelar setiap tahunnya itu. Wati memilih untuk tetap di Malang karena tidak ingin melewatkan kelahiran cucu keduanya. Saat ini kehamilan Luna sudah memasuki trimester ke tiga. Sudah tinggal menunggu waktu saja untuk hari kelahiran anaknya.


"Assalamualaikum sayang" salam Yusuf setelah panggilan video call nya di terima oleh istrinya, Nissa.


"Waalaikum salam" jawab Nissa sambil menguap karena memang waktu sudah tengah malam.


"Belum tidur?" tanya Yusuf iseng.


"Baru juga kebangun gara-gara ayy telfon. Kenapa belum tidur suami?" tanya Nissa, terlihat sayup-sayup matanya menahan kantuk.


"Ngantuk banget ya?"


"Hem…"


"Padahal suami ini kangen. Kangen banget malah" jelas Yusuf sambil terus menatap wajah Nissa yang ada di layar ponselnya. Rasanya ingin sekali membelai wajah sang istri yang nampak kantuk.


"Aku juga kangen ayy… hoek…hoek…" mata Nissa langsung terbuka lebar dan tangannya menutupi mulutnya merasakan perutnya yang mual ingin memuntahkan isi perutnya lagi. Nissa pun langsung berlari menuju kamar mandi.


"Niss… Nissa…" Yusuf nampak panik melihat Nissa yang sepertinya sedang kurang sehat.


Setelah beberapa menit Nissa pun kembali dan langsung mengambil ponselnya memeriksa apa Yusuf sudah mengakhiri sambungan video mereka.


"Ayy… aku kira sudah tidur"


"Niss, kamu kenapa sayang? Lagi sakit?" tanya Yusuf, wajahnya sudah nampak khawatir karena melihat istrinya yang terlihat lemas.


"Aku nggak apa-apa ayy, cuma masuk angin aja deh kayanya dari tadi siang mual terus"


"Sudah minum obat?"


"Sudah ayy. Tadi minum tolak angin. Nggak usah khawatir gitu deh" Nissa tersenyum melihat Yusuf yang nampak sangat khawatir.


"Sebentar sayang" ucap Yusuf setelah mendengar ketukan pintu kamarnya.


Tak lama kemudian Yusuf langsung berpindah duduk di sofa. Tangan satu memegang ponsel sedang yang satunya memegang piring yang langsung di letakkan di atas meja.


"Tumben ayy ngemil jam segini?" tanya Nissa keheranan.


"Iya nih, tiba-tiba aja pengen makan pisang goreng" jawab Yusuf. kamera ponselnya sudah di ganti kamera depan nampak Yusuf yang sedang menikmati pisang goreng. "Untung aja bu Sri selalu sedia pisang di rumah" jelas Yusuf.


"Enak banget kayanya ayy" ucap Nissa yang melihat Yusuf seolah makanan yang sedang ia nikmati adalah makanan langka yang sangat ingin dia makan sejak lama.


"Mau?" tawar Yusuf yang membuat Nissa mengangguk. "Aaa…" ucap Yusuf sambil menyodorkan pisang goreng ke kamera.


"Ih ayy kok bikin orang ileran sih" kesal Nissa dengan suara manja.


"Ulu-ulu manjanya istri bikin kangen deh" ucap Yusuf sambil mendekatkan bibirnya ke kamera seolah sedang mencium istri yang sangat ia rindukan.


"Emmmuaahhh…" balas nissa tak mau kalah heboh dari Yusuf.


"Sayang besok jangan lupa lihat acara ulang tahun dari awal sampai selesai ya" ucap Yusuf.


"Iya ayy…" jawab Nissa sambil memejamkan matanya.


"Ya udah kamu cepet tidur, udah malem banget ini. Jangan lupa mimpikan suami"


"Hemmm…"


Melihat Nissa yang sudah tak mengeluarkan suaranya membuat Yusuf tersenyum penuh kerinduan. "Aku cinta kamu Nissa" ucap Yusuf yang langsung mematikan sambungan video call.


Bersambung...


Jangan lupa untuk tinggalkan jejak ya sayang kesayangan ❤️ kasih like dan komennya 💋


Ikuti juga novel terbaru ku ya